Arti Cepat Kaki Ringan Tangan, Beserta Penjelasan Peribahasa Lainnya

Selasa, 08 Februari 2022 11:22
Arti Cepat Kaki Ringan Tangan, Beserta Penjelasan Peribahasa Lainnya
Ilustrasi (Credit: Unsplash)


Kapanlagi Plus - Sebuah kalimat yang berbunyi "cepat kaki ringan tangan" mungkin bukan lagi ungkapan yang asing bagi kalian. Meski sudah cukup sering didengar, ternyata tak semua orang mengetahui arti cepat kaki ringan tangan. Hal ini wajar terjadi karena ungkapan tersebut merupakan salah satu peribahasa yang memang punya makna tersirat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti cepat kaki ringan tangan adalah suka menolong. Ungkapan ini biasanya digunakan untuk orang yang memiliki sikap tangkas atau sigap dalam menghadapi situasi tertentu. Misalnya, saat orang tersebut melihat temannya membutuhkan pertolongan.

Nah, jika kalian memiliki teman dengan sifat suka menolong, peribahasa ini tepat untuk dijadikan pujian. Tak hanya arti cepat kaki ringan tangan, banyak peribahasa Indonesia yang digunakan dalam keseharian. Jika kalian tertarik untuk mempelajari, silakan simak penjelasan beserta contoh peribahasa dalam informasi berikut ini.

1. Arti Cepat Kaki Ringan Tangan

Berdasarkan KBBI, arti cepat kaki (ringan tangan) adalah tangkas dan giat (bekerja dan sebagainya). Seperti yang sudah dijelaskan pada arti tersebut, peribahasa ini dapat digunakan sebagai ungkapan untuk sifat atau karakter seseorang.

Pendeknya arti cepat kaki ringan tangan dapat diartikan sebagai sifat seseorang yang suka menolong. Jika kalian memiliki teman yang punya sifat seperti itu, peribahasa ini akan menjadi ungkapan yang cocok.

Sifat tersebut dapat diidentifikasi pada seseorang yang punya gerak sigap dan cepat tanggap dalam menolong orang lain dalam kondisi sulit. Sifat rela menolong memang sudah seharusnya dimiliki, tapi tak semua orang memiliki ketangkasan dan kecepatan. Jadi bisa dikatakan bahwa sifat ini dimiliki oleh orang yang istimewa.

2. Arti Peribahasa

Arti cepat kaki ringan tangan sudah dibahas di penjelasan sebelumnya sebagai salah satu contoh peribahasa. Namun, sebelum lebih jauh mendalami contoh peribahasa lainnya, akan lebih baik jika kalian menyimak penjelasan mengenai arti peribahasa itu sendiri terlebih dahulu.

Menurut KBBI, peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dalam peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan). Pengertian lain bisa kalian pahami sebagai ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Dalam penggunaan dalam keseharian, makna dari sebuah peribahasa bisa dipahami oleh pendengar atau penutur yang berada dalam lingkup budaya yang sama. Ungkapan ini mengandung makna tersirat yang berfungsi sebagai suatu cara untuk menegur dengan halus agar lawan bicara tak tersinggung. Selanjutnya, kalian bisa menyimak jenis-jenis peribahasa dalam penjelasan berikut ini.

1. Pepatah

Pepatah adalah peribahasa yang mengandung nasihat. Biasanya peribahasa jenis ini digunakan untuk mematahkan lawan bicara saat berdebat. Sebagai contoh, kalian dapat melihat peribahasa "sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit" yang artinya upaya kecil yang terus-menerus pasti akan memberikan hasil.

2. Semboyan

Semboyan adalah perkataan atau kalimat pendek yang dipakai sebagai dasar tuntunan (pegangan hidup); inti sari suatu usaha dan sebagainya. Contoh peribahasa ini bisa kalian lihat dalam semboyan, seperti rajin pangkal pandai, bersih pangkal sehat, hemat pangkal kaya, dan seterusnya.

3. Perumpamaan

Perumpamaan adalah jenis peribahasa yang membandingkan suatu keadaan dengan hal lain. Ciri khasnya, peribahasa akan mengambil perbandingan dari alam sekitar dan diawali dengan kata "bagai", "bak", "seperti", dan lain sebagainya.

4. Bidal/Pameo

Bidal atau pameo adalah peribahasa yang mengandung ejekan, sindiran, dan peringatan. Contoh bidal antara lain, hidup segan mati tak mau, malu bertanya sesat dijalan, bagai kerakap di atas batu, dan lain sebagainya.

3. Contoh Peribahasa Lainnya

Selain arti cepat kaki ringan tangan, masih banyak peribahasa Indonesia yang cukup sering digunakan sebagai ungkapan dalam keseharian. Berikut ini terdapat sejumlah contoh yang dilengkapi dengan arti agar kalian mudah dalam memahami.

1. Air beriak tanda tak dalam (orang yang banyak cakap (sombong dan sebagainya), biasanya kurang ilmunya).

2. Air tenang menghanyutkan (orang yang pendiam, tetapi banyak pengetahuannya).

3. Ada udang di balik batu (ada maksud yang tersembunyi).

4. Anjing menggonggong, kafilah berlalu (Membiarkan orang lain berbicara, mencemooh atau mempergunjingkan seseorang. Tetapi jangan di hiraukan).

5. Bagaikan telur di ujung tanduk (Suatu keadaan yang sangat berbahaya, salah sedikit bisa celaka).

6. Bagai pinang dibelah dua (Dua orang atau dua hal yang benar-benar serupa, sulit dibedakan).

7. Bak kacang lupa kulitnya (orang sombong yang lupa asal usulnya atau orang kaya yang lupa akan kemiskinannya).

8. Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi (sejajar dalam martabat atau tingkatnya).

9. Tak ada gading yang retak (tidak ada sesuatu yang tidak ada cacatnya).

10. Guru kencing berdiri, murid kencing berlari. (kelakuan murid (orang bawahan) akan selalu mencontoh guru atau orang atasannya).

11. Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading (orang yang berjasa akan selalu dikenang meskipun telah tiada).

12. Sehari selembar benang, lama-lama menjadi sehelai kain (pekerjaan sulit yang dikerjakan dengan penuh kesabaran, lama-lama akan berhasil juga).

Itulah penjelasan mengenai arti cepat kaki ringan tangan dan contoh ungkapan lain yang sering digunakan dalam peribahasa Indonesia.

(kpl/gen/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI