Niat Tayamum dan Tata Cara yang Benar, Lengkap Disertai Doanya

Jum'at, 16 April 2021 11:22 Penulis: Nurul Wahida
Niat Tayamum dan Tata Cara yang Benar, Lengkap Disertai Doanya
Ilustrasi (credit: freepik.com)


Kapanlagi Plus - Tayamum menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan umat muslim sebagai pengganti wudhu. Namun tayamum memiliki syarat tertentu yang harus dipenuhi. Dalam hal ini, untuk menjalankan tayamum, ada beberapa urutan yang perlu dipahami salah satunya membaca niat tayamum.

Tayamum dilakukan untuk menyucikan diri dari hadas besar dan kecil menggunakan debu atau tanah dengan cara mengusapkannnya pada wajah dan tangan. Dalam hal ini tayamum adalah syarat sah sebelum menjalankan ibadah sholat dan ibadah sunnah lainnya sebagai pengganti wudhu. Artinya tayamum dapat memudahkan setiap umat muslim untuk bersuci dari hadas kecil dan hadas besar dengan syarat tertentu.

Jika pada wudhu alat bersucinya adalah air, maka tayamum menggunakan debu atau tanah yang bersih dan suci untuk bersuci. Namun perlu diketahui ada sejumlah kriteria atau syarat yang perlu dipahami umat muslim sebelum melakukan tayamum, mulai dari niat tayamum, tata cara tayamum, dan doa tayamum.

Adapun beberapa hal tentang tayamum dapat kalian simak melalui ulasan di bawah ini. Sekiranya ulasan berikut ini dapat membantu kalian melakukan thaharah dengan tayamum di mulai dari niat tayamum. Langsung saja simak bacaan niat tayamum, tata cara dan doanya yang benar telah dirangkum kapanlagi.com dari berbagai sumber.

 

 

1. Syarat Tayamum

Membersihkan diri dari hadas besar dan hadas kecil dengan cara bersuci baik mandi wajib atau wudhu tentunya perlu dilakukan setiap umat muslim sebelum menjalankan ibadah wajib ataupun sunnah. Salah satunya ketika kalian akan menjalankan ibadah sholat, maka wudhu adalah bagian dari syarat sah yang harus dilakukan untuk menyucikan diri.

Namun wudhu dapat diganti dengan tayamum apabila beberapa kondisi seperti yang disebutkan dalam Surat Al-Nisa' ayat 43 sebagai berikut terpenuhi,

"Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu."

Berdasarkan firman Allah SWT di atas dapat dilihat bahwa beberapa hal dibolehkannya melakukan tayamum yakni apabila tengah sakit ataupun tidak mendapatkan air, musafir seperti tercantum dalam Surat Al-Nisa' ayat 43 di atas.

Melansir dari liputan6.com, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan tayamum sebagai berikut:

- Memenuhi keadaan dibolehkannya melakukan tayamum.

- Menggunakan debu yang suci dam bersih bebas dari najis.

- Memahami tata cara tayamum dengan benar beserta rukunnya.

- Dilakukan ketika mendekati waktu sholat.

- Dilakukan satu kali tayamum untuk satu kali sholat fardhu.

 

 

2. Niat Tayamum

Setelah memahami beberapa hal tentang syarat dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum tayamum, ada bacaan niat tayamum yang perlu diketahui. Adapun bacaan niat tayamum di bawah ini dapat kalian jadikan referensi saat akan melakukan tayamum.

"Nawaitut Tayammuma Lisstibaahatish Shalaati Fardlol Lillaahi Taaalaa."

Artinya:

"Aku niat melakukan tayamum agar dapat mengerjakan shalat fardlu karena Allah taala."

 

 

3. Tata Cara Tayamum yang Benar

Tata cara tayamum seperti ulasan di bawah ini perlu dipahami berdasarkan urutannya yang benar. Sebab tata cara tayamum memiliki beberapa perbedaan dengan tata cara wudhu. Adapun tata cara tayamum yang benar sebagai berikut dilansir dari liputan6.com.

Menyiapkan tanah atau debu yang bersih dari najis untuk melakukan tayamum. Apabila tengah dalam perjalanan, kalian dapat menggunakan debu pada jendela yang bersih. Sedangkan apabila dalam keadaan sakit dapat menggunakan dinding rumah sakit yang bersih dari najis.

- Memposisikan diri menghadap ke arah kiblat lalu mengucapkan basmalah.

- Meletakkan kedua telapak tangan pada debu dengan posisi jari dirapatkan.

- Lalu mengusapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah disertai membaca niat tayamum dalam hati.

- Perlu diketahui bahwa tayamum berbeda dengan wudhu yang mana tidak disyaratkan mengusap pada bagian yang ada di bawah rambut atau bulu wajah. Hal paling utama adalah mengusapkan dan meratakan debu pada seluruh bagian wajah.

- Selanjutnya meletakkan lagi telapak tangan pada debu namun sebaiknya di tempat berbeda dari lokasi pertama tadi. Lalu merenggangkan jari-jari tangan, apabila memakai cincin dapat dilepas terlebih dahulu.

- Lalu mengusapkan telapak tangan kiri pada punggung tangan kanan ke arah bagian dalam lengan hingga siku. Lalu dilanjutkan dari telapak tangan kanan untuk mengusap punggung tangan kiri hingga siku.

- Yang terakhir mengusapkan bagian jempol kiri ke bagian punggung jempol kanan. Selanjutnya lakukan hal yang sama pada tangan kiri.

- Lalu pertemukan kedua telapak tangan dan usap-usapkan di antara jari-jari.

 

 

4. Doa Tayamum

Setelah menyelesaikan tata cara tayamum berdasarkan urutan yang benar, kalian dapat membaca doa tayamum seperti halnya setelah selesai dari wudhu. Berikut ini doa tayamum beserta artinya yang dapat kalian jadikan referensi.

"Asyhadu Allaa Ilaaha Illalloohu Wandahuu Laa. Syariika Lahu Wa Asyhadu Anna Muhammadan 'Abduhuuwa Rosuuluhuu, Alloohummaj'alnii Minat Tawwaabiina Waj'alnii Minal Mutathohhiriin."

Artinya:

"Aku mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku mengaku bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci (saleh)."

Nah itulah niat tayamum dan tata cara yang benar, lengkap disertai doanya. Niat tayamum beserta tata caranya di atas dapat kalian jadikan referensi untuk bertayamum jika memenuhi keadaan dibolehkannya melakukan tayamum.

 

 

(kpl/nlw)

Editor:

Nurul Wahida



MORE STORIES




REKOMENDASI