Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Kabar duka datang dari industri musik tanah air Indonesia, sang legenda Didi Kempot menghembuskan napas terakhirnya pada hari ini (05/05/20) di rumah sakit Kasih Ibu Surakarta. Hal ini tentu saja membuat masyarakat Indonesia, khususnya para penggemar merasa terkejut dengan meninggalnya secara mendadak sang legenda tanpa adanya penyakit keras dan juga keluhan.
Kabar kelelahan yang menjadi faktor utama kematian sang legenda Didi Kempot ini disampaikan oleh kakak kandung dari Didi Kempot, yaitu Lilik yang mengatakan bahwa, sebelum meninggal dunia, Didi Kempot sempat merasa kelelahan. Hal tersebut karena kesibukan yang ia jalani belakangan ini. Didi Kempot juga berkata bahwa ia merasa badannya tidak enak akhir-akhir ini.
Melihat hal tersebut, tentu kelelahan bukanlah hal yang dapat dianggap sepele. Penyakit dapat timbul akibat kelelahan, seperti gagal jantung dan lain sebagainya. Untuk itu dilansir dari berbagai sumber, inilah 7 penyakit akibat kelelahan yang wajib kamu ketahui.
Advertisement
credit: Pixabay
Penyakit akibat kelelahan yang pertama yaitu infeksi virus. Infeksi virus dapat terjadi bila kita mengalami kelelahan dalam tubuh. Bila kita mengalami kelelahan maka daya tahan pada tubuh akan berkurang dan hal tersebut dapat membuat tubuh dengan mudah terserang virus penyebab penyakit. Dan tentu saja hal itu dapat menginfeksi pada sel-sel di dalam tubuh.
Berbagai gejala yang dapat dirasakan saat kita mengalami infeksi virus, antara lain demam, nyeri otot, dan infeksi tenggorokan atau infeksi pernafasan. Untuk menghilangkan infeksi virus pada tubuh kita hanya perlu meningkatkan imun di dalam tubuh. Dan imun ini akan dapat melawan virus pada tubuh bila kita hidup dengan pola sehat. Pola hidup sehat tersebut seperti istirahat yang cukup, jangan sampai kelelahan dan makan makanan yang bergizi seimbang.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
credit: Pixabay
Penyakit akibat kelelahan selanjutnya yaitu kita dapat mengalami diabetes. Hal tersebut karena bila tubuh dalam kondisi kelelahan maka gula darah tak dapat diatur dengan baik, dan akan sering merasa kelelahan walaupun gula darah yang dikonsumsi telah cukup. Bila gula darah di dalam tubuh tak dapat dikontrol dengan baik, maka diabetes akan muncul. Dan tentu saja hal tersebut tidak akan sehat.
Bukan hanya itu saja, kelelahan juga dapat merubah pola makan dan juga tidur kita. Pola hidup yang tidak sehat dan mengonsumsi sesuatu yang salah serta berlebihan akan dapat memperparah gula darah dalam tubuh.
Advertisement
credit: Pixabay
Jantung merupakan sebuah penyakit yang sangat berbahaya, dan akan menyerang kapan saja kepada manusia. Tidak mengenal umur dan juga kesehatan di dalam tubuh. Jantung masih masuk dalam penyakit yang mematikan nomor satu di dunia, jantung dapat mengambil nyawa seseorang hanya dalam persekian detik saja.
Penyakit jantung sendiri terjadi akibat sumbatan yang terjadi pada pembuluh darah di jantung. Dan sumbatan tersebut diakibatkan oleh plak aterosklerosis, yaitu plak yang diakibatkan oleh berbagai faktor, dan salah satunya yaitu diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolestrol. Tentu saja, diabetes dapat terjadi akibat kelelahan, dan kelelahan juga dapat memperburuk plak aterosklerosis ini.
Bila plak aterosklerosis ini pecah, maka akan menyumbat pembuluh darah dan dapat mengalami serangan jantung dengan mendadak. Untuk itu, terlalu kelelahan juga tidak baik untuk tubuh. Maka dari itu jaga kesehatan dan jangan terlalu dipaksakan.
credit: Pixabay
Penyakit akibat kelelahan yang selanjutnya yaitu anemia. Bila kita mengalami kelelahan, maka bisa jadi kita juga akan mengalami anemia atau kekurangan darah yang akan membuat pusing serta pingsan. Anemia sendiri merupakan keadaan di mana sel darah merah berada pada nilai tidak normal atau sangat rendah sekali nilainya. Anemia juga terjadi akibat kita kurang dalam memperhatikan asupan gizi bagi tubuh, terutama zat besi yang dapat memberikan asupan darah merah yang cukup pada tubuh.
Pola makan yang tidak sehat dan kurang mengonsumsi sesuatu gizi dapat mempengaruhi seseorang kekurangan zat besi. Ada baiknya bagi kalian yang sibuk, untuk tetap melihat pola makan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti, daging, ikan dan juga telur.
credit: Pixabay
Depresi juga bisa masuk dalam penyakit akibat kelelahan yang dapat kita rasakan. Kita tahu bahwa terlalu kelelahan dapat menimbulkan depresi di dalam tubuh. Depresi merupakan gangguan pada otak yang bisa membuat keadaan mood menjadi sangat buruk, selain itu juga dapat kehilangan nafsu makan, sulit berkonsentrasi, serta dapat mengalami kesedihan yang amat mendalam.
Menurut Dr. Maurizio Fava, yaitu seorang Direktur Program Penelitian Klinis di Rumah Sakit Umum Massachusetts Boston mengatakan bahwa, penderita depresi seringkali memiliki tahapan tidur yang tidak restoratif. Dan tahapan tidur tersebut terjadi akibat rutinitas berlebihan yang dilakukan dan menyebabkan kelelahan yang parah. Tentu saja hal ini dapat menimbulkan depresi pada seseorang.
Sangat sulit mengetahui apakah seseorang yang kelelahan juga mengalami depresi atau tidak. Tapi satu hal yang pasti, orang kelelahan yang mengalami depresi diikuti dengan gejala lain. Dan gejala tersebut adalah, sedih, putus asa, dan turunnya semangat dalam melakukan aktivitas.
credit: Pixabay
Hipoteroid atau yang lebih di kenal dengan tiroid ini merupakan salah satu penyakit akibat kelelahan yang dapat dialami selanjutnya. Tiroid adalah kelenjar kecil yang berlokasi di bawah leher. Hormon ini mengatur banyak hal, mulai dari level energi sampai fungsi imun, hampir mirip seperti kelenjar getah bening, tetapi sebenarnya teroid dan kelenjar getah bening adalah sesuatu yang berbeda.
Hal paling utama saat kita kekurangan teroid adalah kelelahan yang dialami. Kelelahan dapat membuat produksi teroid berkurang, yang membuat tubuh selalu terasa lemas. Bukan itu saja, gejala yang lainnya yaitu, berat badan naik, konstipasi, kulit kering, dan sering merasa kedinginan.
credit: Pixabay
Dan penyakit akibat kelelahan yang terakhir yaitu kekurangan adrenalin. Hal ini merupakan perubahan hormon yang terjadi pada tubuh saat kita merasa kelelahan. Adrenalin akan berkurang akibat kegiatan berlebihan yang kita lakukan. Dan tentu saja hal ini tak baik untuk tubuh. Selain itu, gejala yang terjadi saat hormon kita berubah akibat kelelahan adalah, berat badan turun, nyeri perut, diare, dan sebagian kulit terlihat lebih gelap dibanding dengan kulit lainnya.
Itulah 7 penyakit akibat kelelahan yang harus kita ketahui. Terlalu memaksakan tubuh untuk terus bekerja hingga kelelahan bukanlah hal yang baik untuk dilakukan. Maka dari itu, istirahat lah yang cukup dan mengonsumsi makanan yang bergizi adalah cara baik dalam menjaga tubuh tetap sehat.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/dhm)
Advertisement
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Urine? Yuk Waspada, Ini Penjelasannya
Aktor Hollywood Val Kilmer, Rekan Main Tom Cruise dalam Film 'TOP GUN' Meninggal Dunia
Apa Itu Post-Holiday Bues Usai Libur Lebaran? Ini Gejala dan Cara Mengatasinya
Rendang hingga Opor, Ini Deretan Masakan Pelengkap Ketupat yang Wajib Ada saat Lebaran
Cara Memasak Rendang agar Daging Empuk dan Santan Tidak Pecah, Tips Sajian Matang Sempurna