8 Bacaan Setelah Sholat Wajib, Anjuran Doa dan Dzikir untuk Raih Ketenangan

Senin, 19 April 2021 18:33 Penulis: Anik Setiyaningrum
8 Bacaan Setelah Sholat Wajib, Anjuran Doa dan Dzikir untuk Raih Ketenangan
Ilustrasi (Credit: Freepik)


Kapanlagi Plus - Sholat lima waktu merupakan kewajiban bagi seseorang yang mempercayai ajaran Islam. Setelah selesai melaksanakan ibadah sholat, jangan buru-buru beranjak dari tempat sholat. Banyak kebaikan bagi kalian jika menyempatkan duduk sejenak untuk berdzikir dan melantunkan bacaan setelah sholat. Apa lagi, waktu setelah sholat adalah salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa.

Sebelum berdoa, akan lebih baik jika kalian mengawalinya dengan bacaan setelah sholat untuk memuji nama Allah supaya hati makin tenang. Selain membuat hati makin tenang dan damai, bacaan setelah sholat juga menjadi sarana bagi kita untuk mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Allah berfirman dalam Alquran:

"Ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu," (QS. Al-Baqarah: 152).

Ada banyak bacaan setelah sholat yang bisa kalian lantunkan atau panjatkan sebagai doa. Berikut ini sejumlah bacaan setelah sholat yang bisa kalian baca setiap selesai menunaikan ibadah sholat yang dilansir dari merdeka.com.

 

1. Istighfar 3 Kali dan Membaca Doa

Bacaan setelah sholat yang pertama adalah dengan beristighfar tiga kali dan dilanjutkan dengan membaca doa.

Dari Tsauban radhiallahu'anhu, Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:

Biasanya Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam ketika selesai sholat, beliau beristighfar 3x, lalu membaca doa: "Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikroom."

Artinya : "Ya Allah Engkau-lah as salam, dan keselamatan hanya dari-Mu, Maha Suci Engkau wahai Dzat yang memiliki semua keagungan dan kemulian." (HR. Muslim).

Selain itu, kalian juga bisa membaca doa yang berisi pujian untuk nama Allah SWT dengan kalimat berikut ini:

"Allahumma Antas-Salaamu Wamingkas-Salaamu Wa Ilaika Ya Uudus-Salaamu Fa Hayyinaa Rabbanaa Bis-Salaami Wa Adkhilna-Jannata Daaros-Salaami Tabaarokta Robbanaa Wa Ta Aalaita Ya Dzal-Jalaali Wal Ikroom."

Artinya : "Ya allah, engkau adalah zat yang mempunyai kesejahteraan dan daripadamulah kesejahteraan itu dan kepadamulah akan kembali lagi segala kesejahtraan itu, maka hidupkanlah kami ya allah dengan sejahtera. dan masukanlah kami kedalam surga kampung kesejahteraan, engkaulah yang kuasa memberi berkah yang banyak dan engkaulah yang maha tinggi, wahai zat yang memiliki keagungan dan kemulyaan."

 

2. Membaca Tahlil dan Doa

Bacaan setelah sholat selanjutnya yaitu, tahlil yang dilanjutkan dengan membaca doa.

Dari Al Mughirah bin Syu'bah radhiallahu'anhu, ia berkata:

Aku mendengar Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam setelah shalat beliau berdoa: "Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir. Allahumma laa maani'a lima a'thoyta wa laa mu'thiya limaa mana'ta wa laa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu."

Artinya : "Tiada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Segala pujian dan kerajaan adalah milik Allah. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan (bagi pemiliknya). Dari Engkau-lah semua kekayaan dan kemuliaan". (HR. Bukhari, Muslim).

 

3. Membaca Doa Seperti Riwayat dari Abdullah bin Zubair

Bacaan setelah sholat selanjutnya yaitu dengan membaca doa sebagaimana riwayat dari Abdullah bin Zubair radhiallahu'anhu. Biasanya (Abdullah) bin Zubair di ujung sholat, ketika selesai salam beliau membaca:

"Laa ilaha illalloohu wahdahu laa syarika lahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir. Laa haula wa laa quwwata illa billaah. Laa ilaha illallooh wa laa na'budu illa iyyaah. Lahun ni'matu wa lahul fadhlu wa lahuts tsanaa-ul hasanu. Laa ilaha illallooh mukhlishiina lahud diin wa lau karihal kaafiruun."

Artinya : "Tiada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Segala pujian dan kerajaan adalah milik Allah. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah. Tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Semua nikmat, anugerah dan pujian yang baik adalah milik Allah. Tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah hanya kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir tidak menyukainya". (HR. Muslim).

 

4. Membaca Tasbih, Tahmid, Takbir dan Tahlil

Bacaan setelah sholat selanjutnya yaitu dengan membaca tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil. Dalam membaca tasbih, tahmid, takbir dan tahlil setelah shalat, ada 4 bentuk yang shahih dari Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam, yaitu:

1. Tasbih 33x, tahmid 33x, takbir 33x, tahlil 1x, total 100 dzikir

Sebagaimana riwayat dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu, Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:

"Barangsiapa yang berdzikir setelah selesai sholat dengan dzikir Subhanallah wal hamdulillah wallahu akbar (33 x). Laa ilaha illallah wahda, laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir", maka akan diampuni semua kesalahannya walaupun sebanyak buih di lautan." (HR. Muslim).

2. Tasbih 33x, tahmid 33x, takbir 34x, total 100 dzikir

Sebagaimana riwayat dari Ka'ab bin Ujrah radhiallahu'anhu, dari Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam:

"Dzikir-dzikir yang tidak akan merugi orang yang mengucapkannya setelah shalat wajib: yaitu 33x tasbih, 33x tahmid, 34 takbir" (HR. Muslim).

3. Tasbih 25x, tahmid 25x, takbir 25x, tahlil 25x, total 100 dzikir

Sebagaimana riwayat dari Zaid bin Tsabit radhiallahu'anhu, ia berkata:

"Mereka (para sahabat) diperintahkan untuk bertasbih selepas shalat sebanyak 33x, bertahmid 33x, bertakbir 34x. Lalu seorang lelaki dari Anshar bermimpi dan dikatakan kepadanya: Apakah Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam telah memerintahkan kalian untuk bertasbih sebanyak 33x, bertahmid 33x, bertakbir 34x? Ia menjawab: benar.

Orang yang ada di dalam mimpi mengatakan: jadikanlah semua itu 25x saja dan tambahkan tahlil. Ketika ia bangun di pagi hari, lelaki Anshar ini menemui Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam dan menceritakan mimpinya. Nabi bersabda: hendaknya kalian jadikan demikian!" (HR. An Nasa-i, dishahihkan Al Albani dalam Shahih An Nasa-i).

4. Tasbih 10x, tahmid 10x, takbir 10x, total 30 dzikir

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr radhiallahu'anhu, Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:

"Ada 2 perbuatan yang jika dijaga oleh seorang hamba Muslim maka pasti ia akan masuk surga. Keduanya mudah namun sedikit yang mengamalkan. Yaitu (pertama) bertasbih disetiap selepas shalat sebanyak 10x, bertahmid 10x, bertakbir 10x, maka itulah 150x dzikir di lisan (dalam 5 shalat waktu) namun 1500x di timbangan mizan. Dan (kedua) bertakbir 34x ketika hendak tidur, bertahmid 33x, dan bertasbih 33x, maka itulah 100x dzikir di lisan namun 1000x di timbangan mizan" (HR. Abu Daud, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud).

5. Membaca Ayat Kursi

Bacaan setelah sholat yang selanjutnya yaitu dengan membaca ayat kursi. Pendapat ini didukung dengan adanya hadist dari Abu Umamah Al Bahili radhiallahu'anhu, Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:

"Barangsiapa membaca ayat kursi setiap selesai shalat wajib, maka tidak ada yang bisa menghalanginya untuk masuk surga kecuali kematian" (HR. An Nasa-i, Ath Thabrani, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami').

Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas
Macam dzikir setelah sholat yang ke enam adalah dengan membaca surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Naas.

"Uqbah bin 'Amir radhiallahu'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkanku untuk membaca al mu'awwidzar (an naas, al falaq, al ikhlas) di penghujung setiap shalat" (HR. Abu Daud, dishahikan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

 

6. Membaca Doa

Bacaan setelah sholat yang selanjutnya yaitu dengan membaca doa seperti yang diriwayatkan dari Ummu Salamah Hindun binti Abi Umayyah radhiallahu'anha, ia berkata:

"Biasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jika sholat subuh, ketika setelah salam beliau membaca doa: Allahumma inni as-aluka 'ilman naafi'an, wa rizqon thoyyiban, wa 'amalan mutaqobbalan."

Artinya : "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amalan yang diterima". (HR. Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).

 

7. Membaca Doa

Bacaan setelah sholat yang selanjtnya yaitu membaca doa seperti yang sudah diriwayatkan dari Mu'adz bin Jabal radhiallahu'anhu, ia berkata:

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menarik tanganku sambil berkata: wahai Mu'adz, Demi Allah aku mencintaimu sungguh aku mencintaimu. Aku wasiatkan engkau wahai Muadz, hendaknya jangan engkau tinggalkan di setiap akhir shalat untuk berdoa: Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibaadatika.

Artinya : "Ya Allah, tolonglah aku agar bisa berdzikir kepada-Mu, dan bersyukur kepada-Mu, serta beribadah kepada-Mu dengan baik". (HR. Abu Daud, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud).

 

8. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas

Bacaan setelah sholat yang selanjutnya yaitu, membaca surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Naas. Anjuran ini berasal dari riwayat berikut ini:

"Uqbah bin 'Amir radhiallahu'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkanku untuk membaca al mu'awwidzar (an naas, al falaq, al ikhlas) di penghujung setiap sholat." (HR. Abu Daud, dishahikan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

Itulah sejumlah bacaan setelah sholat yang bisa kalian praktikkan sebagai usaha untuk mendekatkan diri pada-Nya dan meraih ketenangan dalam hidup. Sesungguhnya, Allah Maha Tahu dan Maha Mendengar, oleh karena itu kalian juga bebas menyampaikan segala doa baik sesuai keinginan sebagai bacaan setelah sholat.

 

(kpl/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI