6 Penyebab Cacar Air dan Faktor Risikonya, Ketahui Juga Cara Mengobatinya

Selasa, 15 Desember 2020 09:11 Penulis: Nurul Wahida
6 Penyebab Cacar Air dan Faktor Risikonya, Ketahui Juga Cara Mengobatinya
Penyebab cacar air (credit: liputan6.com/iStockphoto)


Kapanlagi Plus - Cacar air termasuk masalah kesehatan bisa terjadi pada siapa saja dengan beragam gejalanya. Salah satu tanda cacar air bisa dikenali karena munculnya ruam atau bintik merah pada kulit berisi cairan seperti melepuh. Penyebab cacar air sendiri salah satunya dapat terjadi karena infeksi virus bernama varicella zoster (VZV).

Penyakit cacar air sering ditemui terjadi pada anak-anak namun tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa terkena cacar air. Terutama pada mereka yang sebelumnya belum pernah mengidap penyakit cacar air, besar kemungkinan rentan terhadap gangguan kesehatan ini.

Menariknya ketika masih anak-anak pernah mengalami cacar air, kecil kemungkinan mereka dapat mengidap penyakit serupa di usia dewasa. Selain itu saat mengalami cacar air penderita umumnya mengalami beberapa gejala seperti demam, rasa mual, tidak nafsu makan, sakit kepala, tubuh lelah serta nyeri pada otot.

Namun diantara gejala tersebut yang paling mudah dikenali saat seseorang mengalami cacar air adalah terdapat bintil kecil-kecil berwarna merah, berisi cairan, serta terasa gatal. Biasanya bintil tersebut akan pecah dan mengering dalam beberapa hari. Selain itu bintil ini hampir terjadi pada seluruh tubuh baik wajah, badan, tangan ataupun bagian tubuh lainnya.

Meski penyebab utama cacar air adalah infeksi virus, namun ada faktor risiko lainnya yang membuat seseorang dapat mengalami cacar air. Adapun penyebab cacar air dan cara mengobatinya secara alami dapat kalian simak melalui ulasan di bawah ini.

1. Infeksi Virus

Seperti pembahasan sebelumnya bahwa penyebab cacar air yang utama dapat terjadi karena mengalami infeksi virus. Virus bernama varicella zoster diduga menjadi penyebab utama cacar air yang dapat menyerang siapa saja. Saat tubuh telah terinfeksi virus tersebut maka akan menimbulkan beberapa gejala termasuk bintil merah berisi air yang menyebar ke seluruh tubuh.

Virus ini dapat rentan terhadap mereka yang belum pernah mengalami cacar air ataupun belum pernah mendapatkan vaksin cacar air. Meski begitu virus juga dapat menyerang seseorang yang pernah mengalami cacar air namun dengan gejala lebih ringan. Akan tetapi seperti melansir dari mayoclinic.com, kondisi ini jarang terjadi pada mereka yang bisa lebih dari sekali terkena cacar air.

2. Kontak Langsung dengan Cacar Air

Penyebab cacar air selanjutnya dapat terjadi jika sebelumnya belum pernah mengalami cacar air namun melakukan kontak langsung dengan pengidap cacar air. Kondisi tersebut akan lebih rentan membuat mereka berisiko mengalami hal serupa. Sebab cacar air dapat menular melalui beberapa faktor seperti air liur, batuk, bersin, ataupun terkena cairan dari cacar air. Bahkan melansir dari healthline.com, virus tersebut dapat menular selama satu ataupun dua hari sebelum bintik merah melepuh muncul.

3. Usia di Bawah 12 Tahun

Melansir dari healhtline.com, penyebab cacar air dapat berisiko terjadi pada setiap orang dengan usia di bawah 12 tahun. Tak heran apabila di usia anak-anak tersebut sering dijumpai kejadian cacar air dibandingkan pada usia dewasa. Meski begitu orang dewasa juga bisa mengalami cacar air dengan gejala yang sama. Terlebih jika mereka sebelumnya belum pernah mengalami cacar air ataupun mendapat vaksin cacar air.

4. Tinggal Bersama Anak dengan Cacar Air

Penyebab cacar air pada orang dewasa dapat terjadi jika mereka tinggal bersama anak dengan kejadian cacar air. Sebab seperti diketahui bahwa cacar air dapat menular lewat beberapa hal termasuk menyerang orang dewasa. Meski begitu orang dewasa yang sebelumnya pernah mengalami cacar air kemungkinan kecil bisa mengalami cacar air. Untuk mencegahnya dapat dilakukan dengan menjaga sistem kekebalan tubuh baik konsumsi makanan memperkuat imun ataupun melakukan aktivitas fisik.

5. Sistem Kekebalan Tubuh Lemah

Sistem kekebalan tubuh yang kuat sangat penting untuk melawan beragam virus penyebab penyakit. Namun sebaliknya apabila sistem imunitas lemah, maka tubuh akan rentan terhadap masalah kesehatan tertentu yang disebabkan oleh virus ataupun bakteri. Salah satunya adalah cacar air yang dapat terjadi karena infeksi virus varicella zoster. Sehingga penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat agar dapat mencegah beragam penyakit termasuk cacar air.

6. Kondisi Medis

Penyebab cacar air juga dapat berisiko pada orang dengan kondisi medis tertentu. Misalnya saja memiliki riwayat penyakit kronis seperti kanker ataupun tengah menjalani kemoterapi bisa rentan mengalami sistem kekebalan tubuh lemah. Di mana sistem kekebalan tubuh dikaitkan dengan penyakit cacar air yang disebabkan oleh virus. Melansir dari medicalnewstoday.com, beberapa faktor penyebab sistem imun lemah karena kondisi medis diantaranya yakni memiliki riwayat kanker, penyakit kronis lupus atau rheumatoid arthritis, serta kemoterapi.

7. Cara Mengobati Cacar Air

Setelah memahami beberapa penyebab cacar air, penting juga mengetahui cara mengobati cacar air secara mudah. Adapun cara mengobati cacar air tersebut sebagai berikut yang dilansir dari merdeka.com.

- Cukupi kebutuhan cairan tubuh.

- Konsumsi makanan lembut, tidak asin ataupun asam terutama jika bintik cacar air terdapat pada area sekitar mulut.

- Pakai pakaian berbahan lembut dan ringan.

- Mandi air hangat 3-4 kali sehari, setelah timbulnya bintik merah berisi cairan.

- Kompres ruam atau luka dengan air dingin untuk meringankan gejala gatal.

- Hindari menggaruk bintik merah ataupun luka cacar air untuk mencegah infeksi.

- Istirahat dengan cukup.

- Hindari dengan orang lain untuk mencegah menyebarnya cacar air.

Nah itulah 6 penyebab cacar air dan faktor risikonya, ketahui juga cara mengobatinya. Konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter dapat dipertimbangkan untuk mengatasi cacar air secara tepat.

(kpl/nlw)

Editor:

Nurul Wahida



MORE STORIES




REKOMENDASI