Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Saat Lebaran tiba, kita sering kali tergoda oleh sajian lezat seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan berbagai kue manis. Namun, perlu diingat bahwa makanan yang kaya karbohidrat dan gula ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah, terutama bagi mereka yang menderita diabetes atau berisiko mengalaminya.
Peningkatan kadar gula darah setelah Lebaran umumnya terjadi akibat konsumsi makanan yang tidak terkendali, kurangnya aktivitas fisik, dan kelupaan dalam mengonsumsi obat diabetes bagi yang memerlukannya. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa meningkatkan risiko komplikasi kesehatan seperti diabetes tipe 2 dan masalah jantung.
Jadi, bagaimana cara menurunkan gula darah setelah Lebaran? Berikut ini adalah beberapa langkah efektif yang dirangkum dari berbagai sumber oleh KapanLagi.com pada Rabu (2/4/2025) untuk membantu Anda mengatasi lonjakan gula darah setelah perayaan Lebaran.
Advertisement
Langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah menata pola makan dengan cermat. Kurangi asupan karbohidrat, terutama dari makanan dan minuman manis serta karbohidrat olahan seperti nasi putih dan roti putih. Sebagai gantinya, pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, dan ubi. Dengan cara ini, Anda bisa lebih mudah mengendalikan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi.
Selanjutnya, tingkatkan asupan serat dengan memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan. Serat berperan penting dalam memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Jangan lupa untuk memilih sumber protein yang sehat seperti ikan, ayam tanpa kulit, dan kacang-kacangan.
Hindarilah lemak jenuh dan trans dengan mengurangi konsumsi makanan yang digoreng, makanan cepat saji, dan makanan berlemak tinggi lainnya. Terapkan prinsip makan 3J (Tepat Jenis, Tepat Jumlah, Tepat Jadwal) untuk mengelola pola makan Anda. Pilih makanan yang tepat, makan dalam porsi yang sesuai, dan makan secara teratur.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
2. Tingkatkan Aktivitas Fisik
Ayo tingkatkan aktivitas fisik Anda untuk hidup lebih sehat! Usahakan berolahraga secara teratur setidaknya 30 menit setiap hari. Pilih aktivitas yang paling Anda nikmati, seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, atau berenang. Olahraga tidak hanya membantu membakar kalori, tetapi juga meningkatkan sensitivitas insulin, yang sangat penting dalam mengontrol kadar gula darah Anda.
3. Kelola Stres dan Istirahat yang Cukup
Stres dapat mempengaruhi kadar gula darah Anda, jadi penting untuk mengelolanya dengan baik. Cobalah praktik yoga, meditasi, atau habiskan waktu di alam untuk meredakan stres. Jangan lupa, tidur yang cukup, sekitar 7-8 jam per malam, sangat penting untuk membantu tubuh Anda mengatur kadar gula darah dengan lebih baik.
4. Pantau Gula Darah
Pastikan Anda rutin memantau kadar gula darah Anda, terutama jika Anda memiliki riwayat diabetes atau merasakan gejala gula darah tinggi. Diskusikan dengan dokter Anda mengenai seberapa sering Anda perlu melakukan pemeriksaan ini agar sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
Advertisement
Apabila Anda menderita diabetes atau mengalami lonjakan gula darah yang signifikan, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Mereka bisa memberikan nasihat dan pengobatan yang tepat untuk membantu Anda mengatur kadar gula darah dengan lebih efektif.
Selain itu, pastikan Anda minum cukup air putih untuk membantu tubuh dalam membuang kelebihan gula. Sebaiknya hindari minuman manis seperti soda dan jus buah dalam kemasan. Untuk camilan yang lebih sehat, pilihlah buah-buahan segar, kacang-kacangan, atau yogurt rendah lemak.
Perlu diingat bahwa informasi ini bersifat umum dan tidak dapat menggantikan nasihat medis dari dokter. Jika Anda merasa khawatir tentang kadar gula darah Anda, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.
1. Apa yang harus dilakukan jika gula darah saya tetap tinggi meskipun sudah mengubah pola makan?
Segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
2. Apakah olahraga bisa membantu menurunkan gula darah?
Ya, olahraga dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu menurunkan kadar gula darah.
3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melihat perubahan setelah mengubah pola makan?
Perubahan dapat bervariasi, biasanya dalam beberapa minggu Anda sudah bisa merasakan perbedaannya.
4. Apakah semua orang perlu memantau kadar gula darah?
Tidak semua orang perlu, tetapi bagi yang memiliki riwayat diabetes atau risiko tinggi, sangat disarankan.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/mni)
Advertisement
Gaya Anggun Song Hye Kyo Pakai Busana Semi Formal, Tetap Menawan dan Stylish
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Urine? Yuk Waspada, Ini Penjelasannya
Aktor Hollywood Val Kilmer, Rekan Main Tom Cruise dalam Film 'TOP GUN' Meninggal Dunia
Apa Itu Post-Holiday Bues Usai Libur Lebaran? Ini Gejala dan Cara Mengatasinya
Rendang hingga Opor, Ini Deretan Masakan Pelengkap Ketupat yang Wajib Ada saat Lebaran