Arti Habib: Penjelasan Secara Lengkap, Asal-usulnya, Hingga Perbedaan Syarif dan Sayyid

Senin, 11 Juli 2022 13:44
Arti Habib: Penjelasan Secara Lengkap, Asal-usulnya, Hingga Perbedaan Syarif dan Sayyid
Ilustrasi (credit: Pexels)


Kapanlagi Plus - Gelar Habib memang menjadi salah satu gelar yang cukup di hormati di Indonesia. Namun, apakah KLovers tahu apa itu arti Habib? Secara umum, dan bahkan banyak yang diketahui orang bahwa, arti habib adalah sebuah gelar kehormatan yang ditujukan kepada para keturunan Nabi Muhammad SAW.

Namun, perlu KLovers ketahui bahwa, tidak sebuah yang bergelar habib adalah keturunan Nabi Muhammad SAW. Dan hal itu perlu KLovers ketahui serta pahami. Selain mengetahui penjelasan arti Habib, KLovers juga bisa mengetahui penjelasan asal-usul Habib yang ada di Nusantara.

Untuk itu dilansir dari berbagai sumber, berikut ini penjelasan tentang arti Habib, beserta dengan asal-usulnya, dan juga perbedaan Syarif dan Sayyid. Yuk langsung saja dicek KLovers.

 

1. Penjelasan Arti Habib

Secara bahasa, Habib berasal dari kata habba-yuhibbu yang berarti kesayangan atau orang yang dicintai. Sedangkan secara istilah, Habib adalah nama gelar bagi keturunan Nabi Muhammad SAW yang dicintai oleh Allah SWT.

Namun, tidak semua keturunan Nabi Muhammad SAW disebut Habib ya KLovers. Gelar mulia ini hanya disematkan kepada mereka yang memiliki hubungan nasab dengan putri beliau yang bernama Fatimah Az-zahra. Sehingga, itu harus dijabarkan berdasarkan silsilah terlebih dahulu.

Berdasarkan catatan pertumbuhan yang melakukan pencatatan silsilah para Habib, Ar-Rabithah, ada sekitar 20 juta orang di seluruh dunia yang dapat menyandang gelar ini (disebut muhibbin) dari 114 marga. Dan hanya keturunan laki-laki saja yang berhak menyandang gelar Habib.

Sehingga, secara umum arti Habib merujuk pada orang yang memiliki hubungan nasab dengan Rasulullah SAW melalui garis keturunan Fatimah Az-zahra dan Ali bin Abi Thalib. Begitu dijaganya keturunan Rasulullah sehingga silsilah beliau tidak terputus hingga saat ini.

 

2. Penjelasan Asal Usulnya

Setelah KLovers mengetahui arti Habib, KLovers juga perlu tahu nih, sejarah dari asal-usul gelar Habib tersebut. Asal mulanya terjadi pada masa Habib Umar bin Abdurrahman al-athas shohiburrotib di Hadramaut. Gelar ini juga disematkan kepada para Habib lain yang sebelumnya dipanggil syarif atau imam.

Mereka semua adalah keturunan dari Ahmad bin Isa al-Muhajir yang hijrah dari Irak ke Hadramaut, Yaman. Ketika datang ke Indonesia, masyarakat memanggil mereka dengan sebutan Ulaidi atau Ulaiti. Para Habib ini datang dari Yaman dan menikah dengan perempuan Indonesia. Kemudian, mereka pun disebut sebagai ahwal jama yang artinya paman dari ibu.

Para Habib di Kwitang menjadi salah satu yang disebut sebagai soko guru, yakni sumber pertama atau sanad awal dari ajaran-ajaran agama Islam di Jakarta dan sekitarnya. Saat itu, Habib juga bukan sekedar orang yang mengaku anak keturunan Nabi ya KLovers, melainkan memiliki ilmu agama yang dalam dan luas.

Dan dari situlah, ilmunya kemudian berkembang menjadi ribuan majelis taklim, madrasah, pesantren serta masjid. Dari wilayah Jakarta, hingga akhirnya meluas ke seluruh wilayah yang ada di Indonesia.

 

3. Perbedaan Syarif dan Sayyid

Tadi, sebelumnya kita bahas bahwa, ada gelar Habib yang bukan keturunan dari Nabi Muhammad SAW. Mengapa bisa begitu? Nah, untuk memastikan hal tersebut, ini bisa dilihat dari sebutan Syarif dan Sayyid. Apa itu Syarif dan Sayyid?

Syarif atau syarifah adalah keturunan Nabi Muhammad SAW dari jalur Hasan. Sedangkan Sayyid atau Sayyidah adalah keturunan Nabi Muhammad SAW dari jalur Husein. Hasan dan Husein adalah anak dari Ali bin Abu Tholib yang menikah dengan putri Nabi Muhammad, Fatimah.

Sehingga, gelar ini tidak bisa diambil dan diberikan kesembarang orang ya KLovers. Karena saat ini, sering kali kata panggilan Habib disematkan kepada seorang sayyid dan menjadi panggilan keseharian. Bukan lagi untuk panggilan ulama yang berilmu serta menjadi tokoh yang dicintai, dan berakhlak mulia.

Secara ringkasnya, untuk keturunan Nabi Muhammad SAW yang sudah memiliki ilmu agama yang tinggi, memiliki akhlak mulia, serta di hormati dan dicintai karena menjadi tokoh, itu bisa disebut dengan gelar Habib. Namun, bila keturunan Nabi Muhammad SAW tetapi bukan ahli ilmu atau tokoh yang dituakan atau dihormati, berarti dia seorang sayyid, dan belum sampai pada tingkatan seorang Habib.

Dan perlu diingat bahwa, para Habib adalah sosok terpilih yang menyandang gelar mulia dari Allah SWT. Mereka manusia biasa dan bisa saja berbuat salah atau dosa. Namun, harus tetap diingat bahwa mereka merupakan duriyyah Nabi Muhammad SAW.

Itulah penjelasan tentang arti Habib yang bisa KLovers ketahui serta pahami. Bukan hanya arti Habib saja, namun KLovers juga bisa mengetahui asal-usul Habib di Nusantara serta penjelasan tentang Syarif dan Sayyid.

 

(kpl/gen/dhm)



MORE STORIES




REKOMENDASI