Usai WannaCry, Kini Muncul Virus Petya Yang Sama-Sama Berbahaya
© istimewa
Kapanlagi.com - Belum lama ini, netizen Indonesia dihebohkan dengan serangan ransomware WannaCry. Ransomware yang diduga kuat dibuat oleh hacker Korea Utara ini menyerang dua jaringan Rumah Sakit di Jakarta dan menjadi perbincangan hangat. Menkominfo pun turun tangan mengatasi kepanikan akibat Ransomware ini.
Setelah isu Ransomware WannaCry yang menyerang dengan cara mengenkripsi data penting mereda, kini muncul lagi virus serupa bernama Petya. Virus ini bahkan digadang-gadang lebih mengerikan daripada Ransomware yang meminta sejumlah tebusan pada korban.
Petya diketahui telah menyerang sejumlah komputer jaringan di wilayah Eropa dan Asia Selatan, dampak paling parah dialami oleh Ukraina. Virus Petya ini menyerang sektor kelistrikan hingga perbankan.
Advertisement

"Pemerintah terus memantau pergerakan penyebaran virus Petya di Indonesia. Notifikasi telah dikeluarkan oleh id-SIRTI (organisasi penanggulangan serangan siber Kemenkominfo) pada para mitra yang bekerja sama, seperti ISP, NAP, atau lembaga," jelas Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dikutip dari merdeka.com.
"Saat ini kami sedang bergerak untuk memberikan early warning dan gerakan antisipatif pada seluruh lapisan masyarakat," lanjut pria yang akrab disapa Chief RA ini.
Sama seperti Ransomware WannaCry, untuk mencegah infeksi Petya masyarakat diminta untuk melakukan back up data sesering mungkin serta menon-aktifkan LAN untuk sementara. Penggunaan sistem operasi (Windows atau MacOS) orisinil dan melakukan update pada OS maupun antivirus secara berkala. Well, semoga komputer yang KLovers gunakan tak terkena virus ini ya!
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(mdk/agt)
Advertisement
