Kisah Miris Anak SMP Datangi Dokter Kandungan, Sudah Tahu Obat Penggugur - Dihamili Pacar Teman

Kamis, 17 Desember 2020 20:58
Kisah Miris Anak SMP Datangi Dokter Kandungan, Sudah Tahu Obat Penggugur - Dihamili Pacar Teman
Kisah miris anak SMP hamil © Instagram.com/lambe_turah


Kapanlagi Plus - Seorang dokter kandungan belum lama ini menceritakan pengalamannya saat bertemu dengan pasien. Berbeda dengan pasien biasanya yang sudah menikah, dokter bernama Rizal Fitni ini mengaku kalau dirinya mendapat pasien seorang anak SMP.

Ceritanya, saat itu dirinya didatangi oleh tiga orang wanita berseragam SMP. Sang dokter ini memilih untuk tetap memanggil mereka dengan sebutan 'mbak' karena mereka dianggap belum menikah.

Pada awalnya tak mau cerita, akhirnya salah satu dari mereka mengaku ingin cek kandungan. Semakin dikulik, ternyata ada sebuah fakta terbongkar yang bikin hati miris.

1. Hamil 3 Bulan

Satu pasien ini mengaku kalau dirinya ingin mengecek kandungan. Sedangkan dua lainnya hanya sebagai yang menemani. Sebut saja tiga orang ini adalah A, B, dan C.

Saat ditanya apakah dirinya hamil, A ini mengaku kalau dirinya tidak hamil karena masih menstruasi. Ia juga tak mengaku kalau dirinya sudah 'berhubungan' dengan orang lain.

Setelah diperiksa sang dokter ternyata si A ini telah hamil 3 bulan. Mendengar hal tersebut, B dan C hanya bisa tertawa dalam bahasa Jawa, "Tuh kan meteng temenan (tuh kan hamil beneran)."

2. Minum Obat Gugur Kandungan

A yang dinyatakan hamil ini pun tetap mengelak kalau dirinya tengah berbadan dua. Pasalnya ia mengaku kalau sudah minum penggugur kandungan, "Gak mungkin dok, saya lho minum penggugur kandungan, dan ini sudah keluar darah."

Saat ditanya dapat dari mana obat tersebut, anak ini mengaku kalau dirinya mendapat dari temannya, C.

"Si C pernah hamil juga dok, pake obat trus keluar. Terus saya gimana ini dok, saya masih SMP," kata sang anak.

3. Dihamili Pacar Teman

Dokter ini pun menyarankan A minta izin ke orangtuanya untuk menikah. Namun, tak kalah bikin tercengang ternyata orang yang menghamilinya adalah pacar si C.

Mendengar hal tersebut, dokter ini mengaku ingin semaput membayangkan cerita miris dari anak yang masih berseragam SMP. Mulai dari caranya meminum obat penggugur, bercinta, hingga teman-temannya tahu dan menyarankannya untuk mengugurkan kandungan. Namun tak ada rasa sedih dan bersalah, ketiga anak SMP hanya terus tertawa cekikikan.

Sungguh miris melihat kisah mereka dan mengingat pendidikan seks di Indonesia memang masih terbilang tabu. Namun sebagai orang yang menyadari hal tersebut patutnya kita membimbing anak-anak agar tidak terjerumus dalam hal yang salah. Semoga dari hal ini kita bisa belajar untuk menjaga keluarga kita dengan baik.

(kpl/lmp)



MORE STORIES




REKOMENDASI