Arti Lakum Dinukum Waliyadin dan Maknanya untuk Berpegang Teguh Pada Aqidah Islam

Kamis, 02 Desember 2021 15:33 Penulis: Nurul Wahida
Arti Lakum Dinukum Waliyadin dan Maknanya untuk Berpegang Teguh Pada Aqidah Islam
Ilustrasi (credit: freepik.com)


Kapanlagi Plus - Al Quran adalah kitab suci bagi umat muslim. Dalam Al Quran terdapat surat dan ayat yang bisa dijadikan pedoman bagi umat muslim. Salah satunya arti lakum dinukum waliyadin yang merupakan ayat ke-6 surat Al Kafirun. Ayat tersebut menjelaskan tentang pentingnya tetap berpegang teguh pada agama dan aqidah Islam.

Surat Al Kafirun terdiri dari 6 ayat yang mengandung makna tentang toleransi, ketauhidan, ataupun peribadahan. Masing-masing ayat dalam surat Al Kafirun menjelaskan tentang pentingnya tetap menjaga prinsip aqidah Islam, peribadahan, dan ketauhidan kepada Allah SWT.

Karena itulah arti lakum dinukum waliyadin menjelaskan tentang ketegasan dan keterangan umat Islam yang menyatakan tetap memegang teguh agama. Arti lakum dinukum waliyadin juga mengandung makna bahwa toleransi yang dimaksudkan adalah dengan tidak mencampuradukan peribadahan agama Islam dengan agama lain. Konsep arti lakum dinukum waliyadin adalah tidak mengganggu peribadahan agama lain serta umat muslim tetap berpegang teguh pada aqidah Islam.

Untuk penjelasan lengkapnya, berikut ini arti lakum dinukum waliyadin dan maknanya. Langsung saja simak ulasannya tentang arti lakum dinukum waliyadin telah dirangkum kapanlagi.com dari berbagai sumber.

1. Surat Al Kafirun dan Artinya

Sebelum mengetahui apa arti lakum dinukum waliyadin, penting juga tahu bacaan dan arti surat Al Kafirun. Sebab, arti lakum dinukum waliyadin termasuk bacaan surat Al Kafirun yakni ayat ke-6. Sedangkan bacaan surat Al Kafirun dan artinya juga perlu kalian ketahui untuk memudahkan memahami makna dan arti lakum dinukum waliyadin. Berikut bacaan surat Al Kafirun dan artinya.

1. Qul yaa ayyuhal-kaafirun

Artinya: "Katakanlah: "Hai orang-orang kafir"

2. Laa a'budu maa ta'budun

Artinya: "Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah."

3. Wa laa antum 'aabiduna maa a'bud

Artinya: "Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah."

4. Wa laa ana 'aabidum maa 'abattum

Artinya: "Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah."

5. Wa laa antum 'aabiduna maa a'bud

Artinya: "Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah."

6. Lakum diinukum wa liya diin

Artinya: "Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."

2. Arti Lakum Dinukum Waliyadin dalam Surat Al Kafirun

Bacaan lakum dinukum waliyadin adalah ayat ke-6 dalam surat Al Kafirun. Surat Al Kafirun merupakan surat ke-109 yang diturunkan di kota Mekkah. Arti surat Al Kafirun adalah Orang-orang kafir. Namun surat Al Kafirun sebenarnya mengandung arti tentang pentingnya saling bertoleransi dan menghargai antar penganut agama lain.

Selain itu ada makna surat Al Kafirun dalam hal peribadahan, ketauhidan, ataupun aqidah. Salah satunya terdapat dalam bacaan ayat lakum dinukum waliyadin yang merupakan ayat terkahir atau ke-6 surat Al Kafirun. Dalam setiap ayat surat Al Kafirun mengandung arti ataupun tafsiran. Seperti arti lakum dinukum waliyadin yang mengandung tafsir tentang salah satu prinsip pokok dalam aqidah.

Nah, arti lakum dinukum waliyadin adalah 'Untukmu agamamu dan untukku agamaku.' itulah arti lakum dinukum waliyadin dalam surat Al Kafirun yang perlu diketahui. Sehingga memudahkan kalian memahami makna dan tafsir dari ayat ke-6 surat Al Kafirun yang bacaannya adalah lakum dinukum waliyadin.

3. Arti Lakum Dinukum Waliyadin dan Maknanya

Berdasarkan tafsir dan arti lakum dinukum waliyadin, ayat ke-6 surat Al Kafirun ini mengandung makna tentang pentingnya berpegang teguh pada aqidah yakni dengan tidak mencampuradukan peribadahan agama Islam dengan penganut agam lain. Ini adalah salah satu bentuk dari pentingnya menjaga aqidah dan peribadahan. Sebab makna dari menghargai penganut agama lain adalah dengan tidak menyerupai atau meniru, peribadahan agama lain.

Tafsir dan arti lakum dinukum waliyadin beserta maknanya menurut Imam Ibnu Jarir Ath-Thabari adalah,

"Bagi kalian agama kalian, maka janganlah kalian meninggalkannya selama-lamanya karena ia telah disegel atas kalian. Dan telah ditetapkan bahwa kalian tidak akan berpisah darinya dan bahwasanya kalian akan mati di atasnya. Aku pun tidak meninggalkan agamaku selamanya. Karena sejak dahulu sudah diketahui bahwa aku tidak akan berpindah ke agama selain itu." (Tafsir Ath Thobari, 24: 704)

Dari makna tafsir dan arti lakum dinukum waliyadin di atas menunjukkan bahwa bertoleransi dan menghargai bukan dalam ranah aqidah atau ibadah. Karena itulah bagi umat muslim maka menjalankan ibadah, menaati perintah Allah SWT sesuai dengan sebagaimana ajaran Islam dengan tidak mencampuradukkan dengan peribadahan penganut agama lain.

Selain itu, dari ayat ke-6 surat Al Kafirun yakni lakum dinukum waliyadin berdasarkan tafsir di atas dapat bermakna juga jika umat muslim menyatakan dengan tegas tidak meninggalkan Islam ataupun berpindah agama dengan tetap berpegang teguh pada agama Allah SWT dan menjauhi kesyirikan.

Dalam tafsir lain juga dijelaskan tentang arti lakum dinukum waliyadin. Adapun arti lakum dinukum waliyadin berdasarkan tafsir Al-Muyassar sebagai berikut dilansir dari tafsirwe.com.

"Bagi kalian agama kalian yang kalian bersikukuh mempertahankannya, dan bagiku agamaku yang aku tidak akan mencari selainnya."

4. Lakum Dinukum Waliyadin dan Prinsip Aqidah Islam

Arti lakum dinukum waliyadin menjelaskan tentang salah satu prinsip aqidah Islam. Aqidah adalah kepercayaan dasar atau keyakinan pokok. Arti aqidah Islam adalah keimanan teguh dan pasti kepada Allah SWT dengan menjalankan kewajiban, bertauhid, serta taat kepada perintah Allah. Tak hanya itu saja, aqidah juga beriman kepada malaikat Allah, Rasul-rasul Allah, kitab Allah, hari Akhir, serta takdir baik ataupun buruk.

Sedangkan arti lakum dinukum waliyadin dan prinsip dalam aqidah Islam bahwa tidak ada tawar menawar dalam hal aqidah. Artinya, bagi umat muslim prinsip aqidah, ibadah tidak bisa ditawar lagi. Sementara, dalam hal muamalah atau urusan sosial dengan manusia lain maka diperbolehkan tanpa memandang agama yang dianut. Ada beberapa hal yang penting diperhatikan sesuai dengan arti lakum dinukum waliyadin, tafsir dan penerapannya. Adapun penjelasannya sebagai berikut.

- Tidak menyerupai atau meniru suatu kaum dalam hal ini orang-orang kafir.

- Tidak ikut serta dalam perayaan atau peribadahan umat agama lain.

Itulah arti lakum dinukum waliyadin dan prinsip dalam aqidah Islam yang perlu dipahami. Semoga dengan ulasan di atas dapat memudahkan kalian memahami apa makna dan arti lakum dinukum waliyadin.

(kpl/gen/nlw)



MORE STORIES




REKOMENDASI