Arti Meninggal di Hari Jumat Dalam Islam, Benarkah Memiliki Keistimewaan?

Rabu, 17 November 2021 17:22 Penulis: Dhia Amira
Arti Meninggal di Hari Jumat Dalam Islam, Benarkah Memiliki Keistimewaan?
Ilustrasi (credit: Pexels)


Kapanlagi Plus - Meninggal pasti akan dihadapi oleh setiap manusia dan makhluk hidup di dunia ini. Siapapun yang bernyawa akan merasakan yang namanya kematian. Namun bagaimana dengan arti meninggal di hari Jumat? Apakah arti meninggal di hari Jumat dalam Islam memiliki keistimewaan? Sebenarnya ungkapan meninggal di hari Jumat memang bukan hal asing bagi seorang muslim.

Ya, Jumat merupakan sebuah hari yang mulia bagi umat muslim. Seperti ibadah yang baik bila dilakukan di hari Jumat, terampuni segala dosa dan mustajab-nya sebuah doa di hari Jumat. Sehingga hari Jumat menjadi sebuah hari yang begitu istimewa bagi seorang muslim. Salah satunya ketika seorang muslim meninggal pada hari Jumat.

Bagi KLovers yang penasaran bagaimana arti meninggal di hari Jumat dalam Islam mendapatkan keistimewaan? Untuk itu dilansir dari berbagai sumber, berikut ini arti meninggal menurut Islam, terutama di hari Jumat. Yuk langsung saja dicek KLovers.

 

1. Arti Meninggal dalam Islam

Meninggal atau kematian pasti datang pada setiap manusia. Arti meninggal sendiri dalam Islam merupakan sebuah takdir yang tidak bisa dihindari. Hal ini ada dalam surat Al Imran: 185 yang berbunyi,

"Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Dan sesungguhnya akan disempurnakan pahala kalian pada hari kiamat. Barang siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka ia benar-benar telah beruntung. Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya."

Kematian merupakan suatu hal yang pasti terjadi dan akan dihadapi semua makhluk hidup di dunia. Bila telah digariskan waktunya, siapapun, kapanpun, dan dimana pun kematian akan tetap akan datang. Terkadang, akan muncul sebuah firasat dari teman, keluarga, maupun orang-orang terdekat mengenai kematian seseorang.

 

 

2. Keistimewaan Meninggal di Hari Jumat

Selain mengetahui arti meninggal dalam Islam, ternyata ada pula keistimewaan yang didapatkan seorang muslim bila meninggal di hari Jumat. Dalam beberapa hadis dijelaskan keistimewaan apa saja yang terjadi ketika seorang muslim meninggal pada hari Jumat. Diriwayatkan oleh Ibnu Amru,

"Setiap muslim yang mati pada siang hari Jumat atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah (siksa) kubur." (HR. Ahmad dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani)

Selain itu ada pula tertuang dalam beberapa hadis, salah satunya riwayat Humaid dari Iyas bin Bukair yang berbunyi,

"Barangsiapa mati di hari Jumat, ia dicatat mendapat pahala syahid dan aman dari siksa kubur."

Selain itu terdapat pula sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi yang diriwayatkan dari Abdullah bin 'Amr

"Ia berkata: Rasulullah saw bersabda: "Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari Jumat atau malam Jumat kecuali Allah akan melindunginya dari adzab kubur." (Sunan at-Tirmidzi/vol. III/hadis ke 1074)

Hari Jumat adalah hari besar bagi umat Islam karena memiliki banyak kemuliaan. Berkat kemuliaan hari Jumat, tak heran jika orang-orang yang wafat di hari Jumat akan mendapatkan kemuliaan dari Allah. Seperti yang dijelaskan dalam hadis berikut,

"Tidaklah seorang mukmin dicabut nyawanya di hari Jumat yang penuh dengan kebesaran rahmat-Nya yang tidak terhingga, kecuali Allah mencatatkan untuknya keberuntungan dan kemuliaan, maka dari itu, Allah menjaganya dari fitnah kubur." (Syekh Abdur Rauf al-Manawi, Faidl al-Qadir, juz 5, hal. 637)

 

 

3. Tanda-Tanda Kematian Menurut Agama Islam

Setelah mengetahui arti meninggal hari Jumat dalam Islam, mengetahui tanda-tanda kematian juga bisa menjadi seorang ilmu untuk seorang muslim. Ya, ada tanda-tanda yang diberikan terutama pada manusia, bila mereka akan dihadapkan dengan kematian. Dan berikut ini beberapa tanda-tanda kematian yang bisa kalian ketahui:

1. 100 Hari Menjelang Kematian

Tanda-tanda kematian yang pertama adalah saat 100 hari sebelum kematian seseorang. Biasanya tanda-tanda ini lazimnya setelah masuk waktu Ashar. Diceritakan bahwa orang yang sedang dalam masa ini akan merasakan seluruh tubuh menggigil dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Tanda-tanda kematian ini akan terasa nikmat dirasakan dan bagi orang yang tingkat keimanannya tinggi, langsung dapat menerima bahwa ini isyarat dari Allah tentang ajal sudah dekat. Tapi bagi yang tingkat keimanannya rendah, terkadang mereka bingung dan bahkan ada yang tak sadar bahwa ini isyarat kematian dari Allah SWT.

2. 40 Hari Menjelang Kematian

Tanda-tanda kematian berikutnya juga akan muncul setelah waktu Ashar tiba. Tanda yang dirasakan adalah bagian pusat tubuh kita akan berdenyut. Hal itu menjadi pertanda bahwa daun yang tertulis nama kita dari pohon yang terletak di Arshy Allah SWT telah gugur.

Setelah itu, malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan segera membuat persiapan di antaranya adalah mengawasi kegiatan kita setiap saat. Selain itu, sesekali malaikat maut akan menampakkan dirinya kepada orang yang akan dicabut nyawanya dalam wujud manusia dan seketika itu pula orang tersebut akan terkejut dan bingung melihat malaikat maut.

3. 7 Hari Menjelang Kematian

Kemudian tanda kematian akan muncul setelah masuk waktu Ashar. Tanda-tanda kematian ini hanya akan diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya yang diuji dengan cara sakit. Biasanya, orang yang sedang sakit akan tak berselera makan, tiba-tiba ingin sekali untuk makan. Hal ini merupakan isyarat dari Allah bahwa kematian memang benar sudah dekat.

4. 3 Hari Menjelang Kematian

Pada 3 hari sebelum kematian terasa denyutan di tengah dahi kita, yaitu antara dahi kanan dan dahi kiri. Jika tanda-tanda kematian ini dapat dirasakan maka sebaiknya berpuasalah kita setelah itu. Supaya perut kita tak mengandung banyak najis dan ini akan memudahkan orang lain untuk memandikan jasad kita.

Setelah itu pula mata hitam kita tak bersinar lagi dan bagi orang yang sakit, hidungnya perlahan akan masuk ke dalam. Ini dapat terlihat jelas kalau dilihat dari sisi tubuh kita. Telinga akan layu dan berangsur-angsur masuk ke dalam. Tapak kaki tegak berangsur-angsur lurus ke depan dan sukar untuk ditegakkan lagi.

5. 1 Hari Sebelum Ashar

Dan yang terakhir yaitu pada 1 hari sebelum kematian. Tanda kematian ini juga akan terjadi setelah waktu Asar. Orang yang mengalaminya akan merasakan denyutan di bagian ubun-ubun. Hal menandakan kita sudah tak sempat lagi melihat waktu ashar di keesokan harinya.

Itulah arti meninggal, terutama arti meninggal di hari Jumat dalam Islam yang bisa kalian ketahui. Kematian akan datang pada siapapun, mempersiapkan segala sesuatu untuk kematian adalah hal wajib yang perlu dilakukan sebagai seorang muslim.

 

(kpl/dhm)

Editor:

Dhia Amira



MORE STORIES




REKOMENDASI