Dunia Tengah Siaga, Virus Corona Terbukti Menular Antar Manusia dan Ratusan Orang Sudah Terjangkit

Kamis, 23 Januari 2020 15:15 Penulis: Galuh Esti Nugraini
Dunia Tengah Siaga, Virus Corona Terbukti Menular Antar Manusia dan Ratusan Orang Sudah Terjangkit
Ilustrasi © Shutterstock.com


Kapanlagi Plus - China kini tengah terjangkit virus corona, wabah yang mirip dengan SARS. Bahkan sudah lebih dari 200 orang didiagnosis virus tersebut hingga ada 3 orang yang meninggal. Ahli kesehatan pun menyebut jika virus corona bisa menular antar manusia.

"Jelas bahwa setidaknya ada beberapa penularan dari manusia ke manusia dari bukti yang kami miliki, tetapi kami tidak memiliki bukti jelas yang menunjukkan bahwa virus telah memperoleh kapasitas untuk menularkan di antara manusia dengan mudah," ungkap Dr Takeshi Kasai, direktur regional WHO untuk pasifik barat, dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg TV.

"Kami membutuhkan lebih banyak informasi untuk menganalisa itu," lanjutnya.

Kasus ini melonjak cepat selama akhir tahun di China, terlebih di daerah Wuhan sebagai pusat wabah. Hal itu terlihat dari meningkatnya pengujian virus baru dengan orang-orang yang miliki gejala seperti demam dan batuk.

 

1. Semua Negara Waspada

Dengan penyebaran virus corona yang makin cepat, semua negara pun bersiaga. Banyak negara yang sudah lakukan upaya screening, apalagi jelang peringatan tahun baru China, seperti di bandara internasional New York, Los Angeles, dan San Francisco.

Di Wuhan sendiri penanganan juga sudah dilakukan. Petugas layanan kesehatan sudah disebar di 11 juta kota. Pengecekan pun dilakukan dengan ketat terhadap orang-orang yang naik pesawat dan kereta api.

2. Berevolusi dan Menginfeksi Manusia

Virus corona termasuk keluarga besar virus yang menyebabkan sakit pada manusia. Menurut CDC, virus ini ditularkan oleh hewan seperti unta, kucing, dan kelelawar. Meski virus ini termasuk langka, namun dapat berevolusi dan menginfeksi manusia.

Selain di China, virus corona sudah menyebar ke Jepang dan Thailand. Thailand sendiri juga melaporkan adanya 2 kasus ini pekan lalu. Sedangkan Jepang, terdapat satu kasus. Diketahui jika semua yang terkena kasus tersebut semua tinggal di Wuhan atau menghabiskan waktu di sana.

3. Rumah Sakit Indonesia

Di Indonesia sendiri, beberapa rumah sakit juga telah bersiap menghadapi seperti di Rumah Sakit Hasan Bandung. Rumah sakit tersebut telah memiliki tim dokter penanggulangan infeksi menular khusus seperti flu burung, flu babi, dan flu Singapura dan ada pula ruang isolasi.

"Jadi orang-orang yang patut dicurigai kalau misalnya orang dengan keluhan demam. Nah, walaupun tidak semua demam, karena pada anak-anak kecil, pada orang tua, pada orang yang sistem imunnya berkurang, belum tentu ada demam. Kemudian ada batuk, ada sesak napas dan ada riwayat dalam dua minggu ini pernah dari Wuhan, itu hati-hati. Mungkin jangan-jangan itu penyebabnya novan corona virus 2019 Wuhan Cina ini," kata Primal seperti dilansir Liputan6.com.

4. Cara Menular

Meski diketahui virus ini berasal dari hewan, namun belum diketahui perpindahannya dari hewan sebagai inang ke tubuh manusia.

"Kalau corona yang lain seperti SARS, itu bisa tertular dari batuk, dahak dan percikan air ludah hewan atau kontak langsung dari hewannya. Yang ini, kita belum tahu persis bagaimana proses penyebarannya," jelas Primal.

Virus ini hampir mirip dengan SARS dan MERS, seperti yang terlihat dari gejala demam yang tinggi, batuk dan sampai alami sesak napas.

(kpl/gen)



MORE STORIES




REKOMENDASI