Cara Menyimpan Kue Nastar, Tetap Lezat dan Bebas Jamur Hingga 6 Bulan

Penulis: Shaheen Fadhiya Hannanah

Diterbitkan:

Cara Menyimpan Kue Nastar, Tetap Lezat dan Bebas Jamur Hingga 6 Bulan
Intip cara menyimpan nastar agar awet hingga 6 bulan berikut

Kapanlagi.com - Nastar, kue kering yang selalu menjadi primadona saat Lebaran, sering kali menghadapi masalah seperti berjamur atau tengik jika tidak disimpan dengan cara yang tepat. Apa sih penyebabnya? Salah satunya adalah kandungan air dalam selai nanas, ditambah dengan faktor lingkungan seperti udara lembap dan paparan sinar matahari yang langsung.

Namun, jangan khawatir! Kapanlagi.com telah merangkum informasi menarik dari akun YouTube Diana Rahma pada Selasa, (25/3/2025). Artikel ini akan membagikan tips jitu untuk menyimpan nastar agar tetap awet hingga 6 bulan tanpa mengorbankan rasa dan teksturnya. Yuk, simak panduan lengkapnya untuk menjaga nastar kesayanganmu tetap lezat dan siap dinikmati kapan saja!

1. Kenapa Nastar Mudah Berjamur dan Tengik?

Kandungan air dalam selai nanas ternyata menjadi biang kerok nastar cepat berjamur. Jika selai nanas terlalu basah dan tidak disimpan dengan cara yang benar, jamur pun akan dengan cepat menjadikan nastar sebagai rumahnya.

Ditambah lagi, udara lembap dan proses oksidasi bahan-bahan nastar bisa mempercepat kerusakan. Kesalahan sederhana seperti menyimpan nastar dalam wadah yang tidak kedap udara dapat memperburuk keadaan.

Apalagi, jika nastar terpapar udara dan sinar matahari langsung, lemak dalam nastar akan mengalami oksidasi lebih cepat, dan hasilnya? Aroma tengik yang tidak sedap!

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami faktor-faktor yang menyebabkan nastar cepat berjamur dan tengik, sehingga kita bisa mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat demi menjaga kelezatan nastar kesayangan.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

2. Bahan-Bahan Berkualitas untuk Nastar yang Tahan Lama

Untuk menciptakan nastar yang tidak hanya lezat tetapi juga awet, pemilihan bahan menjadi kunci utama. Tepung dan mentega berkualitas tinggi sangat berpengaruh terhadap ketahanan kue ini, sehingga pastikan Anda memilih yang terbaik agar nastar tetap nikmat meski disimpan dalam waktu lama.

Selain itu, memilih selai nanas yang lebih kering juga sangat krusial untuk mencegah munculnya jamur, karena selai yang terlalu basah dapat membuat nastar lebih mudah rusak. "Mungkin bisa meng-upgrade kualitas bahan-bahannya, supaya tetap bisa menjaga aroma dan rasanya," saran YouTuber Diana Rahma.

Dengan perhatian pada pemilihan bahan, nastar yang dihasilkan tidak hanya akan tahan lama, tetapi juga menggugah selera saat disantap.

3. Langkah-Langkah Menyimpan Nastar Agar Awet 6 Bulan

Ingin menjaga kelezatan nastar Anda tetap terjaga? Simak tips berikut!

  1. Pertama, pastikan nastar yang baru dipanggang sudah benar-benar dingin sebelum Anda menyimpannya.
  2. Selanjutnya, bungkus setiap nastar dengan plastik kecil agar tetap segar dan tidak saling menempel.
  3. Terakhir, simpan dalam wadah yang bersih dan kering, karena kebersihan wadah sangat berpengaruh pada kualitas nastar Anda.

4. Kemas Setiap Nastar Satu Per Satu dengan Plastik Kecil

Proses pengemasan yang cermat ini berfungsi mencegah udara masuk dan menjaga kelembapan tetap terjaga di dalam wadah. Setelah itu, masukkan nastar ke dalam toples kedap udara untuk memastikan kue lezat ini tetap terlindungi dengan sempurna.

5. Simpan Nastar di Wadah yang Bersih dan Kering

Jangan sembarangan memilih wadah untuk menyimpan nastar kesayanganmu! Hindari wadah yang pernah dipakai untuk menyimpan makanan lain, terutama yang memiliki aroma menyengat. Pastikan wadah tersebut kedap udara agar nastar tetap terjaga kesegarannya dan bisa dinikmati lebih lama!

6. Suhu Ruang vs Kulkas, Mana yang Lebih Baik?

Banyak orang percaya bahwa menyimpan nastar di dalam kulkas adalah trik jitu untuk menjaga keawetannya, namun ternyata anggapan itu keliru! Menurut Diana Rahma, nastar justru lebih baik disimpan di suhu ruang dalam toples tertutup agar tetap lembut dan nikmat saat disantap. Menyimpan nastar di kulkas bisa membuat teksturnya menjadi keras, loh!

Jika Anda terpaksa menyimpannya di kulkas, pastikan menggunakan wadah kedap udara, tetapi sebaiknya hindari cara ini demi cita rasa yang optimal. Dengan penyimpanan yang tepat di suhu ruang, nastar bisa bertahan hingga 6 bulan tanpa kehilangan kelezatannya!

7. Pengaruh Waktu Penyimpanan terhadap Rasa dan Tekstur Nastar

Setelah dua bulan disimpan, nastar masih tampak segar dan bebas dari jamur, meski aroma wangi kue panggangnya mulai memudar. Diana Rahma menjelaskan, "Di bulan keenam, meski jamur tak muncul, kulit nastar mulai sedikit lembek."

Setelah lima bulan, meskipun nastar tetap aman untuk dimakan, rasanya mungkin tak semenyenangkan saat baru dibuat, dengan nuansa asin yang lebih dominan akibat margarinnya yang semakin pekat. Dengan memperhatikan waktu penyimpanan, Anda bisa meramalkan kondisi nastar dan memastikan kue kesayangan ini tetap layak dinikmati!

8. Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menyimpan Nastar

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan saat menyimpan nastar adalah membuka toples terlalu sering, yang membuat kue lezat ini terpapar udara lembap dan cepat melempem.

Tak hanya itu, memilih wadah yang tidak kedap udara juga bisa berakibat fatal bagi kesegaran nastar. Sebelum menyimpan, pastikan wadah dalam kondisi prima dan selai nanas yang digunakan sudah cukup kering; selai yang terlalu basah bisa menjadi sarang jamur yang merusak.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, Anda dapat memperpanjang masa simpan nastar dan menjaga kenikmatannya tetap terjaga!

9. Cara Mengetahui Nastar Sudah Tidak Layak Makan

Sebelum menikmati nastar yang manis dan lezat, ada baiknya kita memperhatikan beberapa tanda yang bisa mengindikasikan nastar tersebut sudah basi. Jika tercium bau tengik, atau rasanya terasa pahit dan terlalu asin, segeralah waspada.

Diana Rahma mengingatkan, "Apabila Anda menemukan bercak putih atau jamur di permukaan nastar, lebih baik tinggalkan saja!" Memeriksa kondisi nastar sebelum disantap adalah langkah penting untuk memastikan keamanannya dan menjaga kenikmatannya.

Jadi, jika ada tanda-tanda kerusakan, jangan ragu untuk menghindarinya demi kesehatan dan kepuasan Anda!

10. Bisakah Nastar Bertahan Lebih dari 6 Bulan?

Nastar, kue kering yang menjadi favorit banyak orang, ternyata bisa bertahan hingga lebih dari enam bulan jika disimpan dengan cara yang tepat dan menggunakan bahan berkualitas. Meski demikian, seiring berjalannya waktu, tekstur dan rasa nastar mungkin akan mengalami sedikit perubahan, terutama aroma khasnya yang perlahan memudar.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan kualitas bahan dan teknik penyimpanan yang tepat agar nastar tetap enak dinikmati dalam waktu yang lebih lama. Dengan langkah yang benar, Anda bisa terus merasakan kenikmatan nastar tanpa kehilangan cita rasa yang menggoda!

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

(kpl/sfh)