Bikin Penonton Jatuh Hati, IPB University Raih Fan Favorite Team Genera-Z Berbakti 2026
Tim finalis IPB University di Genera-Z Berbakti 2026. (c) KapanLagi.com
Kapanlagi.com - Perjalanan IPB University di Genera-Z Berbakti 2026 memang harus terhenti lebih awal setelah berhadapan dengan Universitas Padjadjaran (UNPAD) pada episode ketiga. Namun, berakhirnya langkah mereka di kompetisi ternyata bukan akhir dari segalanya. Justru setelah episode tersebut tayang, dukungan dari para penonton terus mengalir hingga akhirnya mengantarkan IPB University meraih gelar Fan Favorite Team.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa penampilan mereka berhasil meninggalkan kesan mendalam di hati banyak orang. Gelar Fan Favorite Team ditentukan berdasarkan akumulasi voting yang berlangsung pada 21 Mei-26 Juli 2026 melalui seluruh kanal BCA, mulai dari YouTube hingga Instagram, dan akun para finalis. Meski tak lagi melanjutkan perjalanan ke tahap berikutnya, dukungan yang diberikan penonton menunjukkan bahwa kualitas dan semangat tim IPB University berhasil mencuri perhatian.
Advertisement
1. Kekompakan Tim yang Bikin Salut
Kalau menengok kembali ke episode ketiga, IPB University tampil dengan formasi Tya, Lubna, dan Miki untuk memperebutkan tiket Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Wisata Gunung Padang.
Tampil di panggung besar untuk pertama kalinya tentu bukan hal mudah. Apalagi mereka harus mempresentasikan ide di hadapan tiga panelis yang memiliki latar belakang dan pengalaman luar biasa. Rasa gugup pun sempat dirasakan sejak awal. Namun, ketiganya berhasil mengubah rasa tegang tersebut menjadi energi positif selama kompetisi berlangsung.
Pada sesi Idea Pitch, Tya tampil dengan percaya diri membawakan presentasi yang terstruktur dan mudah dipahami. Tak hanya menjelaskan konsep, ia juga membawa prototipe sebagai pendukung presentasi sehingga ide yang disampaikan terasa lebih nyata. Penguasaan materinya pun membuat setiap bagian prototipe dapat dijelaskan dengan lancar.
Sementara itu, Lubna mendapat giliran pada sesi Think Tank. Ia mampu menjawab berbagai pertanyaan panelis dengan tenang dan argumentatif. Salah satu momen yang paling menarik terjadi ketika Nicholas Saputra meminta Lubna mendekat untuk melihat langsung prototipe yang dibawa. Kesempatan tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik untuk memberikan penjelasan yang detail sekaligus meyakinkan.
Di sesi Head to Head, Miki berhadapan langsung dengan Ghifa sebagai wakil dari UNPAD. Meski harus beradu argumen dengan lawan yang sama kuatnya, Miki tetap tampil percaya diri. Ia mampu menjawab setiap pertanyaan dengan lugas sekaligus mempertahankan gagasan yang dibawa timnya hingga akhir sesi.
Kekompakan ketiga anggota tim inilah yang membuat banyak penonton memberikan apresiasi. Masing-masing memiliki peran berbeda, tetapi mampu saling melengkapi sehingga presentasi IPB University terasa solid dari awal hingga akhir.
(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
2. Presentasi yang Mendapat Apresiasi Panelis
Tak hanya penonton yang dibuat terkesan, ide dan presentasi IPB University juga mendapat apresiasi dari para panelis.
Cinta Laura Kiehl mengaku sangat menyukai cara IPB University menyusun roadmap program yang mereka tawarkan sehingga mudah dipahami, bahkan bagi orang yang bukan berasal dari bidang tersebut.
"Kalau bicara dari IPB, buat aku orang awam yang mungkin memang ekspertisnya bukan di bidang ini, aku sangat suka dengan roadmap yang kalian bangun, sehingga aku sebagai orang yang menilai, mengerti apa yang berusaha kalian capai," ungkap Cinta Laura Kiehl.
Sementara itu, Nicholas Saputra mengungkapkan bahwa duel antara IPB University dan UNPAD menjadi salah satu pertarungan yang paling sulit untuk dinilai karena kedua tim sama-sama memiliki keunggulan.

"Baik, sangat sulit kami memilihnya sebenarnya, cuman memang ada satu tim yang memiliki keunggulan dibandingkan yang lainnya. Tim yang akan berangkat ke desa wisata di Gunung Padang, memiliki keunggulan dalam memberikan program yang memiliki visibility yang baik, dan untuk memetakan masalah yang ada," ungkap Nicholas Saputra.
Meski akhirnya belum berhasil melangkah ke babak berikutnya, penampilan IPB University berhasil membuktikan bahwa mereka memiliki kualitas, mulai dari kemampuan menyusun ide, menyampaikan presentasi, hingga menjawab tantangan dari panelis dengan percaya diri. Tak heran jika dukungan penonton terus mengalir dan mengantarkan mereka menjadi Fan Favorite Team Genera-Z Berbakti 2026.
Sementara itu, persaingan masih berlanjut. Empat tim winner yang berhasil melaju ke tahap selanjutnya adalah Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, dan Universitas Indonesia. Ikuti terus perjalanan mereka di Genera-Z Berbakti 2026 melalui YouTube Solusi BCA atau dengan mengunjungi bca.id/genzberbakti. Tayangan inspiratif ini juga dapat disaksikan di Vidio.
(kpl/wri)
Advertisement
