6 Rekomendasi Novel 2019 Pemenang Penghargaan Sastra, Layak untuk Dibaca!

Senin, 24 Oktober 2022 19:44
6 Rekomendasi Novel 2019 Pemenang Penghargaan Sastra, Layak untuk Dibaca!
Rekomendasi Novel 2019 (Credit: goodreads.com)


Kapanlagi Plus - Sebagai penyuka sastra, wajar jika kalian selalu mencari rekomendasi novel terbaru atau terbaik. Setiap tahun, selalu ada karya yang terbit dengan kisah menarik. Ada banyak rekomendasi novel 2019 yang layak untuk dibaca.

Terlebih, rekomendasi novel 2019 ini juga berasal dari pemenang atau penerima penghargaan yang bergengsi di Indonesia. Kisah yang diangkat dan gaya penceritaannya pun beragam.

Beberapa di antaranya juga berasal dari cerita daerah penulisnya hingga menjadi isu yang banyak dibicarakan secara nasional. Penasaran dengan rekomendasi novel 2019? Yuk, simak beberapa ulasan berikut ini.

 

1. Orang-Orang Oetimu - Felix K. Nesi

Marjin Kiri, 2019

Orang-Orang Oetimu merupakan rekomendasi novel 2019 yang perlu kalian baca. Novel ini pernah menjadi pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 2018 dan diterbitkan oleh Marjin Kiri satu tahun kemudian. Buku ini pun menyita perhatian dan banyak dibahas. Secara garis besar, novel ini berkisah tentang suatu wilayah di pelosok Nusa Tenggara Timur yang bernama Oetimu. Setting waktunya mengambil latar akhir tahun 90-an.

Pada novel ini, diceritakan bagaimana berbagai kejadian di Indonesia pada saat itu berdampak pada kehidupan sosial di wilayah kecil tersebut. Kejadian itu antara lain, kolonialisme Timor Timur, kekerasan militer, demonstrasi menentang Soeharto, serta final Piala Dunia 1998. Selain itu, kalian juga akan melihat bagaimana hal lain yang cukup lekat di masyarakat, seperti gereja, negara, tentara, sopi dan seks punya peran penting dalam kisah ini. Cerita yang pelik sekaligus asyik dalam novel ini jelas layak untuk kalian baca.

 

2. Aib dan Nasib - Minanto

Marjin Kiri, 2020

Selanjutnya, ada rekomendasi novel 2019 yang berjudul Aib dan Nasib karya Minanto. Novel ini merupakan pemenang pertama Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta tahun 2019. Novel ini mengandung kisah kehidupan warga Desa Tegalurung, Jawa Barat. Oleh karena itu, gambaran mengenai masyarakat pedesaan bisa dilihat secara apa adanya. Kalian juga bisa melihat hiruk-pikuk sebuah wilayah dengan para penghuninya. Keluguan para tokohnya bisa disebut jauh dari bayangan orang-orang kota.

Oleh karena itu pula, Aib dan Nasib bisa dianggap punya muatan yang cukup kontroversial. Namun, kisahnya justru mampu menghibur karena kejujuran dan kejenakaan yang dihadirkan. Tak hanya itu, berbagai tragedi yang mungkin dianggap kontroversial tadi justru menyimpan banyak pelajaran bagi para pembaca. Bagaimana, tertarik untuk membacanya?

 

3. Teh dan Pengkhianat - Iksaka Banu

Gramedia, 2019

Bukan rekomendasi novel 2019, tapi buku karya Iksaka Banu ini merupakan pemenang penghargaan sastra yang tak boleh kalian lewatkan. Kumpulan cerita berjudul Teh dan Pengkhianat ini menjadi pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa 2019. Jika kalian penyuka cerita sejarah, buku ini cocok masuk daftar bacaan. Buku ini bisa menjadi jembatan bagi kalian untuk mengenal sejarah.

Pasalnya, buku ini menghadirkan pergulatan manusia di masa lalu dengan segala suka duka yang terkadang memiliki relasi dengan setiap generasi. Kalian akan melihat kehidupan bangsa Indonesia pada saat penjajahan kolonial. Peristiwa yang dihadirkan antara lain, saat sepeda hanya dipakai kaum bumiputra Hindia Belanda, wabah cacar yang menyerang, dan hiruk-pikuk lain yang dikemas dengan menarik.

 

4. Leak Tegal Sirah - Samar Gantang

Indonesia Tera, 2019

Leak Tegal Sirah merupakan rekomendasi novel 2019 yang juga pernah menjadi nominasi Kusala Sastra Khatulistiwa 2020 kategori prosa. Novel karya I Gusti Putu Bawa Samar Gantang ini diterbitkan oleh Indonesia Tera pada bulan November 2019. Kalian akan melihat gambaran tentang peristiwa pembantaian warga Banjar Tegal Sirah di Tabanan pada periode 1965-1966.

Seperti judulnya, peristiwa tersebut juga diceritakan dengan adat dan praktek ritual perleakan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan warga banjar tegal sirah. Tokoh dalam novel ini bernama I Gusti Wayan Jabrag atau Ti Jabrag. Peristiwa pembantaian ini berisi pembunuhan sadis pada 20 orang. Selanjutnya, para korban mati penasaran. Arwah mereka gentayangan, mengganggu, dan menyebabkan kematian. Saat membacanya, kalian akan menemukan kengerian yang tak habis-habis bagi warga Tegal Sirah.

 

5. Anak Gembala yang Tertidur Panjang di Akhir Zaman - A. Mustofa

Shira Media, 2019

Selanjutnya, ada rekomendasi novel 2019 yang berjudul Anak Gembala yang Tertidur Panjang di Akhir Zaman. Novel karya A. Mustofa ini juga berhasil meraih juara 2 di Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2019. Tokoh dalam novel ini berkisah tentang Rara Wilis dan Suko Djatmoko dengan alur yang maju mundur.

Kalian akan dihadapkan pada kisah babi lumpur yang merupakan lambang cerita dari seorang waria bernama Rara Wilis. Selain itu, kalian juga akan menemukan pembahasan mengenai seks dan teologi, iman dan skeptisme, pelacur, hingga Tuhan. Bagaimana, tertarik untuk membacanya?

 

6. Cara Berbahagia Tanpa Kepala - Henny Triskaidekama

Gramedia Pustaka Utama, 2019

Rekomendasi novel 2019 selanjutnya berasal dari penulis Henny Triskaidekaman. Setelah novel yang cukup unik berjudul 'Buku Panduan Matematika Terapan', penulis ini kembali merilis cerita yang cukup nyeleneh berjudul Cara Berbahagia Tanpa Kepala. Informasi yang tak kalah penting, novel ini sempat menjadi nominasi Kusala Sastra Khatulistiwa Awards 2019.

Pada novel ini, terlihat usahanya dalam menyatukan berbagai unsur, seperti surealisme, fiksi ilmiah, hingga thriller. Saat membacanya, mungkin kalian akan merasakan kegelisahan yang dialami manusia modern. Hal itu tergambar dari kisah Sempati yang ingin melepas kepalanya dari tubuh. Ketika proses itu terjadi, kepalanya hilang. Selanjutnya, dia hidup tanpa kepala.

Nah, KLovers, itulah beberapa rekomendasi novel 2019 yang beberapa di antaranya mendapatkan penghargaan sastra dan layak untuk dibaca.

 

(kpl/gen/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI