Arti Bahasa Daerah, Fungsi, dan Kontribusinya dalam Bahasa Indonesia

Rabu, 03 November 2021 14:22
Arti Bahasa Daerah, Fungsi, dan Kontribusinya dalam Bahasa Indonesia
Ilustrasi (Credit: Pixabay)


Kapanlagi Plus - Indonesia memiliki beragam budaya, mulai dari adat, agama, hingga bahasa di setiap daerah. Oleh karena itu, arti bahasa daerah di Indonesia tak boleh dipandang sebelah mata. Bahkan, bahasa daerah bisa dibilang sebagai sumber kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia.

Kontribusinya dalam penciptaan kosakata bahasa Indonesia pun cukup besar. Oleh karena itu, cukup banyak arti bahasa daerah yang kini telah dicantumkan pada kamus. Biasanya, bahasa daerah yang dimasukkan pada kamus berkaitan dengan upacara adat, nama bangunan, flora, fauna, profesi, dan lain sebagainya.

Nah, sebagai warga negara Indonesia, tentu penting bagi kalian untuk memahami arti bahasa daerah maupun bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu bangsa. Pemahaman sekilas mengenai hal tersebut bisa kalian simak dalam informasi berikut ini.

 

1. Arti Bahasa Daerah

Arti bahasa daerah adalah bahasa yang dipakai atau dituturkan dalam suatu wilayah dalam sebuah negara berdaulat. Wilayah tersebut meliputi daerah kecil, negara bagian, provinsi, atau teritori yang lebih luas.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti bahasa daerah adalah bahasa yang lazim dipakai di suatu daerah. Misalnya bahasa suku bangsa, seperti Batak, Jawa, Sunda, dan lain sebagainya. Selain itu, ada pengertian bahasa menurut Piagam Eropa untuk Bahasa-Bahasa Regional.

Istilah bahasa regional atau minoritas merujuk pada bahasa yang aslinya digunakan dalam wilayah suatu negara, oleh warga negara dari negara tersebut yang secara numerik merupakan kelompok yang lebih kecil dari populasi lainnya dan juga bukan merupakan bahasa resmi (atau salah satu bahasa resmi) di negara tersebut.

 

2. Fungsi Bahasa Secara Umum

Bahasa merupakan hal yang penting dan sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut KBBI, arti bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri. Jika tak ada bahasa yang disepakati dalam masyarakat, komunikasi dan interaksi tentu akan terganggu.

Mungkin, selama ini kalian sudah menikmati fungsi dari keberadaan bahasa. Namun, apa kalian tahu fungsi bahasa secara umum? Ternyata, tak hanya sebagai alat komunikasi, bahasa masih punya banyak fungsi lainnya. Jika kalian belum mengetahuinya, langsung saja simak penjelasan berikut ini.

1. Bahasa sebagai alat komunikasi

Fungsi ini menjadi sesuatu yang sering dinikmati orang. Sebagai alat komunikasi, bahasa disepakati untuk berbincang, menyampaikan maksud tertentu agar bisa dipahami orang lain. Para penggunaan bahasa harus saling memahami bahasa yang digunakan agar tujuan berkomunikasi bisa tersampaikan.

2. Bahasa sebagai alat ekspresi diri

Fungsi bahasa sebagai alat ekspresi ini bahkan sudah kalian gunakan sejak masih kecil. Awalnya, anak kecil menggunakan bahasa yang terbatas untuk menyampaikan maksudnya kepada orang tua. Lama-kelamaan keterampilan berbahasa pun berkembang dan bisa sepenuhnya berfungsi sebagai alat berkomunikasi.

3. Bahasa sebagai alat integrasi dan adaptasi sosial

Untuk menjalin hubungan di lingkungan yang baru, seperti sekolah, seseorang membutuhkan bahasa untuk beradaptasi. Bahasa yang digunakan pun akan bergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi. Selanjutnya, orang tersebut akan terbiasa dengan lingkungan baru berkat adaptasi melalui perbincangan sehari-hari.

4. Bahasa sebagai alat kontrol sosial

Bahasa memiliki kekuatan untuk digunakan sebagai alat kontrol sosial. Pasalnya, bahasa menjadi alat paling potensial untuk menyampaikan gagasan agar bisa diterima oleh orang lain.

 

 

3. Kontribusi Bahasa Daerah

Kontribusi bahasa daerah di Indonesia sebenarnya sangat terlihat. Terutama ketika menjadi rujukan kosakata bahasa Indonesia pada kamus. Itu menandakan bahwa arti bahasa daerah di Indonesia menjadi sangat penting.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Badan Bahasa Kemendikbud, terdapat tiga fungsi bahasa daerah bagi bahasa Indonesia, antara lain:

1. Pendukung bahasa Indonesia.

2. Bahasa pengantar untuk permulaan. Bahasa daerah bisa menjadi mata pelajaran sekolah dasar di daerah tertentu. Bahasa pengantar ini bisa memperlancar pengajaran bahasa Indonesia atau pelajaran lain.

3. Sumber kebahasaan untuk memperkaya bahasa Indonesia. Bahasa daerah bisa menjadi pelengkap untuk bahasa Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintah di tingkat daerah.

Dalam hal ini, bahasa Jawa menjadi bahasa yang menempati posisi paling atas yang berkontribusi dalam pengembangan bahasa. Selain itu, ada pula bahasa Minangkabau, bahasa Sunda, bahasa Madura, dan masih banyak lagi bahasa daerah lain yang turut andil dalam pengembangan bahasa Indonesia.

Perlu kalian ketahui, arti bahasa daerah tak hanya penting dalam hal pengembangan bahasa nasional. Namun juga sangat berperan sebagai lambang kedaerahan dan sarana untuk berhubungan antar masyarakat daerah. Agar lebih jelas, silakan simak beberapa fungsi bahasa daerah berikut ini.

1. Lambang identitas daerah.

2. Lambang kebanggaan daerah.

3. Sarana hubungan di dalam keluarga dan masyarakat daerah.

4. Sarana pengembangan dan pendukung kebudayaan daerah.

5. Bahasa daerah dapat digunakan sebagai bahasa pengantar dalam tahap awal pendidikan.

Itulah penjelasan mengenai arti bahasa daerah maupun secara umum beserta fungsinya dalam kehidupan sehari-hari.

 

(kpl/gen/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI