Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Tampak di Kulit, Jangan Diabaikan

Penulis: Shani Ramadhan Rasyid

Diperbarui: Diterbitkan:

Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Tampak di Kulit, Jangan Diabaikan
Ilustrasi gatal (credit: Freepik)

Kapanlagi.com - Penyakit ginjal sering kali dijuluki sebagai "penyakit diam-diam" karena gejalanya yang sulit dikenali di awal. Banyak orang baru menyadari bahwa ada masalah ketika kondisi ginjal mereka sudah berada di tahap yang lebih serius. Padahal, deteksi dini sangat penting untuk memperlambat perkembangan penyakit ini dan meningkatkan peluang kesembuhan.

Ketika fungsi ginjal terganggu, berbagai komplikasi kesehatan dapat muncul jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk mengenali tanda-tanda awal penyakit ginjal. Salah satu indikator yang bisa dilihat adalah perubahan pada kondisi kulit.

Lalu, bagaimana cara mendeteksi penyakit ginjal hanya melalui kondisi kulit? Simak informasi lengkapnya yang dirangkum oleh Kapanlagi.com pada Selasa (7/1).

1. Penyebab Penyakit Ginjal: dari Hipertensi sampai Diabetes

Penyakit ginjal, seperti yang diungkapkan oleh Siloam Hospitals, dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang mengganggu kemampuan organ penting ini dalam menyaring darah dan menjaga keseimbangan cairan serta mineral dalam tubuh kita.

Salah satu penyebab utama adalah hipertensi, yang memberikan tekanan berlebih pada pembuluh darah ginjal, mempercepat proses kerusakan jaringan ginjal. Tak kalah berbahaya, diabetes juga berperan besar dalam merusak ginjal, karena tingginya kadar gula darah memaksa organ ini bekerja lebih keras, sehingga filter ginjal pun perlahan-lahan mengalami kerusakan.

Selain itu, bertambahnya usia juga meningkatkan risiko penyakit ini, terutama bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun, di mana fungsi ginjal cenderung menurun seiring waktu. Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti jamu yang mengandung kortikosteroid dan minuman berenergi berbahaya, juga dapat berkontribusi pada kerusakan ginjal jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mewaspadai faktor-faktor risiko ini demi menjaga kesehatan ginjal sejak dini.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

2. Gejala Awal Penyakit Ginjal: Mulanya Sering Mual

Penyakit ginjal pada tahap awal sering kali bersembunyi tanpa gejala mencolok, membuat banyak orang tidak menyadari bahaya yang mengintai. Salah satu tanda yang umum namun sering diabaikan adalah rasa mual yang muncul akibat penumpukan racun dalam tubuh, seiring menurunnya fungsi ginjal.

Kelelahan yang tak kunjung hilang juga bisa menjadi sinyal bahaya, mengingat anemia yang disebabkan oleh berkurangnya produksi hormon eritropoietin di ginjal. Tak hanya itu, sesak napas pun bisa menyusup akibat akumulasi cairan di paru-paru, mengganggu proses pernapasan.

Dan jangan lupakan tekanan darah yang tiba-tiba melonjak; ginjal yang bermasalah gagal mengatur keseimbangan cairan dan natrium, memicu hipertensi yang bisa memperburuk kerusakan ginjal jika dibiarkan.

3. Tanda-Tanda Penyakit Ginjal dari Kondisi Kulit: Kondisinya Kering dan Gatal

Perubahan pada kulit bisa jadi sinyal awal adanya masalah pada ginjal yang sering kali luput dari perhatian kita. Ketika kulit mulai terasa kering dan gatal, itu bisa jadi pertanda ketidakseimbangan mineral akibat gangguan fungsi ginjal. Ginjal yang tidak mampu menyaring racun dengan optimal menyebabkan penumpukan zat sisa yang bisa mengiritasi kulit.

Tak hanya itu, beberapa orang mungkin juga menyadari bahwa warna kulit mereka menjadi lebih kusam atau keabuan, tanda bahwa tubuh kesulitan membuang limbah secara alami.

Bahkan, jika kulit tampak bengkak atau muncul ruam merah, itu bisa menjadi gejala yang perlu diwaspadai, karena pembengkakan tersebut biasanya disebabkan oleh retensi cairan yang tak bisa dikeluarkan, terutama di area wajah dan tungkai bawah.

4. Gejala pada Sistem Ekskresi

Perubahan dalam kebiasaan buang air kecil bisa jadi sinyal awal bahwa ginjal kita sedang bermasalah. Jika frekuensi buang air kecil meningkat, terutama di malam hari, itu bisa jadi pertanda bahwa ginjal tidak berfungsi dengan baik dalam menyaring limbah.

Urine berbusa? Waspadai, karena itu bisa menunjukkan adanya protein yang bocor, menandakan kerusakan pada sistem penyaringan ginjal. Lebih serius lagi, jika urine terlihat kemerahan atau mengandung darah, segera cari pertolongan medis!

Tak hanya itu, beberapa orang juga mungkin merasakan nyeri atau tekanan saat berkemih, yang bisa jadi indikasi infeksi atau peradangan ginjal yang mulai mengintai. Jaga kesehatan ginjal Anda, karena mereka adalah pahlawan tak terlihat dalam tubuh kita!

5. Pencegahan dan Pengobatan Dini

Mencegah penyakit ginjal bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana namun penuh konsistensi! Mulailah dengan menjaga tekanan darah dan kadar gula tetap stabil melalui pola makan sehat dan rutin berolahraga. Jangan lupakan pentingnya mengonsumsi air putih yang cukup, karena ini membantu ginjal membuang limbah dengan efisien.

Bagi Anda yang memiliki riwayat hipertensi atau diabetes, pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat dianjurkan untuk mendeteksi masalah ginjal sejak dini. Jika gejala mulai muncul, segera konsultasikan dengan dokter untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan memulai pengobatan yang tepat.

Pengobatan awal biasanya meliputi pengelolaan tekanan darah dengan obat antihipertensi, pengendalian kadar gula darah, serta suplemen untuk menyeimbangkan mineral dan cairan dalam tubuh.

6. Apa tanda-tanda awal penyakit ginjal yang terlihat di kulit?

Kulit yang kering, gatal, dan tampak kusam bisa jadi pertanda awal adanya masalah pada fungsi ginjal kita.

7. Apakah sering buang air kecil bisa menjadi tanda penyakit ginjal?

Tentu saja, terutama jika kejadian tersebut terjadi di malam hari atau disertai dengan perubahan warna dan tekstur urine yang mencolok.

8. Bagaimana cara mencegah penyakit ginjal sejak dini?

Menjaga kesehatan tubuh bukanlah hal yang sepele; langkah-langkah sederhana seperti mengontrol tekanan darah, menjaga kadar gula tetap stabil, dan memastikan tubuh terhidrasi dengan baik adalah kunci utama untuk mencegah berbagai penyakit.

9. Apa gejala yang harus diwaspadai selain perubahan pada kulit?

Gejala yang sering dialami seperti mual, kelelahan, sesak napas, serta pembengkakan yang muncul pada kaki atau wajah bisa menjadi tanda-tanda yang tidak boleh diabaikan.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

(kpl/srr)