Kapanlagi.com - Doa pembukaan acara adalah salah satu aspek penting yang sepatutnya dipahami oleh setiap Muslim. Mengapa? Karena doa ini merupakan ungkapan permohonan kita kepada Allah SWT agar setiap kegiatan yang kita jalani dapat berlangsung dengan lancar dari awal hingga akhir.
Setiap acara atau majelis ilmu seharusnya diawali dan diakhiri dengan doa, sebagai bentuk penghormatan dan harapan. Bagi kamu yang telah berpengalaman dalam menyelenggarakan majelis ilmu yang membahas berbagai aspek agama Islam, tentu saja doa pembuka dan penutup sudah menjadi hal yang akrab.
Mungkin kamu sudah sering mendengar doa pembukaan acara, terutama saat mengikuti ceramah agama. Terdapat berbagai pilihan doa pembukaan yang bisa kamu lafalkan, sesuai dengan situasi yang sedang kamu hadapi.
Berikut ini, KapanLagi.com merangkum informasi menarik mengenai doa pembukaan acara kegiatan dari berbagai sumber, pada Senin (3/3/2025). Mari kita simak bersama!
1. Doa Pembukaan Acara Kegiatan yang Umum Digunakan
Doa pembuka acara kegiatan kerap kali kamu dengar di awal ceramah atau pidato. Biasanya seorang ustaz yang akan memulai ceramahnya selalu membaca doa pembuka acara kegiatan. Pembacaan doa pembukaan acara kegiatan ini tidak lain tidak bukan bertujuan agar acara atau kegiatan yang akan dilaksanakan berjalan dengan lancar dan diridhoi oleh Allah SWT.
Doa pembuka acara kegiatan Arab:
الْحَمْدُلِلَّهرَبِّالْعَالَمِيْنَوَالصَّلاَةُوَالسَّلاَمُعَلَىأَشْرَفِاْلأَنْبِيَاءِوَالْمُرْسَلِيْنَوَعَلَىاَلِهِوَصَحْبِهِأَجْمَعِيْنَأَمَّابَعْدُ
Doa pembukaan acara kegiatan Latin:
Alhamdulillahi rabbil ’aalamiin, wash-sholaatu wassalaamu ‘ala asyrofil anbiyaa-i walmursaliin, wa’alaa alihi washohbihii ajma’iin ammaba’adu.
Arti doa pembukaan acara kegiatan:
“Segala puji bagi Yang Mahakuasa Tuhan Seluruh Alam. Semoga sholawat dan keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul termulia, keluarga dan sahabat-sahabatnya.”
2. Doa Pembukaan Acara Kegiatan Beserta Artinya
Doa pembukaan acara kegiatan Arab:
ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟِﻠﻪِ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩْ ﻭَﻧَﻌُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﻣِﻦْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ، ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﻼَ ﻣُﻀِﻞَّ ﻟَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻞْ ﻓَﻼَ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟَﻪُ. ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪ ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ
Doa pembukaan acara kegiatan Latin:
Innalhamdalillahi nahmaduhu wanasta'inuhu wanastaghfiruhu wana'udzubillahi min syuruuri anfusinaa wamin sayyiaati a'maalina man yahdillahu falaa mudhillalahu waman yudhillhu falaa haadiyalahu. Asyhadu alla ilaaha illallah wa asyhadu anna muhammdan 'abduhuu warosuluh.
Arti doa pembukaan acara kegiatan:
"Kami panjatkan segala puji kepada-Nya dan kami mohon pertolongan-Nya. Seraya memohonampun dan perlindungan-Nya dari segala keburukan jiwaku dan kejelekan amaliahku. Barang siapa telah Allah berikan petunjuk jalan baginya, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan barang siapa yang telah Allah sesatkan jalannya, maka tiada yang bisa memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad hamba Allah dan utusan Allah."
3. Doa Pembukaan Acara Pengajian
Doa Pembukaan Acara Pengajian Arab:الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَننَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِهْتَدِى لَوْلَا أَنْ هَدَيْنَا اللَّهُ
Doa Pembukaan Acara Pengajian Latin:
Alḥamdu lillāhil-lażī hadānā lihāżā, wa mā kunnā linahtadiya lau lā an hadānallāh
Arti Doa Pembukaan Acara Pengajian:
"Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk."
Doa Pembukaan Acara Resmi
Dalam sebuah acara resmi, memulai dengan doa adalah bentuk pengharapan akan keberkahan dan kelancaran, salah satunya dengan mengamalkan firman Allah dalam Surah Al-A'raf ayat 43 berikut. Doa pembuka acara resmi bisa dengan mengamalkan surat Al A'Raf ayat 43 berikut:
وَنَزَعْنَا مَا فِيْ صُدُوْرِهِمْ مِّنْ غِلٍّ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهِمُ الْانْهٰرُۚ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ هَدٰىنَا لِهٰذَاۗ وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَآ اَنْ هَدٰىنَا اللّٰهُ ۚ لَقَدْ جَاۤءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّۗ وَنُوْدُوْٓا اَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ اُوْرِثْتُمُوْهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ.
Doa Pembukaan Acara Resmi Latin:
Wa naza‘nâ mâ fî shudûrihim min ghillin tajrî min taḫtihimul-an-hâr, wa qâlul-ḫamdu lillâhilladzî hadânâ lihâdzâ, wa mâ kunnâ linahtadiya lau lâ an hadânallâh, laqad jâ'at rusulu rabbinâ bil-ḫaqq, wa nûdû an tilkumul-jannatu ûritstumûhâ bimâ kuntum ta‘malûn
Artinya: Dan Kami mencabut rasa dendam dari dalam dada mereka, di bawahnya mengalir sungai-sungai. Mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami ke (surga) ini. Kami tidak akan mendapat petunjuk sekiranya Allah tidak menunjukkan kami. Sesungguhnya rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran.” Diserukan kepada mereka, “Itulah surga yang telah diwariskan kepadamu, karena apa yang telah kamu kerjakan.”
4. Keutamaan Membaca Doa Pembuka Acara
Membaca doa sebelum memulai sebuah acara bukan sekadar tradisi, melainkan sebuah langkah penuh makna yang membawa sejumlah keutamaan. Dengan doa pembuka, kita memohon keberkahan agar setiap momen berlangsung lancar dan mendapat ridha dari Allah SWT. Suasana pun menjadi lebih khidmat dan tenang, menciptakan kekhusyukan yang mendalam. Mengingat Allah di awal kegiatan sejalan dengan anjuran Rasulullah SAW, menjadikan setiap langkah kita terarah. Tak hanya itu, doa pembuka juga berfungsi sebagai bentuk ibadah, yang dipenuhi dzikir dan pujian kepada-Nya, menjadikan acara tersebut sarat dengan nilai spiritual.
5. Doa Penutup Acara Kegiatan Pendek
Seusai mengenal doa pembukaan acara kegiatan, kamu tentunya perlu juga mengenali doa penutup acara, atau dikenal juga dengan sebutan doa kafaratul majelis. Doa penutup acara ini sangat singkat, sehingga tidak akan sulit bagi seorang muslim untuk menghafalnya. Berikut bunyi doa penutup acara yang perlu dihafalkan muslim:
Doa penutup acara Arab:
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Doa penutup acara Latin:
“Subhaanakallaahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik.”
Arti doa penutup acara:
“Maha Suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertobat kepada-Mu.” (HR. Ashhaabus Sunan dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/153.)
Doa penutup acara ini memiliki keutamaan yang luar biasa, yaitu siapa saja yang membaca doa ini sebelum berdiri dari tempat duduknya maka seluruh kesalahan selama dalam majelis itu terampuni.
6. Doa Penutup Acara Kegiatan yang Panjang
Doa penutup acara Arab:
اَللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تَحُولُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَابِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَ ٱلْيَقِينِ مَا تُهَوَنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا. اَللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْهُ فَأَرَنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمَنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنًا وَلَا تُسَلَّطَ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمْنَا.
Doa penutup acara Latin:
“Allahummaqsim lanaa min khosyyatika maa tahuulu bihi baynanaa wa bayna ma’aashik. Wa min thoo ’atika maa tubalighunaa bihi jannatak. Wa minal yaqiini maa tuhawwinu ‘alaynaa mashooibad dunya.
Allahumma matti’na bi asmaa’inaa wa abshorina, wa quwwatinaa maa ahyyaytanaa, waj’alhul waaritsa minnaa, waj’al tsa’rona ‘ala man zholamanaa, wan-shurnaa ‘alaa man ‘aadaanaa, wa laa taj’al mushibatanaa fii diininaa wa laa taj’alid dunyaa akbara hamminaa, wa laa mablagho ‘ilminaa, wa laa tusallith ‘alaynaa mallaa yarhamunaa.”
Arti doa penutup acara:
“Ya Allah, anugerahkanlah untuk kami rasa takut kepada-Mu, yang dapat menghalangi antara kami dan perbuatan maksiat kepada-Mu, dan (anugerahkanlah kepada kami) ketaatan kepada-Mu yang akan menyampaikan Kami ke surga-Mu dan (anugerahkanlah pula) keyakinan yang akan menyebabkan ringannya bagi kami segala musibah dunia ini.
Ya Allah, anugerahkanlah kenikmatan kepada kami melalui pendengaran kami, penglihatan kami, dan dalam kekuatan kami selama kami masih hidup, dan jadikanlah ia warisan dari kami. Jadikanlah balasan kami atas orang-orang yang menganiaya kami, dan tolonglah kami terhadap orang yang memusuhi kami, dan janganlah Engkau jadikan musibah kami dalam urusan agama kami, dan janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai cita-cita terbesar kami dan puncak dari ilmu kami, dan jangan Engkau jadikan orang-orang yang tidak menyayangi kami berkuasa atas kami.”
7. People Also Ask (PAA) -- Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa doa pembuka acara yang singkat dan mudah dihafal?
Doa singkatnya adalah: Alhamdu lillāhil-lażī hadānā lihāżā, wa mā kunnā linahtadiya lau lā an hadānallāh.
Apakah doa pembuka acara harus dalam bahasa Arab?
Tidak, doa bisa disesuaikan dengan bahasa yang dipahami audiens agar lebih khusyuk.
Kapan sebaiknya doa pembuka dibacakan?
Doa pembuka dibacakan di awal acara, sebelum sesi utama dimulai.
Apakah ada doa pembuka untuk acara formal?
Ya, bisa menggunakan doa Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin… yang sering digunakan dalam acara resmi.