Nasionalisme Adalah Sikap Cinta Tanah Air, Setiap Warga Negara Wajib Tahu Arti Pentingnya

Selasa, 08 Desember 2020 11:33 Penulis: Puput Saputro
Nasionalisme Adalah Sikap Cinta Tanah Air, Setiap Warga Negara Wajib Tahu Arti Pentingnya
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Nasionalisme adalah sikap yang perlu ditanamkan sejak dini. Pasalnya, nasionalisme merupakan salah satu sikap yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia. Dengan nasionalisme kecintaan seseorang terhadap Tanah Air akan terjaga. Hal ini tentu akan sangat berguna untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Nasionalisme juga sering kali dipandang sebagai suatu paham tentang rasa cinta dan bangga akan tanah air. Seseorang dengan rasa nasionalisme akan setia pada bangsa dan negara. Di lain sisi, nasionalisme adalah sikap yang akan tampak dalam perilaku sehari-hari. Orang yang berjiwa nasionalisme tinggi akan selalu menunjukkan sikap yang patuh pada hukum dan cinta pada budaya sendiri.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasan mengenai nasionalisme adalah sikap yang harus dimiliki setiap warga negara.

 

1. Pengertian Nasionalisme

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) nasionalisme dimaknai sebagai paham yang mengajarkan rasa cinta untuk mencintai pada bangsa sendiri. Dalam hal ini, kecintaan yang dimaksud termasuk berbagai hal yang menjadi bagian dari negara, seperti budaya dan sebagainya.

Rasa nasionalisme sudah seharusnya ditanamkan pada jiwa setiap individu sejak sedini mungkin. Dengan perasaan cinta pada Tanah Air, rakyat dan negara akan mempunyai rasa saling memiliki dan menjaga. Dalam jangka panjang, rasa nasionalisme akan turut memberi dampak pada terjaganya persatuan dan kesatuan.

 

2. Tujuan Nasionalisme

Nasionalisme adalah sebuah sikap luhur yang sudah semestinya dimiliki setiap warga negara. Sebagai sikap luhur, penanaman rasa nasionalisme pada setiap warga negara tentu mempunyai tujuan. Adapun tujuan tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Rasa nasionalisme bisa ditujukan untuk membangun dan mempererat tali persaudaraan pada masyarakat.

2. Rasa nasionalisme akan menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa, negara, budaya, dan segala aspek yang terdapat dalam negara.

3. Rasa nasionalisme akan menciptakan hubungan yang harmonis di masyarakat.

4. Rasa nasionalisme dapat menumbuhkan semangat rela berkorban demi bangsa dan negara.

5. Rasa nasionalisme akan menjaga bangsa dan negara dari serangan musuh yang mengancam negara, baik itu yang berasal dari luar maupun dalam.

 

3. Ciri-Ciri Nasionalisme dalam Tingkatan Bangsa dan Negara

Pada tingkatan bangsa dan negara, nasionalisme ternyata menunjukkan beberapa ciri-ciri tertentu. Adapun ciri-ciri nasionalisme adalah sebagai berikut.

1. Adanya persatuan dan kesatuan bangsa.

2. Adanya perjuangan yang dilakukan sifatnya nasional.

3. Adanya tujuan utama untuk kemerdekaan dan mendirikan suatu negara merdeka dimana kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat.

4. Adanya organisasi modern yang sifatnya nasional.

5. Nasionalisme akan mengutamakan pikiran. Artinya, pendidikan dipandang sebagai hal penting karena berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

4. Ciri-Ciri Nasionalisme dalam Tingkatan Individu

Sementara itu dalam tingkatan individu sebagai warga negara, nasionalisme juga mempunyai beberapa ciri-ciri. Adapun ciri-ciri tersebut, juga tertuang dalam pancasila, khususnya sila ketiga. Berikut beberapa ciri-ciri tersebut.

1. Rasa cinta terhadap Tanah Air dan bangsa Indonesia.

2. Kesiapan Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.

3. Mampu memposisikan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan atau golongan.

4. Adanya rasa bangga memiliki Tanah Air Indonesia.

 

5. Bentuk-Bentuk Nasionalisme

Rasa nasionalisme bisa muncul dalam berbagai bentuk. Berbagai bentuk nasionalisme tersebut bisa diterapkan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di suatu negara. Berikut beberapa bentuk-bentuk nasionalisme tersebut.

1. Nasionalisme Kewarganegaraan
Nasionalisme kewarganegaraan atau nasionalisme sipil adalah bentuk nasionalisme yang membuat negara memiliki kebenaran politik atas keikutsertaan rakyat, kehendak rakyat, atau perwakilan politik.

2. Nasionalisme Kenegaraan
Bentuk nasionalisme kenegaraan terbentuk saat masyarakat memiliki perasaan nasionalisme yang kuat. Namun di lain sisi masyarakat juga diberi keutamaan dalam mengatasi hak universal dan kebebasan.

3. Nasionalisme Budaya
Nasionalisme budaya adalah nasionalisme yang ditunjukkan dengan posisi negara yang memiliki kebenaran politik, khususnya dari budaya bersama. Bukan dari keturunan seperti ras, warna kulit, dan lainnya.

4. Nasionalisme Romantik/Organik/Identitas
Bentuk nasionalisme romantik/organik/identitas terbentuk ketika negara memiliki kebenaran politik secara organik. Artinya kebenaran ini merupakan hasil dari suatu bangsa atau ras dan bersifat semangat romantisme.

5. Nasionalisme Etnis
Nasionalisme etis adalah semangat kebangsaan di mana negara memiliki kebenaran politik dari budaya asal atau etnis suatu masyarakat.

6. Nasionalisme Agama
Bentuk nasionalisme agama adalah nasionalisme suatu negara yang memiliki legitimasi politik berdasarkan adanya persamaan agama.

 

6. Contoh Perilaku Nasionalisme

Seperti yang disinggung sebelumnya, nasionalisme seseorang juga akan tampak pada perilaku atau sikapnya di keseharian. Berikut ini beberapa contoh perilaku yang mencerminkan adanya rasa nasionalisme.

1. Mematuhi hukum negara dan peraturan yang berlaku.

2. Melestarikan budaya bangsa.

3. Menciptakan dan mencintai produk asli dalam negeri.

4. Bersedia membela, mempertahankan, dan memajukan negara.

Itulah ulasan mengenai nasionalisme adalah sikap dan rasa yang penting untuk dimiliki setiap warga negara. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan.

 

(kpl/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI