Bunuh Presenter TVRI Kendari, Pelaku Kabur dan Tinggalkan Korban Jatuh ke Selokan

Senin, 22 Juli 2019 15:50 Penulis: Galuh Esti Nugraini
Bunuh Presenter TVRI Kendari, Pelaku Kabur dan Tinggalkan Korban Jatuh ke Selokan
Abu Saila (Liputan6.com/Ahmad Akbar Fua)


Kapanlagi Plus - Kasus pembunuhan yang terjadi di Kendari masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Ya, pembunuhan yang menewaskan Abu Saila seorang presenter TVRI Kendari. Pelaku kini sudah tertangkap dan diinterogasi.

Dari kesaksiannya, korban sempat melarikan diri saat dibunuh. Namun sayang, keadaannya yang tak stabil membuatnya terjatuh ke dalam selokan. Melihat hal tersebut, pelaku yang bernama Achfi Suhasim ini membiarkannya begitu saja.

"Lari ke situ (selokan), langsung jatuh. Iya (saya tinggalkan)," ungkap Achfi.

1. Sempat Teriak

Rupanya Abu Saila masih sadarkan diri. Dengan tenaga yang masih ia punya, Abu Saila berteriak minta tolong. Sementara pelaku yang langsung kabur itu sempat mendengar teriakan korban.

"(Korban) sempat (teriak). Teriak minta tolong.

Pembunuhan yang terjadi itu, diakui pelaku benar adanya. Ia membunuh temannya itu dalam keadaan sadar. "Sadar (tidak mabuk) saat itu.

Ya, antara pelaku dengan korban memang telah saling kenal. Bahkan keduanya berteman selama setahun lebih.

2. Motif Pembunuhan Terungkap

Lalu apa motif pembunuhan yang dilakukan oleh Achfi Suhasim? Sudah berteman lama mengapa ia tega membunuh Abu Saila? Akhirnya semua pun terungkap.

Ya, pelaku mengaku sering dilecehkan oleh korban. Karena sudah terlalu sering dilecehkan, ia pun berniat menghabisi. Dengan menggunakan badik, ia menikam korban.

Rasa dendam itu pun makin besar hingga ia nekat juga menusuk korban. Sebuah informasi juga didapatkan, bahwa korban sempat meminta sesuatu pada korban di dalam mobil.

"Intinya dilecehkan, masak kalian tidak tahu," jelas Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi.

3. Jasad Ditemukan

Jasad Abu Saila ditemukan oleh warga bernama Haryana, awalnya ia ingin menyiram tanaman namun malah melihat korban sudah tewas di selokan. Langsung saja ia melapor pada RT.

"Saya lapor pak RT, kemudian pak RT kontak polisi," ungkap Haryana.

Kepolisian pun langsung bertindak. Korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Utara. Terungkap jika ada belasan luka dalam tubuh korban.

"Ada belasan luka tusukan oleh badik, saat ini korban yang bekerja sebagai ASN sudah bawa ke rumah sakit," tutup AKBP Jemi Junaidi.

(kpl/gen)



MORE STORIES




REKOMENDASI