Penembakan Masjid di Selandia Baru, MUI Jabar Kaji Fatwa Haram PUBG
Game Online PUBG © Mobile Game PUBG
Kapanlagi.com - Penembakan yang terjadi di Selandia Baru Jumat (15/3/2019) pekan lalu, memang menyisakan duka mendalam tak hanya bagi para korban tetapi juga bagi seluruh umat muslim di Dunia. Terkait dengan aksi penembakan dan penyerangan dua masjid tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat kini tengah mengkaji fatwa haram game online PUBG.
Dilansir dari Tribun Jabar melalui Radar Bogor, Ketua MUI Jawa Barat, Rahmat Syafei menyatakan bahwa pihaknya kini telah mengkaji terkait pelarangan game online tersebut. Pihaknya juga tengah mendalami kemungkinan dampak buruk yang disebabkan oleh game ini.
"Kalau terkait media sosial, sudah ada Fatwa-nya, namun untuk Game Online ini menarik juga untuk dilakukan kajian. Kami belum melakukan penelitian," ujar Rahmat.
Advertisement

Kajian tersebut dilakukan sekaligus untuk mengetahui adakah keterkaitan antara Game Online tersebut dengan penyerangan di Selandia Baru. Kajian juga dilakukan untuk mengetahui apakah memang ada dampak buruk yang mungkin ditimbulkan dari game tersebut.
Penyerangan di Selandia Baru pekan lalu telah merenggut nyawa 50 orang dengan puluhan lainnya luka-luka. Penembakan tersebut terjadi di masjid Al Noor dan masjid di Linwood, Kota Christchurch.
Pelaku penembakan tersebut kini telah diamankan. Ia dijadwalkan menjalani proses peradilan pada Bulan April mendatang. Hingga kini pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
Yang Ini Tak Kalah Seru!
- Bikin Heboh, Ternyata Ini Penyebab Air Laut di Jembatan Suramadu Tidak Menyatu
- Kemunculan Megan McKenna Setelah Kematian Mantan Kekasihnya
- Seorang Wanita Diminta Hapus Make Up Sebelum Masuk Kereta, Ribuan Orang Protes Online
- Lempar Telur ke Kepala Senator Australia, Egg Boy Dapat Hadiah Ferrari?
- 'Superman' dan Brian McFadden eks Westlife Ingin Hajar 'Egg Boy' yang Viral
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(rad/TIN)
Advertisement
