8 Penyebab Gastritis yang Perlu Diwaspadai, Ketahui Faktor Pemicunya
Penyebab gastritis (credit: freepik.com)
Kapanlagi.com - Gastritis adalah peradangan yang terjadi pada lambung dengan sejumlah gejala seperti nyeri, mual ataupun gangguan nafsu makan. Penyebab gastritis dapat terjadi karena beragam faktor tertentu yang perlu diwaspadai setiap orang. Sebab, gangguan kesehatan ini dapat menyerang siapa saja dari tingkat akut hingga kronis.
Terdengar mirip dengan asam lambung, namun gastritis adalah peradangan yang terjadi pada lapisan pelindung lambung. Penyebab gastritis dapat disebabkan oleh iritasi, infeksi ataupun kondisi medis tertentu yang akhirnya memicu peradangan pada lapisan pelindung lambung. Kondisi ini dibagi menjadi dua jenis yakni gastritis kronis dan gastritis akut.
Pada masing-masing jenis tersebut memiliki gejala tertentu yang dapat dirasakan pengidapnya baik terjadi secara tiba-tiba (gastritis akut) ataupun dalam kurun waktu lama (gastritis kronis). Namun setiap orang memiliki gejala berbeda saat mengalami gastritis bahkan terkadang tanpa merasakan gejala.
Advertisement
Meski begitu tak banyak orang menyadari sejumlah kebiasaan tertentu ternyata bisa memicu gastritis terjadi. Untuk itulah mengetahui penyebab gastritis perlu dilakukan agar mencegah tingkat risiko lebih lanjut. Adapun penyebab gastritis yang perlu diwaspadai dapat kalian simak melalui ulasan di bawah ini. Berikut penyebab gastritis telah dirangkum, kapanlagi.com dari berbagai sumber.
1. Infeksi Bakteri
Penyebab gastritis yang pertama dapat terjadi karena mengalami infeksi bakteri. Melansir dari healthline.com, bakteri helicobacter pylori diketahui menjadi penyebab paling umum gastritis. Bakteri tersebut dapat menginfeksi lapisan lambung yang akhirnya memicu gastritis terjadi.
Infeksi bakteri ini bisa menyerang siapa saja namun risikonya lebih rentan terhadap seseorang yang memiliki gaya hidup tertentu baik makanan tidak sehat ataupun kebiasaan lainnya. Konsultasi dan pemeriksaan dapat dilakukan untuk mencegah tingkat risiko lebih lanjut.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Efek Samping Obat Tertentu
Penyebab gastritis selanjutnya dapat terjadi karena efek samping obat tertentu. Seperti kalian ketahui sejumlah obat tertentu dapat menimbulkan efek samping mulai dari pusing, keringat berlebih, jantung berdebar atau bahkan masalah pencernaan dan lambung. Lalu apa saja obat penyebab gastritis?
Melansir dari mayoclinic.org, beberapa jenis obat yang memicu risiko gastritis diantaranya yakni obat pereda nyeri aspirin ataupun ibuprofen. Efek samping tersebut dapat dirasakan apabila mengonsumsi obat tersebut dalam jangka waktu lama bahkan dosis yang tidak tepat. Untuk itu konsultasi bisa dilakukan untuk mencegah tingkat risiko lebih lanjut akibat gastritis.
3. Gangguan Autoimun
Penyebab gastritis dan faktor risikonya bisa terjadi karena mengalami gangguan autoimun. Gangguan autoimun menyebabkan sistem kekebalan tubuh kalian justru menyerang tubuh sendiri. Hal ini dapat memicu beragam gangguan kesehatan yang disebabkan masalah autoimun termasuk gastritis.
Sebab faktor risiko seseorang mengalami gangguan autoimun justru dapat meningkatkan penyakit gastritis. Kondisi ini terjadi karena tubuh kalian sendiri justru menyerang sel pada lapisan pelindung lambung. Akibatnya lambung mengalami peradangan yang memicu sejumlah gejala akibat gastritis.
4. Faktor Usia
Tidak dapat dipungkiri seiring bertambahnya usia, tubuh juga mengalami penurunan fungsi termasuk berisiko memicu masalah kesehatan tertentu. Salah satunya gastritis yang diketahui dapat berisiko terjadi pada usia yang lebih tua. Melansir dari mayoclinic.org, saat usia makin bertambah lapisan pada lambung cenderung menipis. Penipisan lapisan lambung ini bisa membuat lambung rentan terhadap masalah kesehatan termasuk gastritis. Inilah yang menyebabkan seseorang dengan tingkat usia lebih tua rentan terhadap risiko gastritis. Konsultasi dan pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan ini.
5. Konsumsi Alkohol Berlebih
Penyebab gastritis selanjutnya dapat terjadi karena konsumsi alkohol berlebihan. Ya, faktor pemicu gastritis ini seringkali jarang disadari banyak orang. Padahal ada beragam dampak kesehatan yang dapat terjadi karena terlalu berlebihan konsumsi alkohol. Sebab kandungan zat dalam alkohol ternyata bisa membuat lapisan lambung mengalami iritasi. Akibatnya kondisi ini dapat menyebabkan lambung meradang yang memicu terjadinya gastritis. Sehingga kalian perlu membatasi konsumsi alkohol untuk mencegah risiko gastritis terjadi.
6. Stres
Tak banyak disadari, stres juga menjadi penyebab gastritis yang perlu diwaspadai. Sebab ada beragam masalah kesehatan yang timbul karena mengalami stres termasuk gangguan pada pencernaan. Melansir dari cedars-sinai.org, stres berlebihan atau terlalu ekstrim dapat memicu masalah kesehatan yang cukup serius  termasuk gastritis. Untuk itulah mengontrol stres perlu dilakukan agar mencegah masalah kesehatan ini terjadi. Konsultasi dan pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengatasi stres yang kalian alami.
7. Kondisi Medis
Penyebab gastritis juga dapat dipicu oleh kondisi medis tertentu. Diantara kondisi medis yang dimaksudkan adalah riwayat penyakit HIV/AIDS, anemia pernisiosa, ataupun penyakit crohn. Sejumlah penyakit tersebut diketahui dapat meningkatkan risiko gastritis terjadi. Sehingga kalian dapat mewaspadainya apabila memiliki riwayat medis tersebut. Konsultasi dan pemeriksaan dapat dilakukan untuk mencegah risiko lebih lanjut.
8. Cedera ataupun Operasi
Faktor pemicu yang menjadi penyebab gastritis juga dapat dialami karena pernah cedera atau melakukan operasi termasuk pada bagian perut. Melansir dari mayoclinic.org, kondisi tersebut dapat memicu risiko gastritis akut. Gastritis akut sendiri terjadi secara tiba-tiba dengan gejala seperti nyeri bagian ulu hati atau gejala lainnya dalam waktu singkat. Meski begitu penyebab gastritis akibat cedera atau pernah operasi terbilang jarang terjadi.
9. Gejala Gastritis
Setelah mengetahui beberapa penyebab gastritis dan faktor pemicunya, kalian tentunya bertanya-tanya apa saja gejala dari gastritis. Sehingga berikut ini beberapa gejala gastritis yang perlu kalian ketahui untuk mencegah risiko lebih lanjut, berikut gejala gastritis.
- Merasakan mual dan muntah.
- Mudah kenyang setelah makan terutama bagian perut atas.
- Rasa sakit pada perut bagian atas.
- Mengalami nyeri pada bagian perut atas.
- Muntah darah pada kondisi serius gastritis seperti gastritis erosif.
10. Cara Mengatasi Gastritis
Ada beragam cara mengatasi gastritis yang juga perlu kalian ketahui. Adapun cara mengatasi gastritis sebagai berikut simak penjelasannya.
Cara mengatasi berdasarkan medis dilansir dari healthline.com:
- Kenali penyebab gastritis untuk mengetahui penanganan tepatnya misalnya efek samping obat maka hindari konsumsi obat tersebut terlebih dulu.
- Konsumsi antibiotik untuk mencegah perkembangbiakan bakteri namun atas petunjuk dokter.
- Obat antasida untuk membantu meringankan gejala gastritis, namun atas petunjuk dokter.
- Obat anti diare untuk mencegah gejala diare yang timbul karena gastritis.
Cara mengatasi secara alami:
- Hindari dan batasi konsumsi alkohol.
- Mengontrol stres agar tidak terlalu berlebihan.
- Menjaga asupan makanan sehat dan bergizi.
- Hindari makanan pedas ataupun terlalu asam.
Nah itulah 8 penyebab gastritis yang perlu diwaspadai beserta faktor pemicunya. Konsultasi dan pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan ini secara tepat.
Yuk Baca Artikel Lainnya
- 7 Penyebab Bayi Gumoh yang Perlu Diketahui, Ini Cara Mengatasinya
- 8 Penyebab Lutut Sakit dan Nyeri, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
- 10 Penyebab Kecelakaan Kerja dan Faktor Pemicunya yang Perlu Diwaspadai
- 9 Cara Merawat Payudara Agar Tetap Kencang dan Sehat, Wanita Wajib Tahu!
- 8 Penyakit Kekurangan Protein yang Berisiko Pada Tubuh, Kenali Gejalanya
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
Berita Foto
(kpl/nlw)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
