Adam, Pejuang Cilik Yang Lawan Penyakit Langka Hembuskan Nafas Terakhir

Kamis, 23 November 2017 07:30 Penulis: Tyssa Madelina
Adam, Pejuang Cilik Yang Lawan Penyakit Langka Hembuskan Nafas Terakhir
© Instagram/adamfabumi

Kapanlagi Plus - Hati orangtua mana yang tidak hancur kala harus melepas kepergian sang buah hati? Terlebih ketika dia adalah seorang anugerah yang telah memotivasi banyak orang karena ketegarannya melawan penyakit langka. Dialah Adam Fabumi, seorang bayi berusia enam bulan yang terlahir sebagai pejuang.

Pejuang cilik ini lahir pada tanggal 24 April 2017 lalu. Sejak di usia kandungan 5 bulan, dokter sudah memvonis bahwa kelak ia akan memiliki sindrom Dandy Walker. Namun diagnosis tersebut tak mematahkan semangat kedua orangtua adam, Kiagoos Herling Kamaludin dan Ratih Megasari untuk terus berjuang bersama anak pertama mereka.

Sindrom Dandy Walker adalah suatu kondisi dimana saluran pembuangan cairan otak di dalam kepala Adam tidak terbentuk. Kondisi ini dialami oleh 1:30.000 kelahiran. Selain sindrom tersebut, Adam juga mengalami beberapa komplikasi yang berkaitan dengan kinerja jantung, darah, pembengkakan ginjal dan paru-paru.

Setelah berjuang melawan penyakitnya, Adam Fabumi menghembuskan nafas terakhirnya hari ini. © Instagram/adamfabumiSetelah berjuang melawan penyakitnya, Adam Fabumi menghembuskan nafas terakhirnya hari ini. © Instagram/adamfabumi

Meskipun begitu, kedua orangtua Adam tak pernah menunjukkan bahwa mereka terpuruk akan kondisi anaknya. Bahkan, mereka kerap mengunggah foto Adam yang disertai caption lucu dan penuh semangat. Berperan sebagai orangtua dengan anak yang memiliki penyakit langka, membuat Ratih kerap berbagi hal yang edukatif dengan followersnya.

Selain itu, ia juga kerap memotivasi para orangtua di luar sana yang mengalami kondisi yang serupa dengannya. Menurut Ratih, dalam salah satu postingan Instagramnya, "Karena kita adalah orangtua terpilih yang dipercaya oleh Allah untuk mengurus anak kita yang sangat spesial. Yang penting juga harus sabar, dan ikhlas untuk menjalaninya. Percayalah, pasti ada hikmah dibalik ini semua."

Tak ayal, publik yang tersentuh oleh semangat juang keluarga kecil ini pun turut mendoakan kesembuhan Adam. Namun, meskipun beberapa hari yang lalu Adam sudah diperbolehkan untuk pulang ke rumah, hari ini takdir justru berkata lain. Pejuang kecil tersebut harus melepas semua rasa sakitnya karena ia telah menghembuskan nafas terakhir.

Perjuangan Adam mungkin berhenti sampai disini, namun semangat juangnya pasti akan dikenang untuk selama-lamanya. Selamat jalan, pejuang kecil... Semoga dengan melepas semua sakit yang kau rasakan di dunia, senyummu akan tersungging di atas sana.

(kpl/tmd)

Editor:

Tyssa Madelina



MORE STORIES




REKOMENDASI