Arti Scam Tindak Kejahatan di Internet, Ketahui Ciri-ciri dan Cara Mencegahnya

Rabu, 07 Desember 2022 20:33
Arti Scam Tindak Kejahatan di Internet, Ketahui Ciri-ciri dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi (credit: unsplash)


Kapanlagi Plus - Internet tak saja membawa manfaat bagi masyarakat. Sebaliknya, internet juga bisa jadi celah baru terjadinya tidak kejahatan yang jelas merugikan. Hal ini terbukti dengan semakin maraknya tindak kejahatan dengan modus scam di internet. Namun, apa arti scam yang sebenarnya?

Ya, meski sudah terbilang sering terjadi, nyatanya masih banyak orang yang tidak paham arti scam. Padahal sebagai sebuah kejahatan, scam bisa menimpa siapa saja pengguna internet yang lengah. Maka dari itu, penting untuk tahu arti scam beserta cara untuk mencegahnya.

Untuk mengetahui apa itu scam beserta seluk beluknya, langsung saja simak ulasan berikut ini.

 

 

1. Arti Scam

Seperti yang telah disebutkan di awal, secara umum arti scam kerap diartikan sebagai sebuah modus kejahatan di era digital. Scam banyak dilakukan di internet dengan memanfaatkan kelalaian korban. Scam dilakukan dengan menerapkan sebuah skema penipuan untuk mengambil uang dari para korbannya.

Namun tak saja mengincar uang, ada pula pelaku scam yang melakukan aksinya untuk mendapatkan informasi pribadi korban. Nantinya, informasi yang didapatkan tersebut akan digunakan untuk tindak kejahatan dengan target korban yang lain.

Di era digital dan internet seperti ini, scam jadi salah satu modus penipuan yang cukup sering dilakukan. Scam bisa dilancarkan melalui berbagai media mulai dari website palsu hingga media sosial. Modus melakukan scam juga sangat beragam, mulai dari berpura-pura jadi seorang yang dikenal, menawarkan hadiah, hingga menjebak korban lewat pendaftaran di website palsu.

Scam juga dikenal dengan berbagai istilah lain, salah satunya phising. Istilah tersebut diambil dari kata "fishing" bahasa Inggris yang berarti "memancing". Dalam hal ini berarti pelaku scam memancing korban melalui pesan yang dikirimnya melalui pesan singkat, email, chat, dan sebagainya.

Sementara itu, pelaku scam sering disebut dengan scammer. Untuk menjerat calon korbannya, scammer sering kali benar-benar menggali informasi seputar korban. Sehingga modus yang dilakukan scammer seperti mengaku orang yang dikenal dan menawarkan hadiah bisa lebih meyakinkan.

 

 

2. Ciri-ciri Kejahatan Scam

Setelah membaca penjelasan arti scam, bisa dipahami jika kejahatan ini bisa menimpa siapa saja. Pasalnya, scammer atau pelaku scam tak pandang bulu terhadap korbannya. Apalagi tindak kejahatan scam bisa dilakukan dengan sangat rapi. Sehingga, scam bisa menjerat korban di saat lengah tanpa disadari.

Namun jangan khawatir, sebab ada beberapa ciri-ciri dari scam.

1. Scamer sering mengaku sebagai pihak berwenang atau organisasi tertentu, terutama yang berkaitan dengan calon korban.

2. Mengaku sebagai orang terdekat. Biasanya hal ini dilakukan dengan penggunaan identitas atau informasi pribadi seseorang yang dikenal calon korban.

3. Pesan scam disertai dengan penawaran atau hadiah yang menggiurkan, bahkan sering kali terdengar tak masuk akal.

4. Terlalu memaksa dan menuntut agar calon korban segera melakukan berbagai instruksi yang disampaikan. Tujuannya, agar calon korban tak bisa berpikir jernih.

5. Menekankan pada instruksi untuk melakukan transaksi pembayaran dengan paksaan agar dilakukan secepat mungkin.

 

 

3. Cara Menghindari Scam

Untuk menjaga diri dari bahaya scam, tentu memahami arti scam dan ciri-dirinya tidaklah cukup. Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menghindari tindak kejahatan scam. Berikut beberapa tips dan cara menghindari scam yang marak di internet.

1. Pastikan Kredibilitas Kontak Tak Dikenal yang Menghubungi

Kejahatan scam sering dilakukan oleh kontak asing yang mengaku sebagai pihak berwenang atau seseorang yang dikenal calon korban. Oleh sebab itu, setiap menerima panggilan atau pesan teks dari kontak tak dikenal, pastikan kredibilitasnya lebih dahulu. Sebelum melakukan komunikasi lebih jauh.

2. Jangan Mudah Tergiur pada Penawaran Besar

Seperti yang telah dijelaskan di ulasan tentang arti scam. Sering kali, tindakan scam dilakukan dengan memberikan penawaran menggiurkan seperti hadiah besar untuk korban. Maka dari itu, salah satu cara untuk menghindari scam adalah dengan tidak mudah tergiur pada penawaran besar. Apalagi jika penawaran itu tidak masuk akal dan diberikan pihak yang tidak kredibel.

3. Lebih Hati-hati dalam Mempergunakan Informasi Pribadi

Scamer akan menggunakan data pribadi seseorang untuk membuat aksinya lebih meyakinkan. Karena itu, sebagai pengguna internet ada baiknya untuk lebih bijak dan hati-hati dalam mempergunakan informasi pribadi. Jangan mudah memberikan informasi yang sifatnya pribadi begitu saja.

4. Tidak Asal Klik Link yang Diterima

Scam dilakukan dengan memanfaatkan kelengahan korban. Salah satu modus yang cukup sering dilakukan scamer adalah dengan mengirimkan link atau tautan ke calon korban. Hanya dengan melakukan klik pada link tersebut, data pribadi korban yang tersimpan di aplikasi dan handphone bisa terekam oleh scamer. Jadi, lebih hati-hati untuk mengakses link atau tautan yang mencurigakan.

5. Lebih Teliti Saat Mengakses Website

Selain lewat menyebarkan link atau tautan, untuk mengelabui calon korban, scamer sengaja membuat website palsu. Biasanya, website palsu tersebut dibuat mirip dengan website resmi suatu lembaga. Sehingga jika tak diperhatikan dengan teliti, calon korban bisa tertipu dan menganggap website tersebut benar adanya.

6. Tingkatkan Keamanan Akun

Langkah lain untuk menghindari bahaya arti scam adalah dengan meningkatkan keamanan akun berbagai aplikasi dan media sosial. Untuk melakukannya, kalian bisa menerapkan skema autentifikasi dua arah, mengganti password secara rutin, dan paling penting jangan pernah membagikan kode OTP akun ke orang lain.

Itulah di antaranya ulasan tentang arti scam berikut cara menghindarinya. Semoga bermanfaat.

 

 

(kpl/gen/psp)



MORE STORIES




REKOMENDASI