Arti Estimasi: Faktor dan Manfaat, Simak Juga Contohnya Agar Semakin Paham

Rabu, 24 November 2021 16:55 Penulis: Puput Saputro
Arti Estimasi: Faktor dan Manfaat, Simak Juga Contohnya Agar Semakin Paham
Ilustrasi (credit: unsplash)


Kapanlagi Plus - Bagi sebagian orang, estimasi mungkin sudah jadi istilah yang cukup familiar. Namun bagi sebagian lainnya, estimasi bisa jadi merupakan kata asing yang tidak diketahui artinya. Padahal, penting untuk tahu arti estimasi. Sebab, kata estimasi sering kali muncul dan dipakai ketika menyusun proposal atau perencanaan suatu program kegiatan.

Arti estimasi juga sering disamakan dengan perkiraan, penilaian, dan pendapat. Bisa dibayangkan, betapa pentingnya kedudukan estimasi dalam suatu proses perencanaan program kegiatan. Namun mempelajari apa itu estimasi tentu tak akan cukup jika sebatas pada arti sempitnya tersebut. Masih ada banyak hal penting yang perlu diketahui tentang estimasi.

Untuk itu, dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasan mendalam tentang arti estimasi hingga manfaat dan informasi lain seputarnya.

1. Arti Estimasi

Untuk mengetahui apa itu estimasi, pertama kita perlu tahu arti dan pengertiannya terlebih dahulu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti estimasi adalah dalam praktiknya berhubungan dengan suatu proyek. Lebih lanjut, estimasi dijelaskan sebagai proses memperhitungkan biaya yang dibutuhkan untuk bisa mencapai tujuan yang telah direncanakan sebelumnya.

Selain arti estimasi dari KBBI, kita juga perlu memahami pengertian estimasi secara umum menurut pandangan ahli. Ada ahli yang menyebut estimasi sebagai suatu proses pengukuran yang kuantitatif atau hasil yang akurasinya dapat diukur dengan angka. Hal ini sejalan dengan praktik estimasi di keseharian, yang selalu menggunakan tolok ukur angka yang jelas, meski terkadang tidak diperoleh hasil yang tepat sasaran.

2. Manfaat Estimasi

Sebagaimana yang disinggung di awal, estimasi mempunyai peran penting dalam proses perencanaan atau penyusunan program kegiatan. Proses estimasi memberikan sejumlah manfaat dalam kelangsungan program yang direncanakan. Berikut beberapa manfaat dari proses estimasi.

1) Untuk membantu menyusun jadwal pekerjaan yang lebih jelas, teratur, dan terukur.

2) Untuk membantu menentukan berapa lama proyek dapat dikerjakan dan berapa perkiraan besaran biayanya.

3) Untuk membantu menentukan anggaran time phased dan menetapkan basis proyek.

4) Untuk membantu dan mendukung dalam menciptakan keputusan yang baik.

5) Untuk menentukan apakah proyek layak dikerjakan.

6) Untuk adalah dapat membantu mengukur kemajuan proyek yang sedang dilakukan.

3. Faktor-Faktor Estimasi

Dari pembahasan tentang arti estimasi, kita dapat ketahui bahwa estimasi merupakan perencanaan yang bisa saja tidak tepat sasaran. Agar estimasi bisa berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan. Dengan menitikberatkan pada faktor-faktor tersebut, estimasi yang disusun akan efisien dan efektif. Sehingga, peluang estimasi yang disusun bisa tepat sasaran akan semakin besar.

Adapun beberapa faktor dari estimasi tersebut adalah sebagai berikut.

1) Tanggung jawab adalah pengaruh estimasi paling utama.

2) Melibatkan beberapa orang dalam proses penyusunan estimasi.

3) Dalam menyusun estimasi, tetap mempertimbangkan kondisi yang mungkin akan dihadapi saat melakukan eksekusi di lapangan.

4) Ketersediaan unit dan waktu yang mencukupi untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan estimasi.

5) Independensi (bersikap netral dan tidak berpihak).

6) Penambahan nilai risiko pada estimasi dengan tujuan untuk membantu menghindari berbagai masalah.

4. Estimasi Biaya

Dalam proses perencanaan program kegiatan atau proyek, estimasi memang tak akan bisa dilepaskan dari biaya. Arti estimasi memang sangat lekat dengan perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan program kerja.

Pengertian estimasi biaya sendiri adalah perkiraan barang atau jasa, program, atau proyek yang diukur berdasarkan informasi yang tersedia. Estimasi biaya juga meliputi dana yang terus berkembang dan digunakan selama proyek atau program berjalan. Estimasi biaya juga bisa meliputi perencanaan keuangan dan penetapan anggaran dalam pengadaan barang.

Sebagai dokumen resmi, estimasi biaya disusun secara independen atau tidak berpihak atau terpengaruh oleh berbagai macam faktor luar yang tidak berkepentingan. Estimasi biaya hanya akan mempertimbangkan beberapa faktor yang telah dijelaskan sebelumnya agar tepat dan sesuai.

5. Contoh Penyusunan Estimasi Biaya

Agar lebih memahami arti estimasi biaya, mungkin diperlukan contoh atau gambaran. Misalnya, dalam suatu proyek pembangunan, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam proses estimasi. seperti proses pengerjaan konstruksi, ketersediaan barang, dan juga jasa. Untuk lebih jelasnya, berikut uraian tentang ketiga hal penting tersebut.

1) Faktor Pengerjaan Konstruksi

Estimasi berupa biaya bahan bangunan, biaya operasional alat berat, pekerja bangunan.

2) Faktor Barang

Estimasi berupa perbandingan barang serupa atau juga kemungkinan penurunan biaya ketika terjadi skala ekonomis.

3) Faktor Jasa

Estimasi bisa berupa tenaga kerja profesional dan perkiraan upah yang akan diberikan berdasarkan hasil kerja yang dilakukan.

Itulah di antaranya ulasan tentang penjelasan arti estimasi beserta manfaat dan faktor-faktornya. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan!

(kpl/gen/psp)



MORE STORIES




REKOMENDASI