Diperbarui: Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Kolesterol merupakan zat yang dibutuhkan oleh tubuh, tetapi terkadang terjadi peningkatan kadar kolesterol yang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Tingginya tingkat kolesterol dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah. Untuk menjaga kesehatan jantung, penting bagi kita untuk mengurangi ketergantungan pada obat-obatan dan lebih berfokus pada perubahan gaya hidup.
Dengan memperbaiki gaya hidup dan memberikan perhatian pada kesehatan, kita dapat menjaga tingkat kolesterol tetap terkontrol tanpa harus terlalu mengandalkan obat-obatan.
Advertisement
Yuk simak informasi selengkapnya, dikutip dari halodoc yang ditinjau oleh dr. Fadhli Rizal Makarim pada Jumat (19/01/2024).
Olahraga Jogging (Sumber: Freepik/katemangostar)
Menghentikan atau mengurangi konsumsi alkohol merupakan langkah yang penting dalam mendukung kesehatan tubuh. Alkohol dapat memberikan dampak negatif terutama pada organ hati dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Dengan membatasi jumlah alkohol yang dikonsumsi, kita dapat menjaga keseimbangan tubuh dan mencegah timbulnya masalah kesehatan.
Tak hanya itu, sangat disarankan untuk melakukan kegiatan olahraga secara teratur dalam rutinitas harian, seperti berjalan cepat setidaknya selama 30 menit setiap hari. Aktivitas fisik seperti berjalan cepat tidak hanya membantu meningkatkan kadar HDL, yang dikenal sebagai kolesterol baik, tetapi juga dapat menurunkan kadar LDL dan trigliserida.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Ilustrasi Berhenti Merokok (Sumber: Freepik)
Advertisement
/p/berhentimerokok.jpg
Ilustrasi Pemeriksaan Gula Darah Credit: pexels.com/PhotoMIX
Mengontrol tingkat gula darah menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi mereka yang menderita diabetes. Kenaikan kadar gula darah berkaitan erat dengan peningkatan risiko aterosklerosis, yaitu pengerasan dinding arteri, serta peningkatan risiko terhadap serangan jantung dan stroke.
Oleh karena itu, upaya untuk menjaga keseimbangan kadar gula darah bukan hanya menjadi tanggung jawab semata, tetapi juga merupakan investasi penting dalam kesejahteraan dan masa depan kesehatan Anda.
Ilustrasi Pola Makan Sehat (Sumber: Freepik/freepic.diller)
Mengkonsumsi makanan sehat tidak hanya memberikan dampak positif pada kesehatan fisik, tetapi juga memiliki peran penting dalam kesejahteraan mental. Pentingnya memilih jenis makanan dengan bijak dapat menjadi kunci untuk menciptakan gaya hidup sehat dan mengurangi risiko terkena berbagai penyakit kronis.
Dengan demikian, untuk menjaga agar kadar kolesterol dalam tubuh tetap normal, berikut beberapa opsi jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi:
Meningkatkan jumlah dan ragam buah segar, sayuran, dan gandum.
Memilih produk susu rendah atau rendah lemak, yoghurt, dan produk susu lainnya atau menambahkan minuman kedelai dapat meningkatkan asupan kalsium.
Memilih daging yang rendah lemak (daging yang telah dihilangkan lemaknya).
Batasilah asupan daging berlemak, termasuk sosis dan salami, serta pilihlah daging sandwich yang lebih sehat, seperti dada kalkun atau ayam tanpa lemak yang dimasak hingga matang.
Upayakan untuk mengkonsumsi ikan, baik yang segar maupun dalam kaleng, setidaknya dua kali dalam seminggu.
Gantilah mentega dengan margarin yang mengandung lemak tak jenuh ganda.
Sertakan cemilan kaya serat larut dan lemak sehat dalam pola makan harian, seperti kacang-kacangan, polong-polongan, dan biji-bijian.
Batasilah konsumsi keju dan es krim hanya dua kali dalam seminggu.
Dengan pengaturan pola makan yang disiplin, tingkat kolesterol dalam darah biasanya akan mengalami penurunan secara perlahan-lahan dalam rentang waktu 1 hingga 3 bulan.
Menurut The American Heart Association, pemeriksaan kadar kolesterol darah sebaiknya dilakukan setiap lima tahun setelah seseorang mencapai usia 20 tahun. Tetapi, apabila kadar kolesterol dalam tubuh melewati angka 200 mg/dL, sebaiknya pemeriksaan kolesterol dijalankan setiap tiga bulan hingga kadar kolesterol kembali dalam batas normal.
Menurut Dr. Nitish Naik, seorang spesialis jantung dari All India Institute of Medical Sciences, New Delhi, India, penyakit kolesterol tinggi tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, tetapi dapat dikendalikan. Dr. Naik menyatakan bahwa tidak ada obat khusus yang dapat menyembuhkan kolesterol tinggi secara permanen.
Selain mengkonsumsi buah pisang, Anda juga dapat mengkonsumsi satu buah apel sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kolesterol.
Air Rebusan Daun Sirih. Minuman ini bermanfaat kolesterol total, trigliserida, dan LDL. Tak hanya menurunkan kolesterol tinggi, air rebusan daun sirih bisa menstabilkan kolesterol baik dalam tubuh.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/saa)
Advertisement
Cara Mudah Membersihkan Gelas Teh yang Berkerak, Cek Tipsnya!
Musisi Indonesia yang Ngetop di 1 Lagu, Kini Tak Terdengar Lagi Kabarnya
Sama-Sama Cantik, Ini 7 Perbedaan Makeup Tiara Andini saat Manggung dan Sehari-Hari
Gaya Anggun Song Hye Kyo Pakai Busana Semi Formal, Tetap Menawan dan Stylish
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Urine? Yuk Waspada, Ini Penjelasannya