Lezatnya Opor Daging Lebaran yang Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi, Ikuti Tips Ini!

Penulis: Ricka Milla Suatin

Diterbitkan:

Lezatnya Opor Daging Lebaran yang Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi, Ikuti Tips Ini!
Ilustrasi opor ayam (creativemarket.com)
Kapanlagi.com -

Lebaran memang selalu identik dengan hidangan-hidangan istimewa yang menggugah selera, dan salah satunya yang tak pernah absen adalah opor. Meskipun opor ayam menjadi pilihan utama, opor daging sapi juga banyak digemari karena rasanya yang lebih kaya dan teksturnya yang lebih empuk, asalkan dimasak dengan cara yang tepat. Hidangan ini biasanya disajikan bersama ketupat serta pelengkap lain seperti sambal goreng hati dan kerupuk udang.

Namun, meskipun kelihatannya sederhana, banyak orang yang kesulitan membuat opor daging dengan tekstur yang empuk dan bumbu yang meresap sempurna. Hal ini seringkali disebabkan oleh kesalahan dalam memilih bahan, teknik memasak yang kurang pas, atau penggunaan santan yang terlalu banyak, yang membuat kuah opor menjadi berminyak dan rasanya kurang seimbang.

Agar opor daging yang Anda buat menjadi hidangan yang sempurna untuk Lebaran, berikut ini adalah resep beserta beberapa tips penting agar opor tidak mudah basi, seperti yang dirangkum Kapanlagi.com dari berbagai sumber.

1. Resep Opor Daging Sapi yang Empuk dan Gurih

Untuk mendapatkan opor daging sapi yang empuk dan gurih, diperlukan bahan-bahan yang berkualitas serta bumbu yang tepat agar cita rasanya kaya. Berikut bahan dan cara membuatnya:

Bahan:

  • 500 gram daging sapi (pilih bagian has dalam atau sengkel)
  • 200 ml santan kental dari 1 butir kelapa
  • 700 ml santan encer3 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 sdm air asam jawa
  • 2 sdm gula pasir1 sdt garam
  • 6 butir telur rebus (opsional)

Bumbu Halus:

  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar, sangrai
  • 3 butir kemiri, sangra
  • i½ sdt merica butiran
  • 1 sdt garam

Cara Membuat:

  • Rebus daging sapi hingga setengah empuk, lalu potong sesuai selera agar bumbu lebih mudah meresap.
  • Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan daun salam, serai, dan lengkuas.
  • Masukkan daging sapi ke dalam wajan dan aduk hingga bumbu merata.
  • Tuangkan santan encer dan masak hingga daging benar-benar empuk.
  • Tambahkan santan kental, garam, gula, dan air asam jawa, lalu masak hingga kuah mengental dan berminyak.
  • Sajikan dengan taburan bawang goreng dan pelengkap seperti ketupat atau lontong.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

2. Memilih Daging yang Tepat untuk Opor

Kunci dari opor yang lezat terletak pada pemilihan daging. Daging sapi bagian sengkel atau has dalam sering direkomendasikan karena teksturnya yang empuk setelah dimasak dalam waktu yang lama.

Daging sengkel memiliki sedikit lemak dan serat yang tidak terlalu keras, sehingga sangat cocok untuk masakan berkuah seperti opor. Jika Anda menginginkan daging yang lebih berlemak dan teksturnya lebih lembut, bisa memilih bagian sandung lamur yang kaya kolagen.

Sebelum dimasak, pastikan untuk memotong daging melawan arah serat agar proses pemasakan lebih cepat dan daging mudah empuk. Teknik ini juga membantu bumbu lebih mudah meresap ke dalam daging, menjadikannya lebih gurih dan lezat.

3. Teknik Memasak Opor Agar Bumbu Meresap Maksimal

Memasak opor dengan teknik yang tepat akan membuat bumbunya lebih meresap dan menghasilkan cita rasa yang lebih dalam. Salah satu trik yang bisa Anda coba adalah dengan menumis bumbu terlebih dahulu hingga harum sebelum dicampur dengan santan dan daging.

Tumis bumbu hingga matang akan membuat aroma yang lebih kuat dan memberikan rasa yang lebih kaya pada kuah opor. Jangan lupa untuk menggunakan api kecil agar santan tidak pecah dan bumbu bisa meresap ke dalam daging secara perlahan.

Tambahkan santan kental di akhir proses memasak, kemudian aduk perlahan hingga mendidih. Hindari memasak kuah terlalu lama setelah mendidih karena bisa menyebabkan santan menggumpal dan membuat tekstur opor tidak halus.

4. Menghindari Kuah Opor yang Berminyak atau Encer

Salah satu masalah umum yang sering terjadi saat memasak opor adalah kuah yang terlalu berminyak atau encer. Hal ini biasanya terjadi karena penggunaan santan yang berlebihan atau teknik memasak yang kurang tepat.

Untuk menghindari kuah yang berminyak, gunakan santan secukupnya dan lebih baik memilih santan segar daripada santan instan. Santan instan memang dapat mengental lebih cepat, namun rasa alami dari kelapa segar jauh lebih nikmat.

Jika kuah opor terasa terlalu encer, Anda bisa memasak opor dengan api kecil lebih lama agar santan mengental secara alami. Menambahkan kentang yang sudah dihaluskan juga dapat memberikan tekstur kental pada kuah tanpa merubah rasa aslinya.

5. Tips Menyimpan Opor Agar Tidak Cepat Basi

Karena mengandung santan, opor daging mudah basi jika tidak disimpan dengan benar. Untuk memperpanjang masa simpannya, pastikan untuk mendinginkan opor terlebih dahulu sebelum menyimpannya di kulkas.

Jangan langsung menyimpan opor yang masih panas. Biarkan opor dingin terlebih dahulu sebelum disimpan dalam wadah tertutup di dalam kulkas. Jika ingin menyimpan lebih lama, opor bisa dibekukan di dalam freezer dan dipanaskan kembali saat akan disajikan.

Saat menghangatkan opor, gunakan api kecil dan aduk perlahan agar santan tidak pecah. Jangan merebusnya terlalu lama karena bisa mempengaruhi tekstur dan rasa opor, menjadikannya kurang lezat.

6. FAQ

1. Bagian daging mana yang paling cocok untuk opor?

Bagian sengkel dan has dalam adalah pilihan terbaik karena empuk dan mudah menyerap bumbu.

2. Bagaimana cara membuat opor agar tidak terlalu berminyak?

Gunakan santan segar dan masak dengan api kecil agar minyak tidak terpisah dari kuah.

3. Apakah opor bisa disimpan di freezer?

Ya, opor bisa disimpan di freezer dan dipanaskan kembali dengan api kecil sebelum disajikan.

4. Apakah bisa membuat opor tanpa santan?

Bisa, opor bisa dimasak dengan susu atau kaldu ayam sebagai alternatif santan untuk rasa yang lebih ringan.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

(kpl/rmt)