Julian Assenge Pendiri WikiLeaks Ditangkap Usai Tinggal di Kedubes Ekuador 7 Tahun

Kamis, 11 April 2019 18:35 Penulis: Rahmi Safitri
Julian Assenge Pendiri WikiLeaks Ditangkap Usai Tinggal di Kedubes Ekuador 7 Tahun
Penangkapan Julian Assange © twitter.com/kimdotcom


Kapanlagi Plus - Nama Julian Assange mendadak ramai dibicarakan di dunia maya. Buat yang belum tahu, dia adalah pendiri situs WikiLeaks yang membocorkan sejumlah dokumen rahasia dan sempat dituduh melakukan pelecehan seksual di Swedia, pada 2010.

Sejak dituduh melakukan pelecehan seksual, Julian Assange tinggal di kedutaan besar Ekuador di Inggris sejak 2012. Pria yang lahir di Australia ini pun berada di sana, setelah mendapat suaka politik (dilindungi oleh otoritas berdaulat yang lain karena dianiaya negara sendiri) agar tidak diekstradisi (proses tersangka diserahkan kepada negara lain yang adalah negara asal tersangka untuk disidang sesuai perjanjian yang bersangkutan).

Sebenarnya kasus pelecehan seksual di Swedia ini sudah dicabut. Tapi Assange tetap tidak mau meninggalkan kedubes Ekuador karena takut akan diekstradisi ke Amerika Serikat terkait pekerjaannya dengan WikiLeaks. Situs yang didirikan oleh Julian Assange itu memang pernah membocorkan dokumen penting AS.

 

 

1. Penangkapan Julian Assange

Menurut Channels TV, Kantor Metropolitan London menyatakan kalau petugasnya menuju ke kedutaan besar Ekuador untuk menahan Julian Assange karena dianggap 'tidak mau menyerahkan diri ke pengadilan' setelah mendapat surat perintah yang dikeluarkan pada tahun 2012.

Saat ini Julian Assange dinyatakan sudah ditahan di Kepolisian Pusat London. Polisi menyatakan Julian Assange akan dihadirkan di hadapan Pengadilan Westminster Magistrate sesegera mungkin.

2. Ada Apa Dengan Julian Assange?

Buat yang kurang tahu dengan Julian Assange. Dia lahir pada 3 Juli 1971 di Townsville, Australia. Di era 90-an ia menjadi progammer dan software developer yang punya kemampuan hacking.

Di 2006 ia membuat situs wikileaks.org yang bisa mengunggah dokumen penting atau rahasia di internet tanpa bisa dilacak. Di 2010, WikiLeaks mengunggah dokumen diplomasi Amerika tentang perang Afganistan dan Irak, yang membuatnya ditolak AS.

Di 2010 pula, ia mendapat tuduhan melakukan pelecehan seksual di Swedia. Dua tahun kemudian, agar tidak diekstradisi ke Inggris, ia meminta suaka politik dari Ekuador dan tinggal di kedubes negara tersebut di Inggris hingga akhirnya ditangkap.

Dua tahun lalu, ia resmi menjadi warga negara Ekuador dan tuduhan melakukan pelecehan seksualnya dicabut. Tapi walau begitu ia tetap dinilai lalai dalam masalah hukum.

(cha/pit)

Editor:

Rahmi Safitri



MORE STORIES




REKOMENDASI