10 Penyebab Ngorok atau Mendengkur Ketika Tidur yang Tak Disadari

Selasa, 29 Desember 2020 15:55 Penulis: Nurul Wahida
10 Penyebab Ngorok atau Mendengkur Ketika Tidur yang Tak Disadari
Penyebab ngorok (credit: freepik.com)


Kapanlagi Plus - Ngorok atau mendengkur merupakan kondisi yang dialami seseorang saat mengeluarkan suara tertentu ketika tidur. Kondisi ini seringkali menjadi pertanda tidur nyenyak atau pules yang dialami seseorang. Namun ternyata ada beragam penyebab ngorok ketika tidur yang tak disadari. Pada beberapa kondisi ngorok bahkan seringkali membuat seseorang mudah terbangun karena suara atau gejala yang timbul.

Tidur menjadi kebutuhan yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Sebab dengan tidur dapat mendukung kesehatan tubuh tetap terjaga baik. Namun beberapa kondisi seringkali muncul ketika tidur salah satunya adalah ngorok atau mendengkur. Ngorok dapat dialami siapa saja yang berpotensi mengembangkan hal tersebut.

Seperti diketahui ngorok menimbulkan suara tertentu yang terjadi akibat sumbatan pada saluran pernapasan. Selain itu suara ngorok bisa timbul dari yang paling rendah atau halus hingga keras. Hal inilah yang menyebabkan suara ngorok keras dapat mengganggu seseorang ketika sedang tidur.

Meski ngorok atau mendengkur kerap disebut sebagai tidur yang nyenyak dan berkualitas namun kondisi ini bisa disebabkan oleh beragam faktor tertentu. Adapun penyebab ngorok atau mendengkur ketika tidur sebagian besar tak disadari banyak orang. Sebab ngorok bisa terjadi karena kondisi medis ataupun kebiasaan harian tertentu.

Berikut ini penyebab ngorok atau mendengkur ketika tidur yang tak disadari telah dirangkum kapanlagi.com dari berbagai sumber.

1. Posisi Tidur

Penyebab ngorok atau mendengkur yang pertama dapat terjadi karena posisi tidur. Dalam hal ini posisi tidur tertentu diketahui bisa berpengaruh terhadap kejadian ngorok ketika tidur. Melansir dari sleepfoundation.org, posisi tidur telentang berpotensi menyebabkan seseorang mungkin mengalami ngorok daripada mereka yang tidur dengan posisi menyamping atau miring.

Namun kondisi ini bisa diatasi dengan mengganti posisi tidur untuk mencegah ngorok atau mendengkur. Sejumlah latihan juga dapat membantu kalian memperbaiki pola dan posisi tidur jadi agar mencegah ngorok.

2. Faktor Usia

Penyebab ngorok ketika tidur yang banyak tak disadari selanjutnya adalah berkaitan dengan faktor usia. Di mana usia yang lebih tua diketahui bisa berpotensi mengembangkan ngorok ketika tidur. Sebab saat memasuki masa usia lebih tua beberapa perubahan mungkin terjadi termasuk pola tidur mereka.

Hal ini juga bisa mengembangkan seseorang mengalami ngorok atau mendengkur ketika tidur. Melansir dari sleepfoundation.org, usia tua bisa berdampak pada kondisi ngorok karena otot tenggorokan dan lidah cenderung mengendur hingga timbulkan suara ngorok.

3. Masalah Pada Hidung dan Tenggorokan

Penyebab ngorok atau mendengkur ketika tidur dapat terjadi akibat masalah pada hidung dan tenggorokan. Melansir dari sleepfoundation.org, misalnya saja masalah pada hidung meliputi septum menyimpang, polip hidung bisa memicu terjadinya ngorok. Begitu pula dengan masalah tenggorokan yakni amandel ataupun gondok dapat menjadi penyebab ngorok. Selain itu mengalami flu ataupun alergi tertentu juga bisa memicu terjadinya ngorok atau mendengkur.

4. Obesitas

Berat badan berlebih atau obesitas juga dapat menjadi penyebab ngorok atau mendengkur. Seperti diketahui berat badan berlebih dapat terjadi akibat beberapa faktor seperti asupan makanan ataupun kurang olahraga. Obesitas dapat menyebabkan beragam dampak buruk bagi kesehatan meliputi, gangguan pernapasan, penyakit jantung, bahkan kualitas tidur yang terganggu.

Melansir dari sleepfoundation.org, berat badan berlebih dan ngorok memiliki kaitan karena kondisi ini bisa mengganggu sistem kerja otot termasuk jaringan di sekitar leher serta tenggorokan. Akibatnya ngorok atau mendengkur mungkin dapat timbul sebagai dampak dari obesitas.

5. Efek Samping Alkohol

Penyebab ngorok atau mendengkur ketika tidur yang tidak disadari banyak orang selanjutnya adalah karena efek samping alkohol. Ada beragam dampak buruk karena konsumsi alkohol berlebihan mulai dari penyakit hati, berat badan berlebih, ataupun mengganggu kualitas tidur. Dalam hal ini alkohol diketahui bisa mengendurkan otot terutama pada area tenggorokan dan saluran pernapasan.

Sehingga saat tengah tidur, tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi ini bisa menyebabkan ngorok atau mendengkur. Untuk itu membatasi konsumsi alkohol perlu dilakukan agar mencegah beragam masalah kesehatan tertentu.

6. Kurang Tidur

Umumnya orang dewasa membutuhkan waktu tidur antara 7-8 jam perhari. Apabila kurang waktu tidur dari waktu yang umumnya dibutuhkan orang dewasa beragam masalah dapat ditimbulkan. Salah satunya adalah ngorok ataupun mendengkur. Melansir dari webmd.com, kurang tidur dikaitkan dengan kondisi ngorok karena otot tenggorokan yang mungkin terlalu rileks atau kendur. Akibatnya ngorok atau mendengkur bisa timbul akibat gangguan pada otot tersebut.

7. Riwayat Keluarga

Riwayat keluarga juga berpengaruh terhadap kejadian ngorok atau mendengkur ketika tidur. Sebab jika kalian memiliki keluarga dengan riwayat mendengkur atau ngorok maka hal serupa juga rentan dialami. Dalam hal ini faktor keturunan seperti melansir dari mayoclinic.org merupakan faktor potensial untuk kejadian ngorok atau mendengkur.

8. Kondisi Mulut Dan Tenggorokan

Melansir dari mayoclinic.org, penyebab ngorok atau mendengkur juga dapat disebabkan oleh kondisi area mulut ataupun tenggorokan. Dalam hal ini jika kalian memiliki langit-langit mulut lunak yang rendah ataupun tebal hal tersebut bisa mempersempit aliran napas. Begitu pula dengan saluran udara yang biasanya terhambat atau sempit dialami pada mereka dengan berat badan berlebih. Akibatnya ketika saluran udara sempit maka bisa memicu terjadinya ngorok atau mendengkur saat tidur karena udara yang terhambat.

9. Hidung Tersumbat

Hidung yang tersumbat karena infeksi virus atau bakteri seperti flu juga bisa menyebabkan seseorang mengalami ngorok ketika tidur. Sebab kondisi ini bisa menyebabkan aliran udara jadi tersumbat atau terhalang, akibatnya dengkur atau ngorok bisa terjadi. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi flu atau pilek akibat infeksi virus ataupun bakteri.

10. Obat Tertentu

Penyebab ngorok juga bisa dipicu oleh efek samping dari obat tertentu. Sejenis obat seeprti lorazepam dan diazepam diketahui bisa membuat otot jadi lebih rileks hingga melemahkan otot tenggorokan. Hal inilah yang menyebabkan seseorang dapat mengalami ngorok atau mendengkur ketika tidur. Konsultasi dengan dokter bisa dipertimbangkan untuk mengetahui cara mengatasinya secara tepat.

Nah itulah 10 penyebab ngorok atau mendengkur ketika tidur yang tidak disadari. Namun untuk mengetahui dengan pasti penyebab ngorok, pemeriksaan lebih lanjut perlu dipertimbangkan.

(kpl/nlw)

Editor:

Nurul Wahida



MORE STORIES




REKOMENDASI