Arti Kata Tradisional Beserta Contoh Penggunaannya

Kamis, 09 September 2021 14:55 Penulis: Dhia Amira
Arti Kata Tradisional Beserta Contoh Penggunaannya
Ilustrasi (credit: Pixabay)


Kapanlagi Plus - Kata tradisional menjadi sebuah kata yang sering digunakan, sehingga banyak yang mengetahui apa itu tradisional. Namun apakah kalian tahu arti kata tradisional yang sebenarnya? Tradisional bukan hanya terlihat dalam bentuk saja, seperti makanan, tempat, ataupun pakaian. Namun arti kata tradisional sendiri bisa menjadi bentuk ungkapan sikap dan juga cara seseorang loh.

Selain pengertian kata tradisional secara umum, kalian juga bisa mengetahui arti kata tradisional menurut para ahli. Selain itu, kalian juga bisa mengetahui bagaimana contoh penggunaan kata tradisional yang tepat. Untuk itu dilansir dari berbagai sumber, berikut ada arti kata tradisional secara umum maupun dari para ahli, beserta dengan contoh penggunaannya. Yuk langsung saja dicek KLovers.

 

1. Pengertian Tradisional

Untuk arti kata tradisional yang pertama yaitu, ada arti kata tradisional secara umum. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata tradisional adalah sikap dan cara berpikir serta bertindak yang selalu berpegang teguh pada norma dan adat kebiasaan yang ada secara turun-temurun.

Jika dijelaskan lebih lanjut, kata tradisional dapat dijelaskan dalam pendekatan sosiologi. Secara sosiologis, tradisional adalah seseorang atau kelompok masyarakat yang memiliki hubungan dekat dengan tradisi yang menjunjung tinggi ajaran leluhurnya, serta memegang teguh adat istiadatnya.

 

2. Pengertian Tradisional dari Para Ahli

Setelah mengetahui arti kata tradisional secara umum, ada pula pengertian dan arti kata tradisional menurut para ahli. Dan berikut beberapa arti kata tradisional menurut para ahli tersebut:

1. Tradisional adalah rumusan, cara atau konsep yang pertama kali lahir yang dipergunakan oleh banyak orang di masanya. (Imtima: 2007)

2. Definisi tradisional adalah segala sesuatu yang diwarisi manusia dari orang tuanya, baik itu jabatan, harta pusaka maupun keningratan. (M Abed Al Jabiri: 2000)

3. Pengertian tradisional dalam sosiologi adalah individu ataupun kelompok masyarakat yang memiliki hubungan yang dekat dengan tradisi, yang menjunjung tinggi ajaran leluhur serta memegang teguh nilai adat istiadatnya. (Zainun: 2015)

4. Tradisi dibagi menjadi dua, yaitu tradisi besar adalah suatu tradisi mereka sendiri, dan suka berpikir dan dengan sendiri mencakup jumlah orang yang relative sedikit. Sedangkan tradisi kecil adalah suatu tradisi yang berasal dari mayoritas orang yang tidak pernah memikirkan secara mendalam pada tradisi yang mereka miliki. Sehingga mereka tidak pernah mengetahui seperti apa kebiasaan masyarakat dulu, karena mereka kurang peduli dengan budaya mereka. (R. Redfield: 2017)

5. Pengertian Tradisi adalah lembaga baru di dandani dengan daya pikat kekunoan yang menentang zaman tetapi menjadi ciptaan mengagumkan. (Cannadine: 2010)

6. Pengertian tradisi dilihat dari aspek benda materialnya ialah benda material yang menunjukkan dan mengingatkan kaitan khususnya dengan kehidupan masa lalu. Dimana masyarakat dulu mempercayai adanya benda-benda yang dapat melindungi mereka dari malapetaka. (Cannadine: 2010)

3. Fungsi Tradisional

Kemudian ada pula fungsi dari tradisional. Ya, menurut Soerjono Soekanto ada 3 fungsi tradisional. dan berikut ketiga fungsi tradisional yang dapat kalian ketahui:

1. Untuk fungsi tradisional yang pertama yaitu, berfungsi sebagai penyedia fragmen warisan historis yang kita pandang bermanfaat. Tradisi yang seperti onggokan gagasan dan material yang dapat digunakan orang dalam tindakan kini dan untuk membangun masa depan berdasarkan pengalaman masa lalu. Contohnya seperti, tradisi kepahlawanan, orang suci, nabi, dan masih banyak lagi.

2. Kemudian fungsi tradisional yang kedua yaitu untuk memberikan legitimasi terhadap pandangan hidup, keyakinan, pranata dan aturan yang sudah ada. Semuanya ini memerlukan pembenaran agar dapat mengikat anggotanya. Contohnya ada wewenang seorang raja yang disahkan oleh tradisi dari seluruh dinasti terdahulu.

3. Dan fungsi tradisional yang terakhir yaitu membantu menyediakan tempat pelarian dari keluhan, ketidakpuasan, dan kekecewaan kehidupan modern. Tradisi yang mengesankan masa lalu yang lebih bahagia menyediakan sumber pengganti kebanggaan bila masyarakat berada dalam kritis.

 

4. Contoh Penggunaan Kata Tradisional

Dan yang terakhir yaitu ada contoh penggunaan kata tradisional yang tepat. Berikut beberapa contoh penggunaan kata tradisional tersebut:

1. Permintaan obat tradisional ini cenderung meningkat.

2. Kabuki adalah salah satu seni pertunjukan tradisional Jepang.

3. Wayang merupakan seni tradisional yang masih digemari masyarakat.

4. Rupanya ada koki mahir di kapal penangkap ikan tradisional ini.

5. Muncul pemahaman dari metode berpikir tradisional menjadi rasional.

6. Jenis kesenian tradisional yang digemari.

7. Apakah kalian tahu bahwa salah satu juara sumo, semacam gulat tradisional Jepang, adalah orang Amerika?

8. Produk Thailand yang sangat terkenal adalah kerajinan dan karya desainer, baik gaya tradisional maupun kontemporer.

9. Masyarakat desa tradisional di Bangli bagian utara ini hidupnya sangat tergantung dari sistem pertanian lahan kering.

10. Karya-karyanya terutama berhubungan dengan kesusastraan Hindu (Ramayana dan Mahabharata) dan sastra tradisional Indonesia, terutama dari sastra Jawa dan Sunda.

Itulah arti kata tradisional secara umum dan menurut para ahli, beserta dengan fungsi dan contoh penggunaan kata tradisional dengan baik dan tepat.

 

(kpl/gen/dhm)



MORE STORIES




REKOMENDASI