7 Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Setelah Detoksifikasi Darah Kotor

Kamis, 24 September 2020 18:11 Penulis: Nurul Wahida
7 Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Setelah Detoksifikasi Darah Kotor
Ilustrasi (credit: freepik.com)


Kapanlagi Plus - Ada cukup banyak tips menjaga kesehatan tubuh setelah detoksifikasi dari darah kotor serta racun secara alami. Sebab jika dibiarkan menumpuk di tubuh darah kotor dapat menjadi penyebab munculnya sejumlah gangguan kesehatan pada organ tertentu.

Darah kotor cukup sering dikaitkan dengan munculnya sejumlah gejala tertentu pada tubuh seperti bisul, jerawat, darah menstruasi dan lain sebagainya. Namun dalam dunia media seperti melansir dari honestdocs.id, darah kotor merupakan darah yang di dalamnya mengandung karbondioksida sedangkan darah bersih di dalamnya mengandung oksigen yang diperlukan tubuh.

Sehingga darah kotor tak selalu dikaitkan dengan sejumlah kondisi kesehatan seperti bisul. Darah kotor yang menumpuk di tubuh bahkan dapat menjadi racun hingga sebabkan masalah kesehatan dengan gejala seperti sesak napas, tekanan darah tinggi, pusing, dan detak jantung cepat. Untuk itulah diperlukan proses detoksifikasi darah kotor yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Proses detoksifikasi darah kotor tersebut bahkan dapat dilakukan secara alami dengan konsumsi makanan tertentu hingga menerapkan hidup sehat. Namun perlu diperhatikan setelah melakukan detoksifikasi darah kotor sejumlah tips menjaga kesehatan tubuh penting diterapkan untuk mencegah gangguan kesehatan.

Lalu apa saja tips menjaga kesehatan tubuh setelah detoksifikasi darah kotor?

Adapun tips menjaga kesehatan tubuh setelah detoksifikasi darah kotor terangkum dalam beberapa poin di bawah ini. Berikut 7 tips menjaga kesehatan kesehatan tubuh setelah detoksifikasi darah kotor.

 

1. Konsumsi Makanan Pembersih Darah

Tips menjaga kesehatan tubuh setelah detoksifikasi darah kotor salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan pembersih darah. Sebab makanan ataupun minuman yang masuk ke dalam tubuh berperan penting mempengaruhi kesehatan tubuh termasuk untuk mencegah penyakit tertentu.

Konsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur yang kaya nutrisi perlu dilakukan setelah detoksifikasi darah kotor. Sejumlah makanan tertentu seperti buah bit, bawang putih, brokoli, lobak. Jahe, blueberry mengandung nutrisi yang dapat mendukung proses pengeluaran racun tubuh. Senyawa seperti antioksidan, anti inflamasi, aspirin cukup efektif membantu tubuh mengeluarkan racun salah satunya seperti penumpukan darah kotor.

2. Perbanyak Minum Air Putih

Perbanyak minum air putih juga menjadi tips menjaga kesehatan tubuh setelah detoksifikasi darah kotor. Tips ini tentunya sangat mudah dan terjangkau dilakukan dengan memberikan manfaat yang cukup banyak. Sebab dengan tercukupi cairan dalam tubuh dapat mendukung kesehatan badan termasuk membersihkan darah kotor.

Dengan memperbanyak minum air putih berbagai racun termasuk dalam darah kotor dapat dikeluarkan melalui keringat serta urin. Bagi orang dewasa kebutuhan cairan yang diperlukan kira-kira sebanyak delapan gelas per hari.

3. Rutin Olahraga

Tips menjaga kesehatan tubuh setelah detoksifikasi darah kotor selanjutnya adalah dengan rutin melakukan olahraga. Aktivitas fisik olahraga memang sangat penting dilakukan terutama demi mendukung kesehatan tetap terjaga. Salah satunya untuk membantu proses detoksifikasi dengan mengeluarkan racun tubuh seperti darah kotor.

Seperti melansir dari gaiam.com, olahraga seperti yoga cukup bagus untuk membantu proses detoksifikasi atau mengeluarkan racun di tubuh. Sebab yoga juga dapat bermanfaat untuk membuat tubuh lebih rileks yang juga berpengaruh pada kesehatan.

4. Kurangi Alkohol dan Merokok

Tips menjaga kesehatan tubuh setelah detoksifikasi darah kotor selanjutnya adalah dengan mengurangi konsumsi alkohol dan merokok. Seperti diketahui alkohol dapat berpengaruh pada kesehatan yang bisa menyebabkan sejumlah masalah seperti gangguan pada hati. Begitu pula dengan aktivitas merokok yang memiliki kandungan senyawa berdampak buruk pada tubuh. Untuk itulah mengurangi bahkan berhenti konsumsi alkohol dan aktivitas merokok penting dilakukan demi mempertahankan tubuh tetap sehat serta berperan pada proses detoksifikasi.

5. Hindari Stres

Tips menjaga kesehatan tubuh setelah detoksifikasi darah kotor juga bisa dilakukan dengan menghindari stres. Sebab stres tidak dapat dianggap sebagai masalah sepele yang dibiarkan begitu saja. Cukup banyak dampak kesehatan yang bisa timbul akibat stres baik kesehatan bagian dalam serta bagian luar. Dalam hal ini setelah melakukan detoksifikasi mempertahankan tubuh tetap rileks dan mengendalikan emosi penting dilakukan untuk mendukung proses detoksifikasi berjalan baik.

6. Istirahat Cukup

Selain olahraga dan mencukupi asupan sehat dalam tubuh, istirahat cukup diperlukan tubuh agar mencegah dari berbagai masalah kesehatan. Istirahat juga berperan penting mendukung proses detoksifikasi untuk mengeluarkan racun. Seperti diketahui setidaknya bagi orang dewasa waktu istirahat atau tidur yang diperlukan kurang lebih selama 7 hingga 9 jam per hari. Sehingga dengan menjaga waktu istirahat tetap seimbang secara tidak langsung dapat menjaga tubuh tetap bugar dan sehat.

7. Melindungi Kesehatan Hati

Tips menjaga kesehatan tubuh setelah detoksifikasi darah kotor salah satunya dapat dilakukan dengan melindungi organ hati. Sebab hati memiliki peran penting dalam proses pembersihan darah. Untuk itulah menjaga kesehatannya perlu dilakukan untuk mempertahankan kondisi tubuh dari berbagai macam gangguan kesehatan tertentu. Seperti mengutip dari healhtline.com, cara melindungi kesehatan hati diantaranya mengontrol berat badan, hindari makanan berlemak, olahraga, serta penerapan hidup sehat.

Nah itulah 7 tips menjaga kesehatan tubuh setelah detoksifikasi darah kotor yang sangat mudah diterapkan di rumah. Selain itu konsultasi dengan dokter kesehatan perlu dilakukan sebelum menerapkan beberapa tips di atas.

(kpl/nlw)

Editor:

Nurul Wahida



MORE STORIES




REKOMENDASI