Komisi Perlindungan Anak Sarankan Damai, Netizen Ajukan Petisi #JusticeForAudrey

Selasa, 09 April 2019 20:57 Penulis: Rezka Aulia
Komisi Perlindungan Anak Sarankan Damai, Netizen Ajukan Petisi #JusticeForAudrey
Jutaan netizen beri dukungan untuk Audrey. © Shutterstock


Kapanlagi Plus - Kasus bullying kembali terjadi di Indonesia, kali ini dialami oleh remaja bernama Audrey di Pontianak. Mirisnya, gadis yang masih duduk sebagai pelajar SMP ini murni hanya jadi pelampiasan dendam 12 pelajar SMA.

Dipicu karena geng anak SMA ini merupakan mantan kekasih yang masih dendam pada kekasih kakak sepupu Audrey. Mereka mengeroyok korban bahkan sampai mencolok alat vital korban yang sebelumnya telah ditendang bahkan dibenturkan ke aspal.

Seolah tak kurang penderitaan yang dialami korban, ia masih diintimadasi pelaku agar tak melapor. Begitu kasus ini viral, korban pun dilarikan ke rumah sakit dan proses secara hukum berlangsung.

 

 

1. KPAD Minta Damai

Namun sayang pihak Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPAD) menawarkan jalan keluar yang berbeda. KPAD berharap kasus ini tak dilanjutkan secara hukum namun lewat jalur damai. Hal ini mempertimbangkan masa depan para pelaku yang juga masih di bawah umur.

Tentu saja publik tak puas atas solusi yang ditawarkan oleh KPAD. Banyak yang dibuat emosi atas saran ini. Netizen pun bergabung mengagas petisi #JusticeForAudrey yang meminta para pelaku mempertanggung jawabkan perbuatan mereka secara hukum.

2. Harus Diadili

Petisi yang bisa KLovers akses di Change.org ini diinisiasi oleh Fachira Anindy. Ia menargetkan 1 juta tanda tangan yang mendukung pengadilan untuk Audrey. Hingga berita ini ditulis, petisi telah ditanda tangani lebih dari 860 ribu pengguna.

Tagar #JusticeForAudrey juga menjadi trending topic di lini masa Twitter Indonesia. Tagar in viral pada Selasa (9/4/2019) dan menjadi keprihatinan bersama. Banyak netizen yang berharap Audrey bisa mendapatkan keadilan dan para pelaku dijebloskan ke penjara anak.

3. Viral di Twitter

Kasus ini pertama kali diungkap pengguna twitter dengan nama @syarifahmelinda. Ia membuat utas yang menceritakan kemalangan yang dialami gadis 14 tahun asal Pontianak pada 29 Maret 2019. Masalah dipicu kecemburuan pelaku atas kisah cinta monyet. Salah satu pelaku adalah mantan kekasih cowok yang kini berpacaran dengan kakak sepupu korban.

 

Kasus inipun segera menjadi viral setelah akun @syarifahmelinda mencuitkan kisah Audrey yang di-bully teman-teman kakaknya. Reaksi kemarahan warganet diarahkan kepada para pelaku yang merupakan siswa perempuan dari berbagai SMA di Pontianak.

KLovers bisa mendukung keadilan untuk Audrey dengan menandatangani petisi di SINI.

 

(kpl/lip/rna)

Editor:

Rezka Aulia



MORE STORIES




REKOMENDASI