Busana Pernikahan Sulawesi Selatan, Cantiknya!

Kamis, 08 Februari 2018 08:39 Penulis: Zaki Mursidan Baldan
Busana Pernikahan Sulawesi Selatan, Cantiknya!
(c) shutterstock

Kapanlagi Plus - Populer itu bukan hanya soal dimintai tanda tangan. Terkadang ada pula keinginan dari orang lain agar kamu menjadi bagian dari keluarga. Tak terkecuali Nurdin Halid, pentolan Partai Golkar ini sudah malang-melintang di dunia perpolitikan Indonesia. Bahkan kini NH sedang mencalonkan diri untuk menjadi Gubernur Sulawesi Selatan, berpasangan dengan Aziz Qahhar Mudzakkar untuk Pilkada 2018 mendatang.

Suatu kali, pria yang akrab dipanggil NH ini mendapatkan undangan pernikahan di Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Kehadirannya bukan hanya sebagai undangan, tapi juga diajak untuk menjadi saksi bagi pernikahan A. Arfan Basmin Mattayang, putra dari Basmin Mattayang, Ketua AMPI Luwu, yang bersanding dengan Armila Putri Pawennari. Arfan bukanlah orang asing bagi NH. Ia adalah sahabat putranya, Andi Nurhaldin Halid.

(c) instagram.com/nh_nurdinhalid(c) instagram.com/nh_nurdinhalid

Karena ia juga bersahabat dengan Basmin Mattayang, Nurdin Halid pun tak melewatkan kesempatan untuk dipercaya sebagai saksi pernikahan Arfan Mattayang. Nggak hanya tentang kisah persahabatan, salah satu yang mencuri perhatian dalam pesta pernikahan itu adalah busana adat yang dikenakan Nurdin Halid, pengantin, serta kerabat-kerabat.

Baju Bodo, itulah nama busana tradisional untuk pernikahan di Sulawesi Selatan. Pakaian ini dikenakan oleh empat suku yang mendiami provinsi tersebut, yaitu Makassar, Bugis, Mandar, dan Toraja. Keunikan baju ini adalah terbuat dari serat nanas dengan warna-warna kain yang ceria.

Sebagai pelengkapnya, Baju Bodo biasanya dipasangkan dengan kain sarung. Orang Bugis Bone menyebutnya sebagai Lipa'. Tentu saja, masing-masing suku memiliki cara tersendiri dalam membuat dan mengenakan Baju Bodo dan Lipa', yang memberikan kekayaan budaya bagi Indonesia.

(kpl/zki)



MORE STORIES




REKOMENDASI