Cara Membuat KIP untuk Siswa dan Mahasiswa, Ketahui Juga Jumlah Besaran Dana Bantuannya

Selasa, 21 Juni 2022 13:33 Penulis: Puput Saputro
Cara Membuat KIP untuk Siswa dan Mahasiswa, Ketahui Juga Jumlah Besaran Dana Bantuannya
Ilustrasi (credit: unsplash)


Kapanlagi Plus - Kartu Indonesia Pintar atau KIP jadi salah satu program pemerintah untuk meratakan pendidikan. KIP diperuntukkan siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Siswa yang mempunyai KIP akan mendapatkan bantuan dana yang bisa dicairkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan. KIP disalurkan pada siswa yang masuk daftar kurang mampu melalui pihak sekolah. Namun bagi siswa yang belum terdaftar, tetap bisa melakukan cara membuat KIP untuk bisa mendapatkan kartu tersebut.

Agar bisa lebih tepat sasaran, orangtua dan pihak sekolah harus aktif mendaftarkan siswa yang memang masuk dalam kategori tidak mampu. Apalagi, cara membuat KIP sebenarnya juga bisa dilakukan dengan mudah. Namun untuk bisa mendaftarkan seorang siswa sebagai penerima KIP tentu ada berbagai hal yang harus diketahui.

Untuk mengetahui cara membuat KIP dan hal-hal penting tersebut, langsung saja simak ulasan berikut ini.

 

1. Besaran Dana Bantuan KIP

Kartu Indonesia Pintar atau KIP diberikan pada siswa yang kurang mampu. Seperti yang telah disinggung di awal, KIP nantinya diwujudkan dalam bentuk dana bantuan. Dana tersebut bisa dipakai untuk memenuhi biaya pribadi peserta didik, seperti membeli perlengkapan sekolah/kursus, uang saku, biaya transportasi, dan biaya praktik tambahan serta biaya uji kompetensi.

Oleh karena itu, untuk menghindari salah paham sebelum tahu cara membuat KIP kalian juga perlu tahu besaran dana yang akan didapatkan pemilik KIP. Pasalnya, pada setiap jenjang pendidikan KIP mempunyai besaran yang berbeda. Berikut rincian besaran dana bantuan KIP:

- Peserta didik SD/MI/Paket A mendapatkan Rp450.000,-/tahun;

- Peserta didik SMP/MTs/Paket B mendapatkan Rp750.000,-/tahun;

- Peserta didik SMA/SMK/MA/Paket C mendapatkan Rp1.000.000,-/tahun.

 

2. Cara Membuat KIP Lewat Sekolah

Setidaknya ada dua cara membuat KIP yang bisa dilakukan siswa. Pertama, adalah dengan melakukan dengan mendaftarkan diri melalui sekolah. Dengan cara ini, pihak sekolah akan bertugas membuat daftar siswa yang berhak mendapatkan KIP, untuk kemudian dilaporkan ke dinas terkait. Untuk lebih jelasnya, berikut cara membuat KIP lewat pihak sekolah.

- Pihak sekolah akan membuat daftar nama siswa kurang mampu yang berhak mendapatkan KIP.

- Pihak Sekolah akan melaporkan daftar siswa kurang mampu yang berhak memperoleh KIP ke dinas pendidikan setempat.

- Setelah itu dinas pendidikan setempat akan melakukan proses verifikasi data siswa yang diserahkan sekolah. Jika sudah, pihak dinas pendidikan kemudian akan menerbitkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan menyalurkannya pada siswa yang lolos verifikasi.

 

3. Cara Membuat KIP oleh Siswa Langsung

Selain oleh sekolah, cara membuat KIP juga bisa dilakukan oleh siswa sendiri. Siswa bisa aktif untuk memenuhi berkas persyaratan yang dibutuhkan kemudian mendaftarkan dirinya ke sekolah. Selanjutnya, pihak sekolah yang akan meneruskan proses pendaftaran ke dinas terkait. Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak langkah-langkahnya berikut ini.

- Mengajukan pembuatan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atas nama orangtua wali ke lembaga pendidikan terdekat.

- Namun apabila tidak memiliki KKS, orangtua atau wali bisa juga mengajukan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT atau RW dan Kelurahan desa Desa tempat tinggal.

- Setelah itu, bawa KKS atau SKTM ke pihak sekolah. Setelah itu, sekolah akan mencatat data siswa tersebut sebagai calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).

- Selanjutnya, akan dikirim atau diserahkan ke Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama kabupaten kota setempat yang membawahi sekolah tempat siswa bersekolah.

- Dinas pendidikan atau Kementerian Agama kabupaten atau kota akan mengirim data hasil rekapitulasi data calon penerima KIP ke Kemendikbud atau Kemenag.

- Berikutnya, sekolah akan mendaftarkan calon peserta KIP bisa mengakses aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk memasukkan data calon penerima KIP dalam dapodik.

- Tahap terakhir, Kemendikbud atau Kemenag akan mengirimkan KIP kepada calon penerima KIP yang lolos verifikasi.

 

4. Cara Membuat KIP untuk Kuliah

Kartu Indonesia Pintar (KIP) kini tak saja ditujukan untuk siswa-siswi sekolah, melainkan juga untuk mereka yang berstatus mahasiswa. Ya, KIP bisa diakses untuk para lulusan SMA SMK sederajat. Sama seperti pada tingkatan sekolah, pemilik KIP nantinya juga akan mendapatkan dana bantuan untuk mendukung pendidikannya. Adapun besaran dana KIP untuk mahasiswa adalah Rp 4.000.000,00 per bulan.

Untuk cara membuat KIP kuliah tentu berbeda dengan proses pembuatan bagi siswa. Sebab, pada tahapannya tidak diperlukan menghubungi pihak sekolah. Untuk lebih jelasnya, berikut cara membuat KIP kuliah.

- Calon penerima melakukan pendaftaran secara mandiri di situs resmi Sistem KIP Kuliah yaitu kip-kuliah.kemdikbud.go.id atau bisa juga melalui aplikasi KIP Kuliah.

- Jika sudah masuk ke halaman utama situs atau aplikasi, memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif.

- Selanjutnya, sistem KIP Kuliah akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN serta kelayakan siswa mendapatkan KIP Kuliah.

- Setelah proses validasi berhasil, Sistem KIP Kuliah akan mengirimkan Nomor pendaftaran dan kode akses melalui email. Jadi cek email yang kalian gunakan untuk mendaftar.

- Setelah mengecek email, calon penerima KIP bisa menyelesaikan proses pendaftaran KIP Kuliah dengan memilih jalur seleksi yang akan diikuti (SNMPTN/SBMPTN/SMPN/UMPN/Mandiri).

- Pihak Perguruan Tinggi kemudian akan memverifikasi data calon penerima KIP tersebut telah dinyatakan lolos dengan jalur seleksi tertentu.

- Apabila proses verifikasi menyatakan lolos, maka calon penerima akan dinyatakan berhak menerima bantuan KIP Kuliah.

Itulah di antaranya ulasan tentang cara membuat KIP untuk siswa sekolah dan mahasiswa. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

 

 

(kpl/gen/psp)



MORE STORIES




REKOMENDASI