Tata Cara Sholat Idul Adha di Rumah Lengkap Bacaan Niatnya, Pahami Sesuai Urutannya

Selasa, 13 Juli 2021 20:22
Tata Cara Sholat Idul Adha di Rumah Lengkap Bacaan Niatnya, Pahami Sesuai Urutannya
Ilustrasi (credit: unsplash.com)


Kapanlagi Plus - Panduan tata cara sholat Idul Adha di rumah sangat mudah untuk dipraktikkan dan penting dipahami sesuai urutannya. Sebab, pelaksanaan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H, pemerintah melalui Kementerian Agama RI menganjurkan masyarakat melaksanakan sholat Idul Adha di rumah.

Berdasarkan keputusan sidang isbat yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, pemerintah melalui Kementerian Agama RI memutuskan pelaksanaan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H akan jatuh pada tanggal 20 Juli 2021.

Pelaksanaan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H tersebut juga bertepatan dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah yang rencananya akan diperpanjang hingga 6 minggu. Untuk itulah, masyarakat dianjurkan melaksanakan sholat Idul Adha di rumah dengan tujuan menghindari risiko kenaikan angka kasus covid-19.

Maka dari itu, tata cara sholat Idul Adha di rumah beserta bacaan niatnya bisa dijadikan referensi untuk tetap melaksanakan ibadah sholat Idul Adha di rumah. Sehingga dengan mengetahui tata cara sholat Idul Adha dapat memudahkan kalian melaksanakan rangkaian sholat Idul Adha. Berikut ini tata cara sholat Idul Adha di rumah lengkap bacaan niat dan urutannya yang dirangkum kapanlagi.com dari berbagai sumber.

1. Bacaan Niat Sholat Idul Adha

Bacaan niat sholat Idul Adha menjadi rangkaian pertama yang perlu dilakukan sebelum melaksanakan sholat Idul Adha. Sebab itulah di bawah ini ada bacaan niat sholat Idul Adha. Langsung saja simak ulasannya tentang bacaan niat sholat Idul Adha secara berjamaah dan sendiri di rumah.

1) Bacaan Niat Sholat Idul Adha Sendiri di Rumah

"Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta'ala."

2) Bacaan Niat Sholat Idul Adha Berjamaah (Makmum/Imam)

"Ushalli sunnata li 'idil adha rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman/makmuuman lillaahi ta'ala."

Artinya: "Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala."

2. Tata Cara Sholat Idul Adha

Sholat Idul Adha terdiri dari dua rakaat dengan satu salam. Panduan tata cara sholat Idul Adha dapat dilaksanakan sesuai dengan urutannya yakni niat sampai salam. Setelah sebelumnya mengetahui bagaimana bacaan niat sholat Idul Adha, maka kalian dapat melaksanakan rangkaian urutan tata cara sholat Idul Adha seperti terdapat pada ulasan di bawah ini. Berikut tata cara sholat Idul Adha yang perlu dipahami sesuai urutannya.

- Membaca niat sholat Idul Adha

- Takbiratul Ikhram.

- Membaca doa iftitah

- Takbir sebanyak tujuh kali, lalu membaca kalimat tasbih pada rakaat pertama.

"Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar."

Artinya: "Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada ilah kecuali Allah, Allah Maha Besar"

- Membaca surat Al-Fathihah

- Membaca surat pendek dalam Al-Quran

- Rukuk dengan tuma'ninah

- I'tidal dengan tuma'ninah

- Sujud dengan tuma'ninah

- Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah

- Sujud kedua dengan tuma'ninah

- Bangkit dari sujud dan bertakbir pada rakaat kedua.

- Takbir lagi sebanyak lima kali, lalu membaca kalimat tasbih di antara takbir.

"Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar."

Artinya: "Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada ilah kecuali Allah, Allah Maha Besar"

- Membaca surat Al-Fathihah

- Membaca surat pendek dalam Al-Quran

- Rukuk dengan tuma'ninah

- I'tidal dengan tuma'ninah

- Sujud dengan tuma'ninah

- Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah

- Sujud kedua dengan tuma'ninah

- Duduk tasyahud dengan tuma'ninah

- Salam

3. Tata Cara Khotbah Sholat Idul Adha

Setelah melaksanakan tata cara sholat Idul Adha di atas sesuai urutannya, jamaah disunnahkan mendengarkan khotbah. Biasanya khotbah Idul Adha dilaksanakan sebanyak dua khotbah.

Pada pelaksanaan sholat Idul Adha di rumah ketika dilaksanakan secara berjamaah dengan keluarga inti, maka dapat diisi dengan khotbah oleh imam. Namun meskipun tanpa diisi khotbah setelah sholat Idul Adha berjamaah, juga dapat diperbolehkan.

Sedangkan untuk tata cara khotbah Idul Adha dapat kalian simak melalui ulasan di bawah ini dilansir dari merdeka.com.

Tata cara khotbah pertama Idul Adha:

- Membaca takbir sebanyak 9 kali

- Membaca bacaan pujian kepada Allah SWT yakni "Alhamdulillah."

- Membaca sholawat nabi Muhammad SAW, "Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad."

- Berwasiat tentang takwa

- Membaca ayat Al-Quran

Tata cara khotbah kedua Idul Adha:

- Membaca takbir sebanyak 7 kali.

- Membaca bacaan pujian kepada Allah SWT yakni "Alhamdulillah."

- Membaca sholawat nabi Muhammad SAW, "Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad."

- Berwasiat tentang takwa

- Mendoakan kaum muslimin dan muslimat.

4. Keutamaan Sholat Idul Adha

Setelah mengetahui tata cara sholat Idul Adha di rumah beserta bacaan niatnya, di bawah ini ada ulasan tentang keutamaan sholat Idul Adha. Sebab melaksanakan sholat Idul Adha ternyata memiliki keutamaan luar biasa bagi pelaksananya. Apa saja keutamaan sholat Idul Adha?

Keutamaan sholat Idul Adha dapat diperoleh seorang muslim salah satunya adalah diampuni dosa selama satu tahun sebelumnya dan setelahnya. Keutamaan ini dapat diperoleh apabila melaksanakan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Selain itu keutamaan selanjutnya adalah mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Sebab pada 10 Dzulhijjah disebutkan sebagai hari istimewa dan paling dicintai Allah SWT. Maka dari itu kita dianjurkan memperbanyak amal kebaikan termasuk melaksanakan sholat Idul Adha. Ini sesuai dengan hadis Nabi SAW yakni, dari Ibnu Abbas RA meriwayatkan bahwa sesungguhnya Nabi SAW bersabda:

"Tiada hari yang di dalamnya ada suatu amal yang paling dicintai Allah kecuali hari-hari ini."

Nah itulah tata cara sholat Idul Adha di rumah lengkap bacaan niatnya, pahami sesuai urutannya. Meski sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H tahun ini harus dilaksanakan, semoga tidak mengurangi keikhlasan dalam beribadah.

Sumber: merdeka.com, Nu Online, Islampos.com

(kpl/nlw)



MORE STORIES




REKOMENDASI