5 Cara Membuat Anak Semangat Sahur, Ajarkan Puasa Sejak Dini

Minggu, 09 Mei 2021 11:33 Penulis: Anik Setiyaningrum
5 Cara Membuat Anak Semangat Sahur, Ajarkan Puasa Sejak Dini
Ilustrasi (Credit: Freepik)


Kapanlagi Plus - Bulan Ramadan merupakan bulan suci yang dinantikan umat Islam di seluruh dunia karena terdapat ibadah khas seperti puasa dan sholat tarawih. Namun, jika kalian merupakan orangtua baru yang belum punya cara membuat anak semangat sahur, kalian pasti merasa sedang dalam masalah.

Kalian tak perlu merasa panik karena sebenarnya orangtua yang tak punya cara membuat anak semangat sahur merupakan hal wajar. Apalagi jika itu merupakan pengalaman pertama kalian menjalani bulan Ramadan bersama anak.

Berpuasa memang bisa diajarkan pada anak sejak kecil. Mengajarkan anak untuk turut berpuasa merupakan cara untuk memberi mereka pemahaman tentang kewajiban puasa Ramadan.

Mengajari anak bangun sahur untuk berpuasa bukan berarti hanya menyuruhnya untuk menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Kalian juga perlu memberi pemahaman tentang pentingnya untuk sahur dan menanamkan spirit beribadah sejak dini. Dan itu, perlu dilakukan penuh dengan kehati-hatian.

Pasalnya, jika anak rewel, mood-nya akan rusak dan justru enggan untuk makan sahur. Ini sebabnya penting mengetahui bagaimana cara membuat anak semangat sahur. Nah, berikut ini terdapat tips atau cara membuat anak semangat sahur yang bisa kalian terapkan untuk menghindari drama rewel setiap menjelang subuh.

 

1. Jelaskan Pentingnya Sahur

Cara membuat anak semangat sahur yang pertama yaitu, memberi pemahaman pentingnya makan sahur. Jelaskan pula bahwa makan sahur merupakan aktivitas yang dianjurkan oleh Rasulullah. Beri tahu kapan anak harus bangun sahur dan dampak yang didapat dari melewatkan sahur. Tentu saja kalian bisa memberi penjelasan dengan cara yang menyenangkan dan menarik perhatian.

Kalian bisa menemukan cara membuat anak semangat sahur melalui cerita bergambar, video, buku yang berbentuk animasi. Itu berarti, kalian juga harus mempertahankan dan mempertanggungjawabkan cerita tersebut sehingga anak akan merasa sahur itu menyenangkan selama 30 hari puasa.

Selain pentingnya sahur, jelaskan juga tentang keutamaan berpuasa, kewajiban, dan apa saja yang didapat dari berpuasa. Ingatkan pula pada anak tentang keikhlasan beribadah semata-mata hanya untuk Allah. Jadi saat bangun untuk sahur anak memiliki pemahaman bahwa makan sahur tersebut dijalani dengan ikhlas karena Allah, bukan karena paksaan orang lain. Dari penjelasan ini, anak akan tertarik dan penasaran melakukan sahur saat puasa.

 

2. Berikan Rewards Kepada Anak

Ketika memulai puasa, mungkin orangtua bisa mendiskusikan rewards kepada anak mengenai puasa yang dilakukan. Misalnya apabila bisa puasa penuh maka akan dibelikan sepeda, mainan baru dan hal lainnya yang bisa menarik perhatian si anak. Cara membuat anak semangat sahur ini pun harus dibarengi dengan penanaman 'menerima konsekuensi' selama puasa.

Alih-alih memaksa anak untuk bangun atau memarahinya, kalian bisa mengajarkan anak untuk menerima konsekuensi jika ia tidak sahur. Jika anak memang benar-benar tidak bisa bangun dan rewel, biarkan dirinya tetap tidur dan menerima konsekuensi merasa lapar saat berpuasa.

Jika kalian sudah memberi pemahaman tentang kewajiban berpuasa, anak akan segan untuk membatalkan puasa. Jika ia merasa lapar di tengah puasa dan harus membatalkannya, maka anak harus membayar puasanya di luar bulan ramadan saat orang lain tidak berpuasa dan tentu saja, akan kehilangan kesempatan mendapatkan reward. Ini membuat anak berusaha untuk tidak melewatkan makan sahurnya.

 

3. Ajarkan Anak untuk Tidur Lebih Awal

Apabila anak terbiasa tidur malam, kalian bisa mengajak tidur lebih awal dengan tujuan agar kalian bisa bangun sahur dalam keadaan segar dan tidak mengantuk. Kalian juga harus menjelaskan pada anak kenapa harus tidur lebih awal, agar si anak mengerti.

Cara membuat anak semangat sahur ini perlu dilakukan karena saat puasa, pola tidur akan berubah. Agar jam tidur anak tidak berkurang, ajak anak untuk tidur malam lebih awal. Dengan begitu, mereka akan mendapatkan tidur berkualitas meskipun harus bangun pada lebih pagi untuk makan sahur.

Segera ajak anak tidur usai ibadah sholat tarawih. Untuk membuatnya cepat terlelap Anda dapat membacakan dongeng atau menceritakan kisah pengantar tidur untuknya. Dengan begitu, anak tidak mudah mengantuk saat dibangunkan sahur.

Selain itu atur juga jam tidur siang anak. Tidur siang yang terlalu lama akan membuat anak mudah terjaga saat malam hari. Biarkan anak untuk beraktivitas di siang hari dan tidur siang singkat agar anak mudah terlelap di malam hari.

 

4. Mempersiapkan Sahur Bersama Anak

Ketika sahur tiba, kalian bisa mengajak si kecil untuk mempersiapkan sahur. Mulai menyiapkan hal-hal yang tidak memberatkan si anak, seperti menyiapkan piring, menemani memasak dan membuat makanan yang terlihat menarik bagi si anak agar dia terkesan dan menjalani sahur dengan menyenangkan.

Dengan memberi kesempatan untuk ikut menyiapkan menu favoritnya, anak akan merasa antusias untuk maka sahur. Cara membuat anak semangat sahur ini juga akan meningkatkan selera makan anak. Siapkan makanan kesukaan anak dan pastikan menu favoritnya kaya akan nutrisi dan vitamin, supaya anak punya cukup stamina untuk menjalankan ibadah puasa.

 

5. Batasi Penggunaan Gadget

Banyak kasus kecanduan gadget yang menimpa anak-anak di masa serba digital ini. Selain menjadi cara membuat anak semangat sahur, momen Ramadan juga bisa waktu yang tepat untuk mengurangi kecanduan tersebut. Pada saat sebelum tidur, hendaknya batasi penggunaan gadget pada anak agar mereka dapat tidur lebih awal.

Layar gadget elektronik memancarkan cahaya biru yang kuat. Cahaya biru ini setelah memasuki retina diubah menjadi sinyal neurologis yang menciptakan ilusi siang hari di kelenjar pineal. Hasilnya, cahaya biru akan mengganggu produksi melatonin, hormon yang dikeluarkan pada malam hari untuk membantu tidur.

Saat malam hari, pastikan anak tidak bermain gadget. Ini dapat membuat anak lebih cepat tidur dan mendapatkan kualitas tidur yang baik. Hasilnya, anak jadi lebih mudah untuk dibangunkan saat sahur.

Nah, KLovers, itulah beberapa cara membuat anak semangat sahur yang bisa kalian ikuti. Hal yang perlu diperhatikan yaitu, pola komunikasi yang biasa kalian terapkan pada anak. Jadi, tips di atas bisa kalian modifikasi sesuai dengan bahasa dan cara kompromi yang biasa kalian jalani.

 

(kpl/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI