7 Makanan Pembersih Darah, Berkhasiat Jaga Kesehatan Jantung dan Ginjal

Kamis, 24 September 2020 16:44 Penulis: Puput Saputro
7 Makanan Pembersih Darah, Berkhasiat Jaga Kesehatan Jantung dan Ginjal
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Darah menjadi salah satu bagian penting yang ada dalam tubuh manusia. Darah berperan dalam mengangkut dan mengedarkan oksigen, hormon, dan gula. Selain itu, kondisi darah juga erat kaitannya dengan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kualitas darah dalam tubuh. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan pembersih darah.

Kondisi darah juga sangat berpengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh. Sayangnya, tanpa disadari darah dalam tubuh bisa terkontaminasi adanya racun atau polusi. Adanya polusi atau racun yang tercampur dalam darah ini kemudian bisa memicu terganggunya berbagai organ tubuh, seperti jantung dan ginjal. Lantas, apa sajakah makanan yang berkhasiat membersihkan darah dari racun?

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa jenis makanan pembersih darah.

 

1. Bawang Putih

Bawang putih seolah menjadi bumbu wajib di berbagai jenis masakan khas Indonesia. Oleh karena itu, bawang putih begitu populer dan sangat mudah ditemui. Hampir di dapur setiap rumah pasti menyimpan bahan yang satu ini. Tak hanya dikenal sebagai bumbu masakan, bawang putih juga dikenal punya banyak manfaat.

Bawang putih memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Dengan begitu, bawang putih juga berkhasiat mencegah kerusakan pembuluh darah dan ginjal. Selain itu bawang putih juga mempunyai sifat antivirus, antimikroba, dan antibakteri. Bawang putih bisa dikonsumsi secara mentah atau untuk bahan masakan.

2. Apel

Makanan pembersih darah berikutnya adalah apel. Buah apel mengandung banyak serat larut bernama pektin. Serat larut inilah yang sangat berguna untuk menjaga kadar gula darah. Sebagaimana yang kita tahu, kadar gula darah yang tinggi juga bisa merusak ginjal. Sementara, ginjal merupakan organ yang sangat berperan dalam menyaring dan membersihkan darah.

3. Jahe

Selama ini jahe sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan dan juga obat tradisional. Jahe memang ampuh mengobati sejumlah penyakit. Saat dikonsumsi, jahe bisa memberikan sensasi yang membuat tubuh menjadi hangat. Konsumsi jahe secara rutin juga bisa membantu menjaga kualitas darah. Dilansir dari healthline.com, Penelitian juga menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mengobati penyakit hati berlemak nonalkohol.

4. Kunyit

Tak hanya jahe, kunyit juga menjadi herbal yang termasuk dalam jenis makanan pembersih darah. Kunyit mengandung senyawa kurkumin. Senyawa inilah yang membuat kunyit mempunyai sifat detoksifikasi yang menakjubkan.

Dilansir dari netmeds.com, kurkumin juga berfungsi sebagai antioksidan alami. Kurukumin dalam kunyit menghasilkan enzim detoksifikasi dalam tubuh dan membersihkan darah. Untuk mendapatkan manfaat ini, kalian bisa mencampurkan kunyit dalam menu makanan. Atau bisa juga membuatnya menjadi teh kunyit dengan sedikit campuran lada hitam.

5. Lemon

Lemon juga mengandung senyawa yang bisa membantu membangkitkan enzim detoksifikasi. Kemampuan ini juga didukung kandungan vitamin C yang tinggi pada lemon. Vitamin C pada lemon bisa berperan sebagai antioksidan kuat untuk meningkatkan produksi glutathione, protein yang mendukung proses detoksifikasi di hati.

Perlu diketahui, cara terbaik untuk membersihkan darah dengan lemon, ialah dengan mengonsumsinya saat perut masih kosong. Selain itu, salah satu cara paling praktis untuk melakukannya bisa dengan membuat lemon menjadi infused water.

6. Kacang

Kacang jadi salah satu jenis makanan yang kerap dijadikan camilan favorit banyak orang. Kacang memiliki berbagai kandungan yang baik untuk tubuh, seperti lemak tak jenuh, vitamin, magnesium dan juga serat. Artinya, tak hanya enak kacang juga menjadi camilan yang menyehatkan.

Kandungan magnesium dalam kacang berdampak baik untuk kondisi darah dalam tubuh. Magnesium diyakini dapat mengatasi terjadinya penumpukan kolesterol. Hal ini kemudian akan berdampak pada menurunnya risiko pembuluh arteri yang tersumbat.

7. Air Putih

Siapa sangka ternyata minum air putih cukup bisa jadi salah satu cara menjaga kualitas darah yang paling praktis. Hal ini dikarenakan air berperan penting dalam membantu untuk menjaga PH darah. Selain itu, konsumsi air yang cukup juga akan lebih menjaga kekentalan darah, serta mempermudah proses membuang racun di tubuh.

Seperti yang kita tahu, rata-rata orang dewasa dianjurkan untuk minum air sebanyak 8-10 gelas air dalam sehari. Tak hanya jaga kualitas darah, kebutuhan air yang terpenuhi juga akan mempermudah kerja ginjal dalam menyaring darah.

Itulah beberapa jenis makanan pembersih darah. Kalian bisa mengonsumsinya untuk menjaga kualitas darah dalam tubuh. Semoga bermanfaat!

(kpl/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI