Selalu Jadi Menu Andalan saat Lebaran, Sambal Goreng Kentang Konon Katanya Berasal dari Pekalongan

Penulis: Ricka Milla Suatin

Diterbitkan:

Selalu Jadi Menu Andalan saat Lebaran, Sambal Goreng Kentang Konon Katanya Berasal dari Pekalongan
Sambal goreng kentang ati petai. (credit: Instagram.com/@nana_hanif7)
Kapanlagi.com -

Setiap kali Lebaran datang, sambal goreng kentang hampir selalu hadir di setiap meja makan. Hidangan ini menjadi teman setia ketupat, opor ayam, dan semur, menambah kelezatan dalam perayaan Idul Fitri. Dengan rasa pedas yang menggigit, gurih yang pas, dan sedikit sentuhan manis, sambal goreng kentang tetap menjadi favorit yang tak pernah surut peminatnya, baik di kalangan keluarga maupun masyarakat luas.

Meskipun beragam daerah memiliki versi sambal goreng mereka sendiri, asal-usul sambal goreng kentang masih menjadi bahan perdebatan. Salah satu cerita menyebutkan bahwa sambal goreng kentang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah. Hidangan ini menyebar luas ke berbagai daerah, dengan berbagai modifikasi mengikuti selera lokal. Saat ini, sambal goreng kentang tidak hanya menjadi hidangan khas Lebaran, tetapi juga mudah dijumpai di rumah makan tradisional seluruh Indonesia.

Lalu, bagaimana sejarah sambal goreng kentang bisa menjadi hidangan yang begitu melekat di hati masyarakat Indonesia? Apa saja variasinya? Dan bagaimana cara membuatnya? Mari simak penjelasannya dalam artikel ini, yang dirangkum oleh Kapanlagi.com.

1. Sambal Goreng Kentang: Menu Wajib Saat Lebaran

Mengutip dari RRI, sambal goreng kentang sudah menjadi hidangan yang tidak boleh ketinggalan saat perayaan Lebaran. Hidangan ini selalu disajikan bersanding dengan ketupat, opor ayam, dan semur. Kentang yang digoreng renyah lalu dicampur dengan bumbu pedas gurih menciptakan cita rasa khas yang selalu dinantikan saat Idul Fitri.

Selain menjadi hidangan utama, sambal goreng kentang juga sering hadir sebagai lauk pelengkap untuk nasi kuning, nasi uduk, atau dalam hidangan prasmanan pada acara-acara keluarga atau hajatan.

Keistimewaan sambal goreng kentang adalah ketahanannya yang lebih lama dibandingkan dengan makanan bersantan. Ini menjadikannya pilihan tepat untuk persiapan Lebaran, karena bisa dimasak sehari sebelumnya dan tetap nikmat saat disajikan keesokan harinya.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

2. Asal Usul Sambal Goreng Kentang: Pengaruh Tionghoa hingga Pekalongan

Meskipun sambal goreng kentang sangat erat kaitannya dengan kuliner Indonesia, ada teori yang menyebutkan bahwa hidangan ini mendapat pengaruh dari kuliner Tionghoa. Sebelum tahun 1900-an, orang Tionghoa yang datang ke Indonesia membawa beragam budaya dan kuliner, termasuk hidangan "Ti Gong" yang serupa dengan sambal goreng kentang, namun menggunakan hati ampela sebagai bahan utama. Selain itu, mereka juga mengenalkan teknik menumis bumbu dengan minyak sebelum mencampurkannya dengan bahan utama, yang kemudian diadaptasi dalam masakan Nusantara.

Versi lainnya menyebutkan bahwa sambal goreng kentang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah, yang terkenal dengan percampuran berbagai budaya kuliner. Ceritanya berawal dari seorang perempuan Pekalongan yang ingin membuat sambal bergizi untuk keluarganya, dan dia memutuskan untuk menambahkan kentang dan hati ampela ke dalam sambal tersebut. Sejak itu, masyarakat setempat mulai mengkombinasikan kentang dengan berbagai bahan lain seperti hati ampela, daging, krecek, dan tempe, menghasilkan sambal goreng kentang yang menyebar ke berbagai daerah dengan cita rasa unik.

3. Variasi Sambal Goreng Kentang: Dari Hati hingga Krecek

Sambal goreng kentang memiliki berbagai variasi, tergantung pada daerah dan selera masing-masing keluarga. Berikut beberapa varian yang paling populer:

  1. Sambal Goreng Kentang Hati
    Pada varian ini, kentang dicampur dengan hati ayam atau hati sapi yang dipotong kecil-kecil. Rasanya gurih, terutama karena adanya santan yang memberikan kelembutan dan kedalaman rasa.

  2. Sambal Goreng Kentang Krecek
    Krecek, yaitu kerupuk kulit sapi, menjadi bahan utama dalam sambal goreng kentang versi ini, memberikan tekstur kenyal yang khas. Sambal goreng kentang krecek sering disajikan bersama gudeg khas Yogyakarta.

  3. Sambal Goreng Kentang Petai
    Petai ditambahkan untuk memberi aroma khas dan rasa yang lebih kuat. Sambal goreng kentang petai sering dijumpai dalam hidangan khas Betawi dan Sumatra.

4. Resep Sambal Goreng Kentang Klasik

Bahan-bahan:

  • 500 gram kentang, potong dadu kecil
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 5 siung bawang merah, iris tipis
  • 5 buah cabai merah, iris serong
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan
  • 1 cm lengkuas, memarkan
  • 100 ml santan kental
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula merah
  • Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:

  1. Goreng kentang hingga berwarna keemasan, angkat dan tiriskan.
  2. Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum, lalu masukkan cabai merah, daun salam, serai, dan lengkuas.
  3. Tambahkan santan, garam, dan gula merah, aduk rata hingga bumbu mengental.
  4. Masukkan kentang goreng, aduk hingga bumbu meresap.
  5. Sajikan sambal goreng kentang klasik dengan ketupat atau nasi hangat.

5. Resep Sambal Goreng Kentang Hati

Bahan-bahan:

  • 500 gram kentang, potong dadu
  • 200 gram hati ayam atau sapi, potong kecil-kecil
  • 5 siung bawang merah, iris tipis
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 5 buah cabai merah, haluskan
  • 1 lembar daun salam
  • 100 ml santan kental
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula merah
  • Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:

  1. Goreng kentang hingga keemasan, lalu sisihkan.
  2. Rebus hati ayam hingga matang, lalu tiriskan dan potong kecil.
  3. Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai hingga harum.
  4. Tambahkan daun salam, santan, garam, dan gula merah, aduk hingga merata.
  5. Masukkan hati ayam dan kentang, aduk hingga bumbu meresap.
  6. Sajikan dengan ketupat atau nasi putih.

6. Resep Sambal Goreng Kentang Krecek

Bahan-bahan:

  • 500 gram kentang, potong dadu
  • 100 gram krecek (kerupuk kulit), rendam hingga lunak
  • 5 siung bawang merah, iris tipis
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 5 buah cabai merah, haluskan
  • 1 lembar daun salam
  • 100 ml santan kental
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula merah
  • Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:

  1. Goreng kentang hingga kecoklatan, tiriskan.
  2. Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai hingga harum.
  3. Tambahkan daun salam, santan, garam, dan gula merah, lalu aduk rata.
  4. Masukkan krecek dan kentang goreng, masak hingga bumbu meresap.
  5. Sajikan dengan gudeg atau nasi hangat.

7. FAQ

1. Dari mana asal sambal goreng kentang?

Sambal goreng kentang diperkirakan berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah, dan berkembang ke berbagai daerah di Indonesia.

2. Apa bedanya sambal goreng kentang dan balado kentang?

Sambal goreng kentang menggunakan bumbu santan, sementara balado kentang lebih kering dengan bumbu cabai merah tanpa santan.

3. Berapa lama sambal goreng kentang bisa bertahan?

Jika disimpan dalam kulkas, sambal goreng kentang bisa bertahan hingga 3-4 hari.

4. Apakah bisa dibuat tanpa santan?

Bisa, sambal goreng kentang tanpa santan lebih ringan dan memiliki tekstur yang lebih kering.

5. Apa lauk pendamping terbaik untuk sambal goreng kentang?

Ketupat, opor ayam, rendang, dan nasi putih adalah lauk yang paling cocok untuk sambal goreng kentang.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

(kpl/rmt)