Kekurangan dan Kelebihan Koperasi yang Perlu Diketahui Anggota, Pahami Jenisnya

Rabu, 20 Januari 2021 12:44 Penulis: Nurul Wahida
Kekurangan dan Kelebihan Koperasi yang Perlu Diketahui Anggota, Pahami Jenisnya
Kekurangan dan kelebihan koperasi (credit: freepik.com)


Kapanlagi Plus - Koperasi berasal dari kata co-operation yang berarti kerjasama. Koperasi termasuk badan usaha yang didasarkan pada asas kekeluargaan. Sebab koperasi dikelola sendiri oleh anggotanya yang telah bergabung dengan tujuan untuk kepentingan bersama dan mensejahterakan anggota. Kekurangan dan kelebihan koperasi perlu diketahui terutama sebelum memutuskan menjadi bagian dari anggota koperasi.

Setiap orang dapat menjadi anggota koperasi bahkan mendirikan koperasi dengan tujuan tertentu terutama dalam bidang ekonomi. Menurut Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian, disebutkan bahwa koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum Koperasi dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip Koperasi.

Ada beberapa jenis koperasi yang dikelompokkan berdasarkan jenis usaha, status anggota, tingkatan ataupun fungsinya. Di mana saat menjadi bagian dari koperasi, memiliki keuntungan tersendiri yang bisa dirasakan setiap anggotanya. Hal inilah yang perlu diketahui kekurangan dan kelebihan koperasi sebagai bahan pertimbangan menjadi anggota.

Untuk memahami kekurangan dan kelebihan koperasi, kalian dapat menyimak beberapa ulasan di bawah ini. Berikut kekurangan dan kelebihan koperasi telah dirangkum kapanlagi.com dari berbagai sumber.

1. Kelebihan Koperasi untuk Anggota

Sama halnya dengan jenis badan usaha lainnya, koperasi juga memiliki kekurangan dan kelebihan yang perlu dipahami. Terlebih jika kalian tertarik untuk bergabung menjadi anggota koperasi, tentunya mengetahui beberapa kekurangan dan kelebihan badan usaha ini perlu dilakukan. Adapun kelebihan koperasi sebagai berikut dilansir dari liputan6.com:

1. Anggota berhak mendapatkan sisa hasil usaha (SHU) disesuaikan dengan modal yang ditanam serta laba yang diperoleh.

2. Peminjaman modal lebih mudah dengan bunga lebih rendah. Ini juga dapat berpengaruh pada SHU yang akan diterima.

3. Anggota koperasi mendapat pelatihan usaha dan relasi yang lebih luas.

4. Pembelian barang di koperasi bisa menghemat pengeluaran dengan harga lebih terjangkau dan menguntungkan koperasi itu sendiri.

5. Mengutamakan kepentingan bersama dan kesejahteraan anggota.

6. Anggota berperan sebagai produsen dan konsumen yang berfungsi melancarkan usaha koperasi seperti simpan dan pinjam.

7. Menjadi anggota koperasi berdasarkan prinsip sukarela dan terbuka atau tanpa paksaan.

8. Pada prinsip pengelolaan koperasi adalah untuk mengumpulkan laba dan kepentingan bersama tiap anggota. Sehingga nantinya sisa hasil usaha akan dibagikan secara merata dan adil.

9. Anggota koperasi dapat berasal dari berbagai kalangan dari masyarakat dengan penghasilan rendah ataupun menengah.

2. Kelebihan Koperasi untuk Anggota

Masih berkaitan dengan kelebihan koperasi bagi anggota, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan.

10. Setiap anggota memiliki hak suara yang sama tidak ada diskriminasi serta disesuaikan dengan modal yang dimiliki para anggota.

11. Berdasarkan atas asas kekeluargaan dan gotong royong yang cocok dengan masyarakat Indonesia.

12. Koperasi memudahkan anggota untuk mendapatkan modal usaha, hal ini juga dapat mendukung usaha koperasi agar dapat berjalan dan memperoleh laba.

13. Jumlah simpanan wajib ataupun simpanan pokok cenderung tidak memberatkan anggota serta disesuaikan dengan kemampuan finansial tiap anggota.

14. Kesejahteraan anggota menjadi tujuan bersama bukan menjadi tempat mencari keuntungan.

3. Kelebihan Koperasi Berdasarkan Modalnya

Setelah mengetahui beberapa kelebihan koperasi bagi anggota, penting juga memahami apa saja kelebihan koperasi apabila dilihat berdasarkan modalnya. Adapun kelebihan koperasi berdasarkan modalnya sebagai berikut:

15. Proses peminjaman modal cenderung lebih mudah.

16. Proses peminjaman modal lewat koperasi cenderung diproses dengan waktu yang cepat dengan syarat tidak rumit.

17. Peminjaman modal biasanya tidak menggunakan jaminan sehingga mempermudah dalam proses peminjaman.

18. Suku bunga lebih rendah sehingga tidak terlalu membebani para anggota.

4. Kelemahan Koperasi

Memiliki sejumlah kelebihan yang dapat menguntungkan tiap anggota koperasi, badan usaha yang dikelola bersama ini juga memiliki kelemahan. Inilah yang menjadikan salah satu faktor kekurangan dari koperasi. Adapun kelemahan koperasi sebagai berikut:

1. Kesadaran anggota cenderung rendah untuk menjalankan prinsip ataupun kegiatan koperasi.

2. Daya saing koperasi masih lemah dibandingkan dengan badan usaha lainnya.

3. Modal koperasi terbatas dan cenderung mengalami kendala dalam memperoleh modal besar.

4. Kekurangan sumber daya manusia yang lebih kompeten dalam mengelola operasional koperasi. Sehingga tidak adanya sumber daya manusia yang professional mungkin akan menghambat kemajuan koperasi.

5. Minat masyarakat menjadi bagian anggota koperasi masih rendah akibat daya saing yang tinggi.

6. Sebagian besar koperasi dipandang tidak dapat menguntungkan secara ekonomi.

5. Jenis-Jenis Koperasi

Beberapa jenis-jenis koperasi seperti terdapat pada beberapa ulasan ini juga bisa kalian ketahui. Adapun jenis koperasi sebagai berikut berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2012:

Koperasi konsumen: koperasi jenis ini lebih diperuntukkan bagi konsumen barang dan jasa. Sehingga umumnya koperasi ini menjual berbagai jenis bahan kebutuhan seperti makanan pokok, kelontong dan alat tulis.

Koperasi produsen: koperasi jenis ini diperuntukkan bagi produsen barang dan jasa yang biasanya menjual barang produksi para anggota. Umumnya koperasi produsen akan menguntungkan setiap produsen dalam mendapatkan bahan baku murah dan menjual hasil produksinya.

Koperasi simpan pinjam: koperasi jenis ini diperuntukkan untuk memberikan layanan simpan pinjam bagi anggota. Sehingga anggota dapat meminjam modal dalam jangka pendek. Melalui koperasi ini dengan syarat dan bunga lebih rendah.

Koperasi serba usaha: koperasi jenis ini menyediakan beberapa layanan sekaligus usaha baik menjual barang kebutuhan konsumen, simpan pinjam, dan layanan jasa lainnya.

Nah itulah kekurangan dan kelebihan koperasi yang perlu diketahui anggota dengan beberapa jenisnya. Sehingga dengan mengetahui kekurangan dan kelebihan koperasi dapat menjadi pertimbangan untuk kalian bergabung sebagai anggota.

(kpl/nlw)

Editor:

Nurul Wahida



MORE STORIES




REKOMENDASI