7 Penyebab Bayi Gumoh yang Perlu Diketahui, Ini Cara Mengatasinya

Jum'at, 29 Januari 2021 16:11 Penulis: Nurul Wahida
7 Penyebab Bayi Gumoh yang Perlu Diketahui, Ini Cara Mengatasinya
Penyebab bayi gumoh (credit: freepik.com)


Kapanlagi Plus - Bayi gumoh adalah kondisi yang biasa dialami pada usia kurang dari satu tahun bahkan beberapa minggu. Penyebab bayi gumoh dapat terjadi karena beragam faktor pemicu termasuk terlalu banyak konsumsi air susu. Kondisi ini seringkali membuat orang tua merasa khawatir saat melihat bayi kecil mereka gumoh.

Gumoh merupakan keadaan yang dialami bayi ketika mengeluarkan makanan ataupun minuman yang dikonsumsi seperti susu. Ya, gumoh hampir serupa dengan muntah namun berbeda. Sebab kondisi ini terjadi pada bayi yang baru lahir atau usianya belum genap setahun namun dengan frekuensi yang tidak berlebihan seperti halnya muntah. Selain itu gumoh termasuk kondisi normal yang dialami setiap bayi saat mereka misalnya saja terlalu kenyang konsumsi makanan.

Pada orang dewasa kondisi ini dapat terjadi karena beragam faktor baik medis ataupun faktor umum misalnya saja asam lambung naik ataupun efek samping obat. Lalu bagaimana dengan bayi?

Pada bayi, gumoh dapat dikatakan normal apabila si kecil merasa cukup nyaman setelah gumoh, tidak rewel dan mampu kembali makan dengan baik. Keadaan ini cenderung tidak berpengaruh pada berat badan bayi meskipun mengalami gumoh. Namun ada beragam penyebab bayi gumoh yang perlu diketahui orang tua untuk memahami cara mengatasinya dengan tepat.

Adapun penyebab bayi gumoh yang perlu diketahui terdapat pada ulasan di bawah ini. Berikut penyebab bayi gumoh telah dirangkum kapanlagi.com dari berbagai sumber.

1. Terlalu Kenyang Konsumsi ASI

Penyebab bayi gumoh yang pertama dapat terjadi karena bayi terlalu kenyang akibat konsumsi ASI atau susu. Seperti diketahui bayi masih memilih sistem atau fungsi tubuh yang sebagian besar belum berfungsi sempurna. Termasuk sistem pencernaan bayi belum berkembang sempurna dan masih memiliki perut kecil.

Sehingga saat bayi terlalu banyak konsumsi makanan ataupun ASI hal ini menyebabkan sistem pencernaannya tidak dapat menampung seluruh makanan. Akibatnya gumoh menjadi salah satu efek karena terlalu banyak konsumsi ASI.

2. Mengalami Alergi

Penyebab bayi gumoh selanjutnya dapat terjadi karena bayi mengalami alergi. Melansir dari verywellfamily.com, bayi gumoh juga dapat disebabkan oleh faktor alergi. Di mana si kecil mungkin mengalami sensitif atau alergi makanan ataupun minuman tertentu.

Dalam hal ini makanan atau minuman penyebab alergi berasal dari makanan yang dikonsumsi ibu lalu ditransfer ke dalam ASI. Akibatnya si kecil mungkin mengalami gumoh karena terjadi reaksi alergi.

3. Posisi Menyusui yang Tidak Tepat

Penyebab bayi gumoh juga bisa disebabkan karena posisi menyusui yang tidak tepat. Misalnya saja ibu menyusui bayi sambil tidur miring sedangkan si kecil telentang. Melansir dari liputan6.com, hal ini dapat menyebabkan ASI justru tidak menuju saluran pencernaan melainkan masuk ke dalam saluran pernapasan. Akibatnya bayi dapat mengalami gumoh karena posisi menyusui yang tidak tepat.

4. Menelan Udara Saat Menyusu

Menelan udara terlalu banyak juga dapat menjadi penyebab bayi gumoh. Kondisi ini dapat terjadi saat ibu menyusui si kecil. Di mana frekuensi menyusui dengan sangat cepat menyebabkan bayi juga menelan banyak udara bersama dengan ASI. Akibatnya dapat memicu bayi gumoh ketika menyusui karena menelan udara terlalu banyak. Terlebih kondisi ini dapat rentan terjadi jika ibu mengalami let-down reflex yang terlalu kuat hingga menyebabkan ASI keluar terlalu banyak seperti melansir dari verywellfamily.com.

5. Ukuran Botol Susu Terlalu Besar

Jika si kecil menggunakan botol susu atau dot terlalu besar yang mana menyebabkan bayi minum terlalu banyak susu maka dapat memicu gumoh. Ya, penyebab bayi gumoh juga bisa disebabkan karena faktor ukuran botol yang terlalu besar. Akibatnya si kecil konsumsi susu berlebih yang membuatnya terlalu kenyang hingga memicu gumoh. Dalam kondisi tertentu penggunaan dot juga bisa menyebabkan bayi tersedak yang akhirnya membuat si kecil gumoh.

6. Pakaian Terlalu Kencang atau Sempit

Penggunaan gurita ataupun bedong pada bayi tentunya penting dilakukan untuk mencegah beragam risiko gangguan kesehatan termasuk melindungi tali pusar. Begitu juga dengan bedong untuk memberikan kenyamanan dan kehangatan si kecil. Namun apabila penggunaan gurita, bedong ataupun pakaian tertentu terlalu kencang, sempit dan ketat justru bisa memicu gumoh. Sehingga bagi ibu ada baiknya untuk memperhatikan penggunaan gurita ataupun pakaian si kecil agar tetap nyaman bagi buah hati.

7. Posisi Tidur Tengkurap

Sama halnya dengan orang dewasa, apabila posisi tidur salah atau tidak justru dapat menyebabkan keluhan kesehatan. Hal ini juga dapat terjadi pada bayi, misalnya saja posisi tidur tengkurap yang justru dapat menjadi penyebab bayi gumoh. Melansir dari liputan6.com, penyebab bayi gumoh mungkin dapat terjadi karena posisi tidur tengkurap. Sehingga hindari menidurkan bayi dengan posisi tengkurap terlebih setelah makan atau konsumsi susu.

8. Cara Mengatasi Bayi Gumoh

Setelah mengetahui beberapa hal penyebab bayi gumoh penting juga memahami cara mengatasinya. Adapun cara mengatasi bayi gumoh dapat kalian simak melalui ulasan di bawah ini. Berikut penyebab bayi gumoh dilansir dari liputan6.com:

- Hindari memberikan makan atau minuman bayi berlebih. Dalam artian cara mengatasi bayi gumoh adalah dengan memberikan makanan secukupnya seperti sedikit demi sedikit namun dengan frekuensi yang sering.

- Ibu dapat memposisikan bayi tegak atau digendong beberapa saat setelah menyusui untuk mencegah bayi gumoh.

- Gunakan botol susu dengan ukuran tepat dan tidak terlalu besar untuk mencegah bayi gumoh.

- Hindari posisi tidur tengkurap setelah bayi menyusui.

9. Kondisi Bayi Gumoh yang Perlu Diwaspadai

Meski gumoh adalah kondisi normal yang terjadi pada bayi, namun beberapa kondisi gumoh juga perlu diwaspadai orang tua. Sebab bisa jadi menjadi salah satu pertanda adanya masalah tertentu. Dalam hal ini beberapa kondisi bayi gumoh yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut:

- Menyebabkan berat badan menurun atau tidak bertambah.

- Memuntahkan cairan berwarna hijau ataupun kuning.

- Tidak nafsu makan ataupun menolak menyusui.

- Feses bercampur dengan darah.

- Mudah rewel dan menangis lebih dari tiga jam sehari.

- Mengalami kesulitan bernapas.

Nah itulah 7 penyebab bayi gumoh yang perlu diketahui. Konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter dapat dilakukan apabila mengalami gejala yang tidak normal.

(kpl/nlw)

Editor:

Nurul Wahida



MORE STORIES




REKOMENDASI