Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Di era teknologi dan internet seperti saat ini, hacker jadi salah satu sosok yang cukup sering diperbicarakan. Secara umum, arti hacker sering diartikan negatif. Hacker sering dianggap sebagai seseorang yang mempunyai keahlian di bidang teknologi dan menggunakannya untuk meretas suatu situs atau akun. Oleh karena itu, tak jarang hacker dipandang sebagai sosok yang jahat dan kriminal.
Padahal, arti hacker sebenarnya tak selamanya negatif. Semua bergantung pada cara dan prinsip hacker dalam bekerja. Selain itu, hacker juga ada banyak sekali jenisnya. Itulah sebabnya, penting untuk mengetahui arti hacker secara utuh, agar kita juga bisa memahami perbedaan dari setiap jenisnya.
Nah, untuk tahu arti hacker yang sesungguhnya, langsung saja simak ulasan berikut yang telah kapanlagi.com rangkum dari berbagai sumber.
Advertisement
(credit: unsplash)
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, secara umum arti hacker merupakan orang yang punya keahlian di bidang teknologi komputer dan jaringan. Kata hacker sendiri berasal dari bahasa Inggris. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, arti hacker kurang lebih adalah peretas.
Sesuai dengan namanya, hacker adalah seorang yang menggunakan keahliannya di bidang komputer dan jaringan untuk mengatasi berbagai masalah teknis. Namun terkadang, dengan kemampuannya hacker juga melakukan eksploitasi terhadap sistem keamanan suatu jaringan.
Dilansir dari techtarget.com, istilah hacker pertama kali digunakan pada 1960-an. Arti hacker dipakai untuk menggambarkan seorang programmer atau individu yang mempunyai kemampuan komputer dan jaringan.
Dengan kemampuannya itu, hacker bisa menjalankan tugas dalam meningkatkan efisiensi kode komputer dengan cara menghapus, atau meretas, memanipulasi instruksi kode mesin dalam sebuah program. Tak bisa dipungkiri, kemampuan dan keberadaan hacker turut mempengaruhi perkembangan dalam kemajuan komputer, jaringan, pemrograman, atau perangkat keras.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(credit: unsplash)
Memahami arti hacker tak akan lengkap tanpa tahu cara kerjanya. Sebagai sebuah profesi, hacker bekerja dengan meretas atau membobol keamanan suatu jaringan internet. Hacker akan menguji kerentanan keamanan suatu jaringan. Tujuan dari peretasan tersebut juga sangat beragam, mulai dari untuk mendapatkan akses secara ilegal ke komputer, jaringan, sistem komputasi, perangkat seluler, atau sistem internet.
Tak jarang, hacker juga menggunakan keahliannya untuk kejahatan, misalnya guna mencuri kredensial login, informasi keuangan, dan jenis informasi sensitif lainnya. Jasa hacker secara ilegal juga biasa digunakan untuk mengeksploitasi kelemahan sosial, memanipulasi hasil sosial, hingga untuk mendapatkan informasi keuangan atau login.
Meski demikian di dunia profesional, kini jasa hacker mulai banyak dimanfaatkan secara legal. Biasanya, jasa hacker dipakai untuk menguji keamanan jaringan suatu lembaga atau perusahaan. Hacker akan melakukan tes ke setiap elemen atau celah yang masih berisiko mengalami kebocoran atau gangguan sistem keamanan.
Advertisement
(credit: unsplash)
Sebagaimana yang disebutkan di awal, bahwa hacker ada beberapa jenisnya. Sehingga, untuk mengetahui arti hacker secara utuh kita juga perlu tahu jenis-jenisnya. Secara umum, penyebutan jenis hacker ini diibaratkan pada jenis warna topi. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan terkait jenis-jenis hacker.
1. Ethical Hackers (Hacker Etis)
Ethical Hackers merupakan jenis Hacker yang beroperasi demi kepentingan publik daripada menciptakan kekacauan. Namun terkadang, ethical hacker juga dipergunakan jasanya untuk mencoba masuk ke jaringan perusahaan untuk menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan.
2. Threat Actors (Hacker Pelaku Ancaman)
Merupakan jenis hacker yang sengaja mendapatkan akses tidak sah ke jaringan dan sistem dengan maksud jahat. Misalnya, mencuri data, menyebarkan malware, merusak sistem, sering kali dalam upaya untuk mendapatkan ketenaran, dan sebagainya.
3. Gray Hat Hackers (Hacker Topi Abu-abu)
Sesuai dengan namanya, hacker topi abu-abu merupakan jenis hacker yang berada di antara Ethical Hackers dan Threat Actors. Maksudnya, hacker topi abu-abu dapat memperbaiki kerentanan jaringan, melalui aktivitas yang juga ilegal.
4. Red Hat Hackers (Hacker Topi Merah)
Hacker yang bekerja secara ilegal dan ekstrem. Seringnya, peretas topi merah akan menyebarkan serangan dunia maya ke sistem pelaku ancaman.
5. Blue Hat Hackers (Hacker Topi Biru)
Istilah lain dari Blue Hat Hackers (Hacker Topi Biru) hacker pendendam. Pasalnya, jenis hacker ini jasanya banyak dimanfaatkan untuk balas dendam seperti dengan merusak reputasi lawan.
6. Script kiddies
Sebutan untuk hacker yang masih amatir atau belum berpengalaman. Seringkali, hacker jenis ini hanya yang menyebabkan sedikit kerusakan yang tidak berarti.
7. Hacktivists
Hacker dalam bentuk organisasi yang bertujuan menarik perhatian publik pada sesuatu yang diyakini oleh hacker. Biasanya, jasa hacker ini dipergunakan serangan dunia maya untuk memengaruhi perubahan di ranah politik.
Itulah di antaranya ulasan tentang arti hacker beserta jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kalian!
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/gen/psp)
Advertisement
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Urine? Yuk Waspada, Ini Penjelasannya
Aktor Hollywood Val Kilmer, Rekan Main Tom Cruise dalam Film 'TOP GUN' Meninggal Dunia
Apa Itu Post-Holiday Bues Usai Libur Lebaran? Ini Gejala dan Cara Mengatasinya
Rendang hingga Opor, Ini Deretan Masakan Pelengkap Ketupat yang Wajib Ada saat Lebaran
Cara Memasak Rendang agar Daging Empuk dan Santan Tidak Pecah, Tips Sajian Matang Sempurna