Pria Ini Tinggal di Bawah Tangga Stadion Gajayana Malang Selama 20 Tahun Lebih!

Kamis, 02 Januari 2020 11:08 Penulis: Gogor Subyakto
Pria Ini Tinggal di Bawah Tangga Stadion Gajayana Malang Selama 20 Tahun Lebih!
Bowo. Credit: Khusnul Hasana/Tugumalang.id via kumpara.com


Kapanlagi Plus - Ini merupakan sebuah kisah dari seorang pria bernama Bowo yang tinggal di bawah tangga Stadion Gajayana, Kota Malang 20 tahun lebih. Namun, situasi tersebut bukan berarti ia tak punya tempat tinggal.

Ternyata, Bowo memutuskan untuk tinggal di bawah tangga Stadion Gajayana dengan tujuan agar lebih dekat dengan tempat kerjanya sebagai tukang pengangkut sampah.

1. Pekerjaan Bowo

Bowo merupakan seorang tukang angkut sampah yang sehari-harinya membawa sampah dari RS Hermina Malang dan Stadion Gajayana untuk dibawa ke tempat pembuangan sementara (TPS) di Oro-Oro Dowo.

Usai melakukan aktivitas tersebut, Bowo kerap kali tidur di bawah tangga stadion.

Dilansir dari kumparan.com, Bowo mendapatkan penghasilan 900 ribu rupiah bekerja di Hermina. Sebagai imbalan mengumpulkan kardus-kardus ia mendapatkan uang 300 ribu dalam satu minggu.

2. Alasan Tinggal di Bawah Tangga

Bowo tak sendirian melakukan aktivitas sebagai tukang angkut sampah, ia menjalani itu semua bersama dengan sang istri. Lantas apa alasan mereka tinggal di bawah tangga stadion?

Ternyata alasan yang diungkapkan cukup sederhana, yakni karena pekerjaan-nya dekat dengan stadion serta barang-barang bekas yang dikumpulkan dari mengangkut sampah ia letakkan di dekat tangga stadion.

Pria tersebut mengaku merasa takut barang yang dikumpulkan akan hilang kalau ia menyewa tempat kos atau mengontrak rumah. Tak sampai di situ saja, pihak stadion ternyata juga memberinya air untuk masak dan MCK (Mandi Cuci Kakus).

3. 20 Tahun Lebih

Sejak tahun 1999, Bowo telah tidur di bawah tangga Stadion Gajayana Malang. Tentunya, ia tak tinggal sendiri namun juga bersama dengan sang istri.

Di sisi lain, pria ini mengaku kalau dirinya memiliki rumah di kawasan Kabupaten Malang, tepatnya di Gondanglegi. Namun karena tuntutan pekerjaan, akhirnya ia lebih memilih untuk tidur di bawah tangga stadion. Sebulan sekali mereka akan pulang ke kampung halaman.

4. Nasib Bowo

Pada tanggal 26 Desember 2019 lalu, Bowo telah diperingatkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk pergi meninggalkan tempat tinggalnya dan diberi waktu sampai 6 Januari 2020.

Karena hal tersebut, rupa-rupanya Bowo akan melakukan pulang-pergi dari Stadion Gajayana-Gondanglegi setiap hari. Ia juga tidak akan lagi mengumpulkan barang bekas dan hanya bekerja di RS Hermina.

(kpl/ssm)

Editor:

Gogor Subyakto



MORE STORIES




REKOMENDASI