Korban Perundungan Oleh 7 Orang Kakak Kelas di Malang Jalani Operasi

Kamis, 01 Desember 2022 19:36
Korban Perundungan Oleh 7 Orang Kakak Kelas di Malang Jalani Operasi
Ilustrasi bullying. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Filipe Matos FrazaoSelasa (29/11) di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.


Kapanlagi Plus - MWF (8) terduga korban perundungan (bullying) di Kabupaten Malang, Jawa Timur menjalani operasi pembekuan darah di otak. Dokter memutuskan mengambil tindakan operasi berdasarkan hasil analisa serangkaian tindakan medis.

Edi Subandi, orang tua korban menceritakan, anaknya kembali menjalani perawatan di rumah sakit pada Selasa (29/11). Perawatan saat itu untuk kebutuhan Computerized Tomography Scan (CT Scan).

"Rencananya siang ini, operasi pengangkatan darah beku di otak," tegas Edi Subandi, Kamis (1/12)

1. Operasi Tindakan Terbaik

Bocah Kelas II SD itu dijadwalkan menjalani operasi di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (1/12) pukul 12.00 WIB. Dokter, sebelumnya telah melakukan CT Scan, MRI, Rontgen, Cek Darah dan lain-lain, sebelum operasi.

Langkah operasi dinilai sebagai tindakan terbaik yang harus ditempuh dokter untuk mengurangi efek darurat yang dialami MWF.

"Ini tadi baru saja (masuk ruang emergency)," jelasnya.

2. Anak Tampak Baik

Edi mengungkapkan, selama dirawat inap kondisi anaknya tampak membaik. Nafsu makannya bertambah, bisa bermain serta bisa komunikasi lancar.

"Cuma itu tadi, mungkin efek pembekuan itu tadi jadi tempramen. Salah sedikit agak emosi. Takutnya nanti kalau kenapa-napa bisa terjadi kejang lagi," jelasnya.

3. Dirundung 7 Kakak Kelas

MWF diduga menjadi korban perundungan oleh 7 kakak kelasnya. Korban mengalami pusing dan mual, hingga dilarikan ke rumah sakit (RS) Ramdani Husada, Jatikerto, Kromengan, Kabupaten Malang.

Selanjutnya, korban dirujuk ke Rumah Sakit Islam (RSI) Gondanglegi dan diperbolehkan pulang pada Sabtu (26/11). MW kembali menjalani perawatan Selasa (29/11) di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.

(kpl/dar/dyn)



MORE STORIES




REKOMENDASI