Viral di Twitter, Tagar #JusticeForAudrey Sampai Jadi Trending Topic Dunia

Selasa, 09 April 2019 20:22 Penulis: Sora Soraya
Viral di Twitter, Tagar #JusticeForAudrey Sampai Jadi Trending Topic Dunia
Justice For Audrey © twitter.com


Kapanlagi Plus - Publik baru saja dihebohkan dengan kabar mencengangkan yang dialami oleh seorang siswi SMP yang berasal dari Pontianak. Adalah Audrey, gadis yang dianiaya oleh 12 orang siswi SMA yang sama sekali tidak dikenalnya.

Usut punya usut, rupanya 12 siswi SMA itu adalah teman kakaknya. Terlibat masalah soal percintaan yang berujung pada sindir-menyindir di WhatsApp, pelaku mengajak teman-temannya untuk mengeroyok Audrey hingga menyebabkan korban luka parah sampai dilarikan ke rumah sakit.

Tidak hanya melakukan kekerasan berupa pukulan dan tendangan, pelaku juga mengincar keperawanan korban dengan cara mencoloknya menggunakan jari. Tak ayal, hal ini memancing kecaman publik yang tak terima dengan kejadian tersebut.

 

 

1. Trending Topic Worldwide

Sejak pagi tadi, Twitter diramaikan dengan kemunculan tagar #JusticeForAudrey. Hal ini digunakan netizen untuk menunjukkan support mereka pada korban dan meminta agar para pelaku diadili seadil-adilnya.

Mereka berpendapat jika batas usia yang meloloskan pelaku dari aksi kriminal sama sekali tidak adil untuk Audrey. Terlebih lagi saat ini korban hanya bisa terbaring lemah di rumah sakit dan mengalami trauma berat pasca tragedi pengeroyokan.

Sebagian warga Twitter menuliskan tweet berupa, 'I see human but not humanity', 'BULLYING IS A CRIME', dan berbagai kecaman lainnya. Amarah mereka yang terus meluap-luap itu akhirnya membuat #JusticeForAudrey tidak lagi trending di Indonesia, namun di seluruh dunia.

2. Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan sebelumnya, korban dianiaya pelaku dengan cara membenturkan kepala korban ke aspal. Saat jatuh mereka menendang perut korban berkali-kali. Tak hanya itu, para pelaku ini juga mencekik leher korban dan menyiramkan air secara bergantian. 

Wajah korban juga ditendang dengan menggunakan sandal gunung, hingga mengalami pendarahan dalam hidung dan luka benjolan di sekitar wajah. Salah satu pelaku, Tr juga melukai organ intim korban hingga membuat Audrey tidak perawan lagi.

3. Dilaporkan ke Polisi

Ibunda korban kemudian melaporkan masalah ini ke pihak Kepolisian dan KPPAD Pontianak, Kalimantan Barat. Pihak KPPAD pun juga tidak menyarankan untuk menyelesaikan masalah pengeroyokan ini secara damai atau kekeluargaan.

Sebelum melaporkan pelaku ke polisi, ibu korban sempat berusaha menempuh jalan damai dengan mediasi antara pikah keluarga korban dan pelaku. Namun, pihak pelaku enggan untuk meminta maaf dan malah mengentengkan masalah ini.

(kpl/sry)

Editor:

Sora Soraya



MORE STORIES




REKOMENDASI