5 Manfaat Air Dingin dan Hangat, untuk Atasi Nyeri Pada Tubuh

Senin, 08 Juni 2020 12:22 Penulis: Dhia Amira
5 Manfaat Air Dingin dan Hangat, untuk Atasi Nyeri Pada Tubuh
Manfaat air (credit: Pixabay)


Kapanlagi Plus - Manfaat air untuk tubuh memang banyak, yang paling utama yaitu air dapat memberikan kita cairan agar tubuh tidak terkena dehidrasi. Selain itu, banyak manfaat air yang diberikan bila kita mengonsumsinya dengan jumlah yang cukup untuk setiap hari.

Air merupakan sumber kehidupan bagi manusia, segala sesuatu yang dilakukan di dunia banyak dibantu dengan adanya air. Manusia mengonsumsi air yang memiliki suhu berbeda-beda, ada suhu normal, suhu dingin, dan juga suhu hangat, setiap suhu yang ada pada air memiliki fungsi yang berbeda-beda untuk tubuh.

Karena itu untuk mengetahui apa saja manfaat air dingin maupun air hangat bagi tubuh, inilah 5 manfaat air dingin dan air hangat untuk mengatasi nyeri pada tubuh yang dilansir dari berbagai sumber.

 

1. Sakit Kepala

Manfaat air dingin dan hangat yang pertama yaitu untuk mengatasi sakit kepala. Bila kalian mengalami sakit kepala yang amat sangat, cobalah untuk menggunakan air sebagai upaya pertama sebelum mengonsumsi obat-obatan. Biasanya sakit kepala terjadi akibat sakit gigi, infeksi telinga, terlalu banyak melihat alat elektronik, terlalu lama membaca, asam lambung naik, stres, dan masih banyak lagi.

Ketika kita sakit kepala, maka bagian kepala akan merasakan nyeri yang sangat hebat, dan bagian pundak serta leher mengalami tegang dan kaku. Untuk itu sebelum kalian istirahat, ada baiknya menggunakan air agar rasa nyeri akibat sakit kepala bisa menghilang. Caranya yaitu kalian bisa mengambil handuk untuk direndam dengan air hangat atau air dingin, kemudian kompres handuk tersebut pada bagian kepala atau bagian belakang leher.

Hal ini karena, bila menggunakan air hangat maka kalian akan melemaskan ketegangan yang disebabkan oleh nyeri pada leher serta kepala. Dan bila kalian menggunakan air dingin maka kalian dapat mematikan nyeri pada bagian kepala.

2. Asam Urat

Manfaat air dingin dan hangat selanjutnya yaitu untuk mengurangi rasa nyeri pada asam urat. Asam urat merupakan kondisi di mana seseorang akan mengalami nyeri yang tidak tertahankan, nyeri tersebut biasanya akan terasa panas di bagian sendi dan mengalami bengkak. Asam urat bisa terjadi karena beberapa faktor seperti, keturunan, mengalami cedera, operasi, banyak mengonsumsi minuman yang tinggi gula, obesitas, hipertensi, dan masih banyak lagi.

Cara untuk menghilangkan asam urat menggunakan air hangat atau dingin yaitu, kalian bisa kompres bagian yang terdapat nyeri atau bengkak dengan menggunakan air dingin selama kurang lebih 10 hingga 15 menit. Hal ini dilakukan agar nyeri sendi dan juga bengkak dapat hilang dalam waktu beberapa saat. Kalian bisa melakukan aktivitas ini selama 1 hingga 2 hari sampai bengkak pada tubuh menghilang.

3. Terkilir

Manfaat air dingin dan hangat selanjutnya yaitu untuk mengatasi terkilir pada bagian tubuh. Kalian bisa menggunakan air panas atau dingin bila tubuh kalian mengalami terkilir pada bagian paha, punggung, hingga betis. Hal ini biasanya terjadi akibat otot yang terluka atau tertarik pada tendon yang pada akhirnya membuat tubuh terkilir. untuk mengatasi hal tersebut kalian dapat menggunakan air panas dan juga air dingin untuk meredakan rasa sakit akibat terkilir.

Air dingin digunakan karena dapat meredakan peradangan seperti merah pada kulit, terjadi bengkak, hingga lemas. Selain itu air dingin juga dapat mengurangi rasa sakit. Kemudian bila kalian menggunakan air panas, maka dapat berfungsi untuk melemaskan rasa kaku setelah radang mengempis.

4. Radang Sendi

Selain untuk menghilangkan rasa sakit akibat terkilir, manfaat air dingin dan hangat selanjutnya yaitu dapat mengatasi nyeri pada radang sendi. Bila kalian memiliki nyeri pada radang sendi kalian bisa menghilangkannya dengan menggunakan air dingin maupun hangat dengan cara di kompres.

Bila kalian kompres sakit sendi menggunakan air dingin maka dapat terjadi penyempitan pembuluh darah sehingga saat terjadi radang atau cedera, proses penyempitan pembuluh darah akan berkurang dan bengkak pada tubuh tak terlalu muncul. Untuk menggunakan air dingin dalam mengurangi radang sendi kalian harus melakukannya sebelum 48 jam setelah terjadinya nyeri, dengan cara di kompres pada bagian radang sendi selama kurang lebih 10 hingga 20 menit, dan lakukan sebanyak 3 kali dalam sehari.

Tetapi bila kalian terlambat untuk melakukan kompres, maka kalian bisa menggunakan air hangat untuk melakukannya. Karena air hangat kebalikan dari air dingin. Fungsi dari air hangat yaitu untuk melakukan pelebaran pada pembuluh darah, agar zat-zat penyembuhan dapat masuk ke dalam pembuluh darah. Maka dari itu jangan kompres radang sendi dengan air hangat pada waktu kurang dari 48 jam ya KLovers, karena akan membuat tubuh semakin membengkak.

5. Nyeri Haid

Dan manfaat air dingin dan hangat yang terakhir yaitu dapat menghilangkan nyeri pada saat haid atau datang bulan. Biasanya saat datang bulan wanita akan merasakan yang namanya rasa sakit tak tertahankan, dan banyak dari mereka yang mengonsumsi obat untuk menghilangkan rasa nyeri pada saat haid. Sebenarnya selain menggunakan obat, kalian juga bisa kok menggunakan air untuk menghilangkan rasa sakit akibat haid, yaitu menggunakan air hangat. Dalam hal ini air hangat dapat meredakan nyeri haid dengan melemaskan otot yang tegang.

Tak hanya itu saja, air hangat juga dapat memperlancar peredaran darah di dalam tubuh sehingga risiko kram perut saat haid pun menjadi lebih berkurang. Dan cara untuk menghilangkan nyeri saat haid yaitu dengan mandi atau berendam menggunakan air hangat. Karena suhu panas ini akan melancarkan aliran darah ke daerah panggul dan membantu mengendurkan otot-otot yang kram. Atau kalian dapat memberikan kompres air hangat pada perut bagian bawah agar nyeri dan kram sedikit berkurang.

Itulah manfaat air dingin dan hangat untuk mengatasi nyeri pada tubuh. Selain dapat diminum, nyatanya air juga dapat menjadi obat untuk mengatasi nyeri yang kalian rasakan pada tubuh kalian.

(kpl/dhm)

Editor:

Dhia Amira



MORE STORIES




REKOMENDASI