7 Dampak Kelebihan Karbohidrat Bagi Kesehatan, Rentan Berat Badan Naik

Penulis: Nurul Wahida

Diterbitkan:

7 Dampak Kelebihan Karbohidrat Bagi Kesehatan, Rentan Berat Badan Naik
Ilustrasi (credit: freepik.com)

Kapanlagi.com - Karbohidrat menjadi salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Nutrisi tersebut cukup mudah ditemukan dalam sejumlah makanan. Meski ada sederet manfaat karbohidrat untuk tubuh, namun sayangnya konsumsi berlebihan karbohidrat dapat berefek pada kesehatan. Dampak kelebihan karbohidrat tersebut salah satunya lebih rentan mengalami kenaikan berat badan.

Karbohidrat merupakan nutrisi yang bisa memberikan manfaat salah satunya untuk meningkatkan energi. Berdasarkan jenisnya karbohidrat tersebut terbagi dalam dua bentuk yakni karbohidrat sederhana dan karbohidrat komplek. Sejumlah makanan seperti nasi, gula, ataupun makanan pokok lainnya sebagian besar memiliki kandungan karbohidrat tinggi.

Namun karbohidrat yang dikonsumsi secara berlebihan justru dapat menimbulkan dampak bagi kesehatan. Dampak kelebihan karbohidrat tersebut bisa dirasakan tubuh salah satu yang paling umum adalah rentan mengalami kenaikan berat badan. Tak heran karbohidrat cukup banyak dihindari bagi mereka yang sedang menjalani diet penurunan berat badan.

Lalu apa saja dampak kelebihan karbohidrat bagi kesehatan?

Adapun dampak kelebihan karbohidrat bagi kesehatan terangkum dalam beberapa poin di bawah ini. Sehingga dapat lebih memperhatikan batas konsumsi karbohidrat agar tak berlebihan. Namun perlu diketahui jumlah konsumsi karbohidrat tersebut juga berdasarkan kebutuhan tubuh serta kalori yang dikeluarkan. Berikut 7 dampak kelebihan karbohidrat bagi kesehatan dirangkum dari berbagai sumber.

 

1. Berat Badan Naik

Dampak kelebihan karbohidrat bagi kesehatan salah satunya berkaitan dengan masalah kenaikan berat badan. Meski karbohidrat dapat menjadi nutrisi yang sehat meningkatkan energi, namun sayangnya konsumsi karbo yang berlebihan justru dapat menjadi penyebab naiknya berat badan. Terlebih konsumsi karbo berlebihan saat menjalani diet yang pasti akan menggagalkan program penurunan berat badan.

Karbohidrat yang berlebihan tersebut diketahui tidak terbakar menjadi kalori serta dapat berubah menjadi lemak. Terlebih jika tubuh tak diimbangi dengan aktivitas fisik seperti olahraga yang akan membuat tubuh memiliki kemungkinan besar alami berat badan naik.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

2. Merasa Lapar Terus Menerus

Dampak kelebihan karbohidrat bagi kesehatan juga bisa sebabkan tubuh merasa lapar terus menerus. Meski karbohidrat dapat memberikan energi bagi tubuh, namun sayangnya energi yang dikeluarkan tubuh tersebut akan membuat tubuh merasa cepat lepas.

Mengutip dari muscleandfitness.com, seorang juru bicara academy of nutrition and dietics, vandana sheth, rdn mengungkapkan jika karbohidrat olahan tidak akan memberikan rasa kenyang seperti  karbo kaya serat, lemak sehat serta protein sehingga dapat memicu penambahan berat badan.

3. Meningkatkan Jumlah Lemak Tidak Sehat

Dampak kelebihan karbohidrat bagi kesehatan selanjutnya adalah mengalami peningkatan jumlah lemak yang tidak sehat. Seperti mengutip dari workingmother.com, diketahui karbohidrat dapat meningkatkan jumlah lemak trigliserida dalam darah. Trigliserida merupakan sejenis zat yang bisa sebabkan masalah kesehatan tertentu apabila dikonsumsi secara berlebihan. Salah satunya bisa dapat memicu sakit jantung yang bisa timbul akibat kelebihan jumlah trigliserida.

4. Risiko Diabetes Tipe-2

Dampak kelebihan karbohidrat bagi kesehatan juga dapat sebabkan mengalami risiko diabetes tipe-2. Seperti diketahui diabetes tipe-2 terjadi karena faktor tertentu seperti usia, berat badan, gaya hidup dan lain sebagainya. Sedangkan berdasarkan penyebabnya, diabetes tipe-2 disebabkan karena resistensi insulin.

Dalam kaitannya dengan dampak karbohidrat yang dikonsumsi secara berlebihan tersebut karena kadar gula darah akan menjadi terlalu cepat yang sebabkan gangguan pada produksi insulin. Sehingga kondisi ini menyebabkan rentan terkena risiko diabetes tipe-2. Sejumlah makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti makanan olahan manis berpotensi besar memicu risiko diabetes tipe-2.

5. Pengaruhi Kemampuan Otak

Kemampuan otak juga dapat berpengaruh apabila tubuh kelebihan karbohidrat. Kondisi ini sering disebut sebagai brain fog atau kabut otak yang membuat penderitanya mengalami penurunan fungsi berpikir atau mengganggu konsentrasi. Brain fog juga dapat disebabkan oleh diabetes yang dapat terjadi karena konsumsi karbohidrat berlebih terutama karbohidrat rendah serat namun tinggi gula.

6. Pengaruhi Emosi Tubuh

Dampak kelebihan karbohidrat bagi kesehatan dapat memengaruhi kondisi emosi tubuh atau mood. Seperti mengutip dari hellosehat.com, konsumsi karbohidrat berlebihan terutama gula dapat mengubah mood menjadi tak menentu mulai dari sedih, marah, ataupun rasa tidak nyaman. Sebab konsumsi gula yang berlebihan akan meningkatkan kadar gula darah yang dapat berpengaruh pada suasana hati.

7. Timbul Jerawat

Jerawat menjadi masalah kesehatan pada kulit yang cukup banyak dihindari oleh setiap orang. Tak heran berbagai perawatan rela dilakukan untuk mendapat kulit bebas dari jerawat. Namun sayangnya kelebihan konsumsi karbohidrat juga berpotensi menyebabkan kulit mengalami jerawat. Sebab makanan manis atau gula termasuk mengandung karbohidrat tinggi yang bisa sebabkan jerawat bahkan memperburuk kondisinya.

Nah itulah 7 dampak kelebihan karbohidrat bagi kesehatan yang bisa dialami tubuh. Namun perlu diperhatikan bahwa dampak di atas dapat timbul akibat konsumsi karbohidrat olahan seperti makanan manis, pasta, permen, roti, tepung, dan lain sebagainya. Sedangkan karbohidrat dengan serat diantaranya seperti ubi, roti gandum tanpa gula bisa memberikan dampak baik bagi kesehatan.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)