10 Pencetak Gol Tertua Dalam Sejarah Festival Bola Dunia, Cristiano Ronaldo dan Messi Dekati Legenda Kamerun

Mega bintang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. (Adrian DENNIS, Roman KRUCHINI / AFP)

Kapanlagi.com - Kalau sebelumnya kita membahas para remaja yang sukses mencetak gol di Festival Bola Dunia, kini saatnya memberi panggung kepada para pemain senior yang membuktikan bahwa usia bukan alasan untuk berhenti bersinar.

Di tengah kemunculan banyak wonderkid, para legenda ini justru masih sanggup mencetak gol di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia. Pengalaman, mental baja, dan insting di depan gawang membuat mereka tetap mampu bersaing dengan pemain yang usianya belasan tahun lebih muda.

Siapa saja pemain yang masuk daftar pencetak gol tertua sepanjang masa? Yuk, simak selengkapnya, KLovers!

1. Roger Milla (Kamerun) – 42 Tahun 39 Hari

Roger Milla, Penyerang Kamerun. (Dok. FIFA)

Hingga sekarang, rekor Roger Milla masih belum tersentuh. Legenda Kamerun itu mencetak gol saat berusia 42 tahun 39 hari ketika menghadapi Rusia pada edisi 1994 yang berlangsung di Amerika Serikat.

Meski Kamerun harus menyerah 1-6, gol tersebut membuat Milla resmi menjadi pencetak gol tertua sepanjang sejarah Festival Bola Dunia. Lebih dari 30 tahun berlalu, belum ada satu pun pemain yang berhasil menggusur namanya dari puncak daftar.

2. Cristiano Ronaldo (Portugal) – 41 Tahun 147 Hari

Cristiano Ronaldo. (AFP/Charlotte Wilson)

Festival Bola Dunia 2026 menjadi panggung baru bagi Cristiano Ronaldo untuk menambah koleksi rekornya. Sang kapten Portugal lebih dulu mencetak gol ke gawang Uzbekistan pada fase grup, lalu kembali membobol gawang Kroasia.

Gol ke gawang Kroasia membuat CR7 mencatatkan sejarah sebagai pencetak gol di usia 41 tahun 147 hari, sekaligus menempati posisi kedua dalam daftar sepanjang masa. Di usia kepala empat, Ronaldo masih menjadi andalan lini depan Portugal dan kembali menunjukkan bahwa disiplin serta dedikasi bisa memperpanjang karier di level tertinggi.

3. Pepe (Portugal) – 39 Tahun 283 Hari

Tak hanya Ronaldo, Portugal juga memiliki nama lain dalam daftar ini, yakni Pepe. Bek tangguh tersebut mencetak gol ke gawang Swiss saat berusia 39 tahun 283 hari pada babak 16 besar edisi Qatar 2022.

Gol itu ikut membuka jalan bagi Portugal meraih kemenangan telak 6-1, sekaligus memperlihatkan bahwa pemain bertahan pun bisa menjadi pembeda di laga besar.

4. Lionel Messi (Argentina) – 39 Tahun 9 Hari

Lionel Messi. (AFP/Paul ELLIS))

Lionel Messi kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Kapten Argentina itu mencetak gol ke gawang Tanjung Verde pada Festival Bola Dunia 2026 saat usianya menginjak 39 tahun 9 hari.

Gol tersebut bukan sekadar menambah koleksi gol Messi. Ia juga mencatat rekor luar biasa dengan selalu mencetak gol dalam delapan pertandingan secara beruntun, pencapaian yang semakin sulit ditandingi pemain mana pun.

5. Gunnar Gren (Swedia) – 37 Tahun 236 Hari

Nama Gunnar Gren menjadi bukti bahwa pemain senior sudah mencuri perhatian sejak era awal sepak bola modern. Legenda Swedia itu mencetak gol saat berusia 37 tahun 236 hari ketika menghadapi Jerman Barat pada semifinal edisi 1958. Gol tersebut membantu Swedia menang 3-1 dan melaju ke partai final di hadapan pendukungnya sendiri.

6. Cuauhtémoc Blanco (Meksiko) – 37 Tahun 151 Hari

Cuauhtémoc Blanco juga layak mendapat tempat dalam daftar ini. Legenda Meksiko tersebut mencetak gol lewat titik penalti saat berusia 37 tahun 151 hari dalam laga melawan Prancis pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Gol itu membawa Meksiko menang 2-0 dan menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan karier Blanco bersama tim nasional.

7. Ivan Perisic (Kroasia) – 37 Tahun 150 Hari

(Kanan) Ivan Perisic, Penyerang Sayap Kroasia.  (Instagram.com/ivanperisic444)

Festival Bola Dunia 2026 turut menghadirkan nama baru dalam daftar elite ini. Ivan Perisic sukses mencetak gol ke gawang Portugal pada babak 32 besar saat berusia 37 tahun 150 hari.

Meski Kroasia akhirnya harus mengakhiri perjalanan lebih cepat, gol Perisic tetap menjadi catatan manis yang mengantarkannya masuk ke jajaran pencetak gol tertua sepanjang sejarah turnamen.

8. Felipe Baloy (Panama) – 37 Tahun 120 Hari

Felipe Baloy memang gagal membawa Panama mengalahkan Inggris pada edisi 2018. Namun, bek sekaligus kapten tim itu sukses menciptakan sejarah dengan mencetak gol pertama Panama saat berusia 37 tahun 120 hari. Meski pertandingan berakhir dengan kekalahan 1-6, gol Baloy tetap dirayakan bak kemenangan oleh seluruh rakyat Panama.

9. Marko Arnautovic (Austria) – 37 Tahun 58 Hari

Marko Arnautovic. (Instagram.com/m.arnautovic7)

Nama Marko Arnautovic menjadi pendatang baru dalam daftar ini berkat penampilannya di Festival Bola Dunia 2026. Penyerang Austria tersebut mencetak gol melalui titik penalti ke gawang Yordania saat berusia 37 tahun 58 hari, sekaligus membawa negaranya menang 3-1. Pengalaman panjangnya kembali membuktikan bahwa pemain senior masih bisa menjadi sosok penentu di laga-laga penting.

10. Obdulio Varela (Uruguay) – 36 Tahun 279 Hari

Daftar ini ditutup oleh legenda Uruguay, Obdulio Varela. Sang kapten mencetak gol saat berusia 36 tahun 279 hari ketika menghadapi Inggris pada perempat final edisi 1954.

Gol tersebut membantu Uruguay menang 4-2 sekaligus mengamankan tiket ke semifinal. Hingga kini, Varela tetap dikenang bukan hanya karena golnya, tetapi juga sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Uruguay.

Pengalaman Tak Pernah Kehilangan Nilainya

Masuknya Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Ivan Perisic, hingga Marko Arnautovic membuktikan bahwa gelaran akbar sepak bola dunia 2026 bukan hanya panggung bagi para pemain muda. Di balik setiap gol yang mereka cetak, ada perjalanan panjang, kerja keras, dan pengalaman yang ditempa selama bertahun-tahun.

Sementara Roger Milla masih nyaman di singgasana sebagai pencetak gol tertua sepanjang sejarah, para legenda modern menunjukkan satu hal yang sama: usia mungkin terus bertambah, tetapi semangat untuk mencetak sejarah tak pernah ikut menua.

Kalau menurut KLovers, apakah rekor Roger Milla masih akan bertahan dalam beberapa edisi ke depan? Atau justru Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi masih punya kesempatan memperpanjang catatan luar biasa mereka?

(kpl/gil)

Rekomendasi

Trending