12 Penyebab Stroke yang Umum Terjadi, Gaya Hidup Tidak Sehat Berisiko Tinggi

Rabu, 18 November 2020 19:33 Penulis: Nurul Wahida
12 Penyebab Stroke yang Umum Terjadi, Gaya Hidup Tidak Sehat Berisiko Tinggi
Penyebab stroke (credit: freepik.com)


Kapanlagi Plus - Identik terjadi pada usia lanjut, stroke juga bisa menyerang pada mereka yang masih muda. Faktor gaya hidup menjadi pengaruh besar gangguan kesehatan ini dapat  dialami. Namun terdapat juga sejumlah penyebab stroke yang umum terjadi selain faktor usia dan gaya hidup tidak sehat.

Stroke merupakan gangguan kesehatan yang menyerang sistem saraf pusat yakni gangguan pada aliran darah serta oksigen menuju otak. Terhambatnya aliran darah dan oksigen yang tidak lancar menuju saraf pusat menyebabkan sejumlah sel otak tidak berfungsi hingga mengalami kerusakan otak dengan dampak buruknya terjadi stroke.

Gangguan kesehatan ini menyebabkan pengidapnya mengalami sejumlah gejala tertentu diantaranya ucapan tidak jelas atau kacau, kelumpuhan bagian tubuh tertentu, mati rasa, sakit kepala, kesadaran menurun, gangguan keseimbangan, serta gangguan penglihatan. Kondisi ini bisa terjadi dalam durasi waktu tertentu apabila segera mendapat penanganan tepat. Namun terlambatnya proses penanganan menyebabkan stroke bisa berlangsung dalam kurun waktu lama.

Ada berbagai macam penyebab stroke yang dapat dialami setiap orang terutama rentan pada usia senja. Dimana sebagian besar penyebab stroke yang umum terjadi karena faktor pola hidup tidak sehat yang diterapkan saat masih muda. Kondisi ini memiliki risiko lebih tinggi mengalami stroke jika tidak segera mengubah gaya hidup yang lebih sehat.

Lalu apa saja penyebab stroke?

Adapun penyebab stroke yang umum terjadi terdapat dalam beberapa poin di bawah ini. Untuk lebih lengkapnya simak ulasan sebagai berikut dilansir dari berbagai sumber.

 

1. Stroke Karena Tekanan Darah Tinggi

Penyebab stroke yang umum terjadi salah satunya adalah karena tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi juga dikenal dengan istilah hipertensi. Hipertensi dapat terjadi karena beberapa faktor seperti aktivitas merokok, berat badan berlebih, stress, konsumsi alkohol, serta jarang melakukan olahraga.

Kondisi ini juga dapat memicu mengalami stroke pada setiap orang tanpa terbatas usia. Dimana normalnya tekanan darah berada pada kisaran angka 120/80 mmHg. Jika tekanan darah tersebut menunjukkan angka 140/90 mmHg atau lebih dapat dikatakan mengalami tekanan darah tinggi. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk  mencegah sedini mungkin gejala stroke.

 

2. Stroke Karena Berat Badan Berlebih

Berat badan berlebih atau dapat disebut sebagai obesitas juga termasuk penyebab stroke yang umum terjadi. Obesitas tersebut dapat dialami setiap orang dengan sejumlah faktor seperti jarang melakukan olahraga, konsumsi makanan tidak tepat, atau bahkan gangguan kesehatan tertentu. Tak hanya stroke, kelebihan berat badan dapat berdampak pada kondisi kesehatan lainnya seperti jantung, hati serta pernapasan. Mencoba melakukan olahraga ringan sebentar selama 30 menit bisa dipilih untuk mencegah berat badan berlebih.

 

3. Penyebab Stroke Karena Usia

Seperti penjelasan sebelumnya, faktor usia menjadi salah satu penyebab stroke yang umumnya kerap ditemui. Namun memang usia bukan jadi satu-satunya penyebab utama seseorang bisa mengidap stroke meski mereka masih muda. Dalam hal ini tingkat usia yang lebih rentan terkena risiko penyakit stroke diketahui berkisar lebih dari 55 tahun. Terlepas dari hal tersebut, biasanya seiring bertambahnya usia sejumlah fungsi tubuh mengalami penurunan hingga berisiko terserang sakit stroke yang menyerang sistem saraf pusat.

 

4. Penyebab Stroke Karena Gender

Jenis kelamin juga berpotensi menjadi penyebab stroke yang bisa dialami setiap orang. Dimana diketahui pria lebih berpeluang besar mengalami stroke dibandingkan perempuan. Namun hal tersebut juga dapat terjadi pada perempuan yang telah memasuki usia lebih tua. Meski begitu sejumlah kejadian stroke juga dapat terjadi pada usia muda baik pria ataupun wanita.

 

5. Stroke Karena Keturunan

Penyebab stroke juga dapat terjadi karena faktor keturunan. Seperti diketahui cukup banyak gangguan kesehatan yang berisiko rentan terhadap mereka jika memiliki anggota keluarga pernah mengidap riwayat penyakit. Salah satunya adalah stroke yang sama-sama berisiko tinggi apabila memiliki anggota keluarga dengan riwayat stroke atau penyakit penyerta lain seperti tekanan darah tinggi dan diabetes. Kedua jenis gangguan kesehatan tersebut erat kaitannya dengan stroke yang bisa dialami setiap orang.

 

6. Penyebab Stroke Karena Obat

Efek samping obat tertentu juga bisa menjadi penyebab stroke. Sejumlah obat tertentu diketahui dapat menimbulkan efek rentan risiko terhadap stroke. Melansir dari webmd.com, salah satu contohnya obat pengencer darah bisa memicu risiko stroke lebih mungkin melalui pendarahan. Terapi hormon juga memiliki efek serupa yang berkaitan dengan kadar estrogen dalam tubuh.

 

7. Stroke Karena Merokok

Merokok termasuk gaya hidup tidak sehat yang sebaiknya mulai dihindari. Meski bagi sebagian orang sedikit sulit menghentikan aktivitas merokok, namun hal tersebut justru bisa berdampak pada kehidupan di masa mendatang. Seperti mengutip dari webmd.com, kandungan nikotin dalam tembakau yang menjadi bahan utama rokok bisa membuat tekanan darah naik atau hipertensi. Hipertensi juga dikaitkan dengan salah satu penyebab stroke. Selain itu asap rokok berpotensi menyebabkan penumpukan lemak di arteri leher yang akan menyebabkan darah mengental hingga berisiko terserang stroke.

 

8. Stroke Karena Sakit Jantung

Stroke juga berisiko tinggi terhadap mereka yang memiliki riwayat sakit jantung. Sebab sakit jantung dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur yang juga berpengaruh terhadap stroke. Penyumbatan arteri menjadi salah satu faktor rentan risiko stroke akibat sakit jantung. Pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter kesehatan diperlukan untuk mencegah gangguan kesehatan lebih lanjut.

 

9. Penyebab Stroke Karena Diabetes

Penyebab stroke bisa disebabkan oleh sakit diabetes. Diabetes berhubungan erat dengan tekanan darah tinggi yang bisa dialami oleh siapa saja. Sebab diabetes diketahui dapat merusak pembuluh darah yang menjadi salah satu faktor risiko terkena sakit stroke.  Tak hanya tekanan darah, diabetes berkaitan juga dengan berat badan atau obesitas yang menjadi faktor penyebab stroke.

 

10. Stroke Karena Jarang Olahraga

Olahraga memberikan dampak sangat  baik bagi tubuh termasuk mencegah sakit stroke. Sebab jarang melakukan olahraga ternyata berpotensi rentan terhadap stroke yang bisa terjadi pada siapa saja. Tidak pernah melakukan aktivitas fisik ini juga masuk dalam kategori gaya hidup tidak sehat yang harus dihindari.

 

11. Gangguan Tidur

Insomnia merupakan gangguan tidur yang menyebabkan penderitanya kesulitan istirahat di malam hari. Tak dapat dianggap sepele, gangguan tidur tersebut menyebabkan sejumlah masalah kesehatan tertentu seperti obesitas, depresi, penurunan daya ingat, serta melemahnya sistem imun. Selain itu gangguan tidur juga dapat memicu tubuh rentan risiko terkena stroke.

 

12. Stroke Karena Konsumsi Alkohol

Alkohol juga dapat berdampak buruk pada tubuh termasuk menjadi penyebab stroke. Konsumsi alkohol tersebut bisa memicu sejumlah gangguan kesehatan tertentu seperti berat badan berlebih, tekanan darah, gangguan sistem saraf pusat serta gangguan tidur. Mencoba membatasi konsumsi alkohol bahkan tanpa konsumsi alkohol dapat diterapkan sedini mungkin untuk mencegah kemungkinan risiko terkena stroke.

Nah itulah 12 penyebab stroke yang umum terjadi, sebagian besar diantaranya merupakan efek dari penerapan gaya hidup tidak sehat. Konsultasi dengan dokter diperlukan untuk mendapat saran tepat mencegah stroke di usia muda.

 

(kpl/nlw)

Editor:

Nurul Wahida



MORE STORIES




REKOMENDASI