Tata Cara Sholat Tasbih Lengkap, Beserta Niat dan Manfaatnya

Jum'at, 24 Mei 2019 17:03 Penulis: Editor KapanLagi.com
Tata Cara Sholat Tasbih Lengkap, Beserta Niat dan Manfaatnya
Ilustrasi sholat (Credit: Shutterstock)

Kapanlagi Plus - Ada bermacam-macam sholat sunnah dalam islam salah satunya adalah sholat tasbih. Apa itu sebenarnya sholat tasbih? Sholat tasbih adalah sholat sunnah yang dilakukan dengan membaca tasbih ketika sholat. Dengan banyaknya bacaan tasbih yang kita baca, kita berharap bahwa Allah akan mengampuni dosa kita. Disebut sebagai sholat tasbih karena mengandung bacaan tasbih di dalam sholatnya.

Sholat tasbih memang tidak begitu diketahui oleh umat muslim sendiri karena sholat tasbih sendiri adalah sholat sunnah. Hukum sholat sunnah sendiri sebenarnya artinya adalah boleh dilakukan boleh tidak. Namun akan lebih baik lagi jika kita bisa melakukannya, karena selain mendapat pahala yang lebih kita jadi akan lebih dekat dengan Allah SWT dan memantapkan iman kita. Bahkan, Nabi Muhammad SAW saja menganjurkan kita atau umat muslim untuk melakukan sholat tasbih, karena terdapat beberapa manfaat, diantaranya:

• Menghapus dosa

Seperti sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Jika engkau melakukannya, Allah mengampuni dosamu: dosa yang awal dan yang akhir, dosa yang lama dan yang baru, dosa yang tidak disengaja dan yang disengaja, dosa yang kecil dan yang besar, dosa yang rahasia dan terang-terangan, sepuluh macam (dosa).”

• Menambah timbangan amal

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, “Ada dua kalimat yang keduanya ringan diucapkan di lidah namun memberatkan timbangan amal dan keduanya disukai oleh Allah, yaitu: Subhanallahi wa bi hamdihi subhanallahil azhim”(HR. Bukhari dan Muslim).

• Mempermudah menghadapi cobaan

Sholat tasbih dapat membantu kita dalam menghadapi masalah karena akan menangkan hati dan jiwa kita. Karena dengan kalimat tasbih yang kita baca, insyaalah Allah akan memberikan kemudahan.

Nabi Muhammad SAW pernah memberi saran kepada pamannya Abbas bin Abdul Muththalib untuk melakukan sholat tasbih meski hanya sekali seumur hidup.
Pada kesempatan kali ini, kamu bisa belajar tentang cara sholat tasbih yang baik dan benar.

1. Waktu mengerjakan sholat tasbih

Sebenarnya sholat tasbih dapat dilakukan kapan saja, namun ada beberapa ketentuan diantaranya:

  • Tidak boleh dilakukan ketika munculnya matahari yaitu setelah sholat subuh dan sebelum duhur.
  • Tidak boleh dilakukan ketika matahari terbenam yaitu setelah sholat ashar.
  • Jika dilakukan siang hari atau sesudah sholat duhur, dianjurkan untuk mengerjakan 4 rakaat dengan satu salam.
  • Jika dilakukan pada malam hari, dianjurkan untuk melakukan sholat tasbih sebanyak 4 rakaat dengan dua salam.
  • Tidak dilakukan secara berjamaah.

2. Tata cara sholat tasbih

Ilustrasi ibadah sholat (credit: Shutterstock)Ilustrasi ibadah sholat (credit: Shutterstock)

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Nabi Muhammad menerangkan bahwa setidaknya ada 300 jumlah tasbih yang kita baca selama empat rakaat ketika sholat tasbih. Yaitu, dalam satu rakaat bacaan tasbih di baca selama masing-masing 15 kali ketika berdiri, 10 kali ketika ruku, 10 kali setelah ruku', 10 kali ketika sujud (dikali 2 sujud=20), dan 10 kali ketika duduk diantara dua sujud. Maka total dalam satu rakaat ada 75 tasbih yang kita baca. Berikut adalah tata cara sholat tasbih yang benar:

1. Membaca Niat

 

Pada siang hari (4 rakaan dengan satu salam)

Ushalli sunnatat tasbihi rak'ataini lillahi ta'ala

Artinya,
“Aku niat sholat tasbih empat rakaat karena Allah Ta'ala."


Pada malam hari (4 rakaan dua salam)

Usholli sunnatat tasbihi rak'ataini lillahi ta'ala

Artinya,
“Aku niat sholat tasbih dua rakaat karena Allah Ta'ala."

2. Takbiratul ihram

3. Membaca do'a iftitah

4. Membaca surat Al-fatihah

5. Membaca surat Al-qur'an

Setelah membaca surat Al-Qur'an, diteruskan dengan membaca tasbih sebanyak 15 kali seperti di bawah ini:

Subhanallah, Walhamdulillah, walaa ilaaha illa allah, wallahu akbar
Artinya,
“Maha suci Allah dan segala puji bagi Allah tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.”

6. Ruku' dan membaca doa ruku'
Dilanjutkan dengan membaca tasbih sebanyak 10 kali

7. I'tidal dan membaca bacaan I'tidal
Dilanjutkan dengan membaca tasbih sebanyak 10 kali

8. Sujud dan membaca bacaan sujud
Dilanjutkan dengan membaca tasbih sebanyak 10 kali

9. Duduk diantara dua sujud dan membaca doanya
Dilanjutkan membaca tasbih sebanyak 10 kali

10. Sujud untuk yang kedua kali 
Dilanjut dengan membaca tasbih sebanyak 10 kali

11. Berdiri mengerjakan rakkat yang kedua (tetap mengulangi bacaan seperti yang dilakukan pada rakaat pertama)

12. Duduk Tasyahud akhir
Pada saat duduk tasyahud akhir, membaca tasbih dilakukan terlebih dahulu sebelum membaca doa tasyahud akhir sebanyak 10 kali.

13. Salam

Untuk pengerjaan rakaat sholat tasbih dilakukan dengan cara yang sama seperti di atas dan menyesuaikan waktu. Jika dilakukan siang hari maka sebanyak 4 rakaat dengan satu salam dan jika malam hari dilakukan sebanyak 4 rakaat dengan dua salam.

3. Hal yang dianjurkan saat melakukan sholat tasbih

  • Ketika membaca surat Al-Qur'an setelah membaca Al-Fatihah, kita dianjurkan untuk mengutamakan bacaan sholat yang dimulai dengan lafadz tasbih seperti: Surat Al-Hadid, Al-Hasyr, As-Shaf, At-Taghabun atau surat pendek seperti Az-Zalzalah, Al-‘Adiyat, Al-Takatsur, dan Al-Ikhlas.
  • Membaca lafadz tasbih yang memuji nama Allah SWT setelah melakukan sholat tasbih seperti berikut ini:

Subhaana malaa ya'lamu qodrohu ghoiruhu walaa yablughul waashifuuna shifatah. Subhaana robbiyal ‘Aliyyil a'lal wahhaab

Yang artinya,
“Maha suci Allah, yang tidak seorangpun mengetahui betapa besar keagungan-Nya melainkan Dia sendiri. Dan tidak ada seorangpun yang mampu memberikan sifat kepada-Nya dengan sifat yang sebenarnya. Maha suci Allah, Rabb yang Maha memiliki ketinggian di atas segala yang mempunyai pemberian.”

Sesudah itu membaca bacaan tasbih seperti berikut ini:

Allahumma inni as'aluka taufiqa ahlil huda, wa a'amala ahlil yaqin, wa munashahata ahlit taubah, wa ‘azma ahlis shabri, wa wajala ahlil khassyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta'abbuda ahlil wara'i, wa ‘irfana ahlil ‘ilmi hatta akhafak. 

Artinya,
“Ya Allah aku meminta padaMu pertolongan (melakukan kebaikan) sebagaimana yang Engkau berikan kepada orang-orang yang mendapatkan petunjuk, amal-amal yang dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai keyakinan tinggi, nasihat-nasihat orang yang ahli bertaubat, kemauan kuat yang dimiliki orang-orang yang ahli bersabar, kesungguhan orang-orang yang selalu takut (padaMu), permintaan orang-orang yang selalu cinta (padaMu), beribadahnya orang-orang yang ahli menjaga diri dari perkara subhat, pengetahuan orang-orang yang ahli dalam ilmu (agama) sehingga aku pun dapat takut kepada Mu”

Dan bacaan seperti di bawah ini:

Allahumma inni as'aluka makhafatan tahjizuni ‘an ma'ashika hatta a'mala bi tha'atika ‘amalan astahiqqu bihi ridhaka wa hatta unashihaka bit taubah, khaufan minka hatta akhlusha lakan nashihata haya'an minka wa hatta atawakkala ‘alaika fil ‘umuri kulliha wa hatta akuna ‘uhsinuz zhanna bika, subhana khaliqin nur. Washalatu wassau ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa'alaa alihi washahbihi ajma'aana walhamdu lillahi rabbil ‘alamiina.

Artinya,
“Ya Allah aku meminta padaMu rasa takut yang menjagaku dari melakukan kemaksiatan padaMu, sehingga dengan taat padaMu aku pun bisa melakukan amal, yang dengannya bisa kuraih ridloMu dan dengan taubat aku dapat mengambil rasa takut kepada Engkau, dan kumurnikan padaMu nasehat karena malu pada Engkau. Dan aku pasrahkan segala urusan padaMu karena wujudnya prasangka baik kepadaMu. Maha Suci Allah Sang Pencipta Cahaya."

Nah, itulah tata cara sholat tasbih yang bisa kalian tunaikan. Akan lebih baik jika kalian melakukannya pada saat bulan ramadhan ini, karena bulan ramdhan adalah bulan yang penuh keberkahan dan insyaallah akan menjadikan kita lebih dekat dan betaqwa kepada Allah SWT.

 

Penulis: Eva Nur Fauziyah

(kpl/mag/evv)



MORE STORIES




REKOMENDASI