10 Jenis Kain Bahan Pakaian Beserta Karakteristiknya, Jangan Salah Lagi

Rabu, 16 Desember 2020 10:11 Penulis: Dita Tamara
10 Jenis Kain Bahan Pakaian Beserta Karakteristiknya, Jangan Salah Lagi
(credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Jenis kain yang digunakan sebagai bahan untuk membuat pakaian memanglah sangat beragam. Masing-masing jenisnya, tentu saja memiliki karakteristik yang berbeda. Bahkan, mengingat model pakaian terus menerus berkembang pesat dengan berbagai jenis kain yang tentu saja membuat kalian bingung. Hal ini perlu kalian ketahui sebelum membeli pakaian supaya mengetahui jenis kain dengan karakteristiknya sehingga nyaman ketika kalian gunakan. Sebab, umunya seseorang akan memilih jenis kain untuk pakaian yang adem, dapat menyerap keringat, serta tidak mengurangi penampilan supaya tetap tampil trendy.

Mungkin, jika kalian ingin membeli pakaian langsung ke tokonya, kalian bisa menanyakan jenis kain manakah yang bagus. Akan tetapi, jika kalian harus membelinya di online shop, ini bisa menjadi tidak sesuai keinginan apabila kalian tidak mengetahui jenis kain akibat tidak bisa langsung memegangnya. Oleh sebab itu, mengetahui jenis kain sangat perlu supaya tidak terjadi kesalahan. Berikut ini beberapa jenis kain yang sering digunakan untuk bahan pakaian. Yuk langsung saja simak ulasannya

1. Jenis Kain Katun

Jenis kain yang pertama dan terdengar sudah tidak asing lagi yaitu kain katun. Jenis ini sudah banyak digunakan oleh sebagian besar orang. Kain ini memiliki ciri khas adem dan memiliki daya serap keringat yang baik lantaran terbuat dari serat kapas. Bahkan, jika kalian membeli pakaian menggunakan jenis kain ini, tergolong sangat tahan lama lho.

2. Jenis Kain Spandex

Spandex menjadi salah satu jenis bahan pakaian yang sangat nyaman ketika digunakan. Hal ini lantaran kain jenis ini mempunyai elastisitas yang sangat baik hampir mirip dengan karet. Selain itu, kain spandex mempunyai bahan 100% sintetis yang memang benar-benar diciptakan untuk menggantikan bahan karet.

Biasanya bahan ini digunakan untuk celana olahraga atau legging karena mempunyai sifat yang sangat lentur. Bahan spandex akan mengikuti lekuk tubuh sehingga nyaman dan membantu lebih fleksibel dalam bergerak.

3. Jenis Kain Polyester

Jenis kain selanjutnya yang digunakan untuk bahan pakaian yaitu polyester. Polyester sendiri memiliki ciri khas kain yang tidak halus seperti spandex dan kainnya pun tidak dapat menyerap keringat. Jenis kain yang satu ini memiliki karakter warna yang mudah pudar. Akibatnya, harga pakaian yang menggunakan bahan polyester cenderung dijual lebih murah.

4. Jenis Kain Linen

Linen juga menjadi salah satu jenis kain yang sering digunakan untuk membuat pakaian. Linen sebenarnya adalah bagian dari keluarga kain katun. Kain ini memiliki ciri khusus berupa serat benang yang tersusun rapi dan terlihat jelas. Linen juga sangat elastis, sehingga tidak akan mudah melar meski direntangkan. Selain itu, kain linen memiliki sifat yang lembut, dingin, dan mudah menyerap keringat. Biasanya, kain linen sering digunakan untuk membuat pakaian gamis.

5. Jenis Kain Rayon

Jenis kain selanjutnya yang perlu kalian ketahui yaitu kain rayon. Jenis kain ini merupakan bahan sintesis yang terbuat dari kayu selulosa tinggi. Kain rayon juga memiliki ciri khas dapat menyerap keringat lantaran bahannya yang lembut serta kainnya yang jatuh. Biasanya, kain rayon ini digunakan untuk membuat rok yang sangat nyaman ketika digunakan. Kualitas dari jenis kain ini bisa dibilang baik.

6. Jenis Kain Sutra

Sutra juga menjadi salah satu jenis kain yang sudah nggak asing lagi ditelinga masyarakat. Kain ini terbuat dari kepompong ulat sutra. Sutra sendiri merupakan jenis kain yang menyerap air namun mudah sobek. Penggunaan dan perawatan pada jenis kain seperti ini harus sangat hati hati. Kain sutra juga menjadi kain dengan kualitas terbaik dengan harga yang sangat mahal. Tak heran jika kain sutra jarang digunakan bahan utama untuk pakaian yang dikenakan sehari-hari.

7. Jenis Kain Rajut

Sesuai dengan namanya, jenis kain yang satu ini dibuat melalui proses merajut beberapa benang untuk dijadikan sebuah kain. Struktur dari kain ini memang terbentuk dari jeratan benang-benang yang saling menggait satu dengan lainnya. Biasanya, kain rajut digunakan sebagai pakaian yang bersifat menghangatkan. Kain ini juga tidak bisa menyerap keringat, sehingga tidak cocok di gunakan dalam cuaca panas.

8. Jenis Kain Drill

Selanjutnya, jenis kain yang sering digunakan untuk pakaian yaitu kain drill. Kain ini mempunyai serat berbentuk diagonal dan mempunyai jalinan benang yang sangat kuat. Kain drill sendiri mempunyai kelebihan seperti awet, memiliki tekstur yang unik, warna tidak mudah pudar, adem, dan tidak mudah kusut.

Tak heran jika harga dari jenis kain ini tergolong cukup mahal. Kain ini umumnya digunakan untuk membuat celana, kemeja, jaket safari, pakaian olahraga, dan blus.

9. Jenis Kain Denim

Jenis kain yang sering digunakan untuk pembuatan pakaian yaitu kain denim. Kain ini memiliki karakteristik dan tekstur tebal namun masih mudah dicuci sekalipun dalam tangan. Kain ini terbuat dari katun twill dan tersedia dalam berbagai pilihan warna. Denim merupakan jenis kain yang sering kali digunakan dalam pembuatan celana dan jaket.

10. Jenis Kain Hyget

Terakhir, jenis kain hyget terbuat dari campuran bahan polyster dan katun tapi dengan bahan yang lebih tipis. Oleh sebab itulah, harga dari jenis kain ini lebih murah. Ciri dari jenis kain hyget yaitu memiliki tampilan yang sangat mengkilap, tidak mudah kusut, dan sedikit panas ketika digunakan. Kain ini biasanya digunakan untuk membuat rok dan kurang cocok digunakan sebagai bahan kaos karena panas.

Itulah sederet jenis kain yang biasanya digunakan dalam pembuatan pakaian. Dengan mengetahui jenis kalian, semoga kalian nggak bingung lagi untuk memilih jenis kain yang tepat. Semoga bermanfaat.

(kpl/dtm)

Editor:

Dita Tamara



MORE STORIES




REKOMENDASI